
"Ray, untuk sementara waktu, mommy akan tinggal di sini sampai Shafa melahirkan" Ujar Mommy sambil membalurkan minyak pada permukaan kaki Shafa yang bengkak.
"Alhamdulillah kalau mommy mau tinggal disini. Rayyan suka khawatir mom kalau Rayyan tidak di rumah. Apalagi kalau Shafa masih meengantar Zafran ke sekolah" Ujar Rayyan sambil mengusap kepala Shafa yang berbaring di pahanya.
Mereka saat ini tengah bersantai di ruang tengah. Daddy sibuk bermain dokter-dokteran dengan daddy sebagai pasien dan Zafran sebagai dokternya. Suasana hangat menyelimuti keluarga kecil Shafa malam itu
"Mulai besok, mommy yang akan mengantar Zafran ke sekolah. Mommy akan bergantian dengan ibu kamu untuk menjaga Zafran. Kalau Mommy nganter ke sekolah ibu kamu yang akan di rumah menemani mu,m" Ujar Mommy sambil memeriksa perut Shafa.
"Zafran sayang, besok sekolahnya sama Oma ya? Karena mommy harus istirahat dirumah" Ujar Mommy Shafa pada bocah kecil yang sedang bermain dengan stetoscope milik daddy.
"Apa mommy sakit? Sini Zaflan peliksa" Ia menghampiri Shafa sambil menempelkan stetoskopnya pada perut Shafa membuat semua yang berada di tempat itu tertawa geli.
"Wah dokter Zafran sedang memeriksa ya?" Goda Rayyan yang sangat teerhibur dengan tingkah Zafran.
"Mommy nggak sakit sayang, nggak lama lagi adek Zafran mau keluar, jadi mommy harus istirahat di rumah. Jadi Zafran sama Oma. Nanti, Uti juga akan gantian nganterin Zafran" Ujar Shafa. Uti adalah panggilan untuk ibu Rayyan. Zafran pun mengangguk setuju.
"Opa dan Oma bobo disini tan?" Tanyanya.
"Iya sayang, Oma mau temenin mommy sampai adik Zafran lahir" Jawab Mommy Fanny.
"Kalo gitu Oma bobo di kamal Zaflan ya. Di kamal Zaflan banyak mainannya oma" Pamernya pada omanya.
"Oh ya? Opa boleh lihat nggak?" Sahut Daddy tiba-tiba.
"Ayo Opa... Zafran segera menarik Daddy menuju kamarnya yang berada tepat di sebelah kamar Shafa.
__ADS_1
"Mom, Shafa kok jadi deg-degan ya. Kata temen Shafa kalau kita melahirkan normal ntar itunya di jahit" Ujarnya sambil bergidik.
"Sudah resiko sayang, tapi tidak semuanya di jahit pasca melahirkan. Jika tidak terjadi luka atau robekan maka tidak perlu di jahit" Terang mommy.
"Mommy bagi tips dong biar aku bisa lahiran lancar" Ujar Shafa. Meski telah mendapat beberapa tips dari dokter maupun teman-temannya, ia masih merasa belum puas. Karena ini merupakan pengalaman pertama baginya.
"Apa kalian masih sering berhubungan intim?" Tanya mommy tiba-tiba membuat Rayyan malu. Biasanya orang tua akaan menanyakan bagaimana kondisi anaknya, apakah ada keluhan atau yang lainnya. Nah ini, si Mommy malah nanya masih sering berhubungan atau enggak? Mau di jawab iya, malu. Mau di jawab enggak, bohong. Kan jadi serba salah.
"Ih, mommy kok nanya gitu sih? Kan Mas Rayyan jadi malu. Tu...tu lihat udah merah mukanya" Shafa justru meledek suaminya yang benar-benar malu.
"Udah jawab saja, ini demi ke baikan kalian kok" Ujar Mommy santai.
"Emm... Iya mom, kami masih biasa melakukannya" Sahut Rayyan. Jika menyangkut kebaikan bersama, dia pasti akan merespon dengan sangat cepat.
"S*ks saat hamil tua bisa membantu proses persalinan agar lebih cepat." Ujar mommy yang langsung di potong oleh Shafa.
"Denger dulu Shafa, kamu ya kalau soal gituan responnya cepet banget" Jawab momny sambil menepuk paha Shafa. Bener-bener emak galak.
"Ya udah, kenapa? Kok bisa gitu mom? Mas Ray pasti kesenengen nih dengarnya" Ledeknya lagi sambil melirik suaminya.
"Nggak kebalik? Bukannya Shafa yang mmmppp" Shafa langsung membekap mulut Rayyan dengan tangannya agar tidak melanjutkan ucapannya.
Mas Ray malu-maluin. Dia pasti mau bilang kalau aku yang selalu godain dia tiap malam!
"Sudah-sudah! Momny tahu kok kalau Shafa agresif! Mommy lanjutin ya?" Mereka berdua pun mengangguk.
__ADS_1
"S*ks saat hamil tua baik di lakukan oleh pasangan suami istri. Hal ini disebabkan pada saat melakukan hubungan intim, tubuh seseorang akan banyak melepas hormon. Hormon-hormon seperti hormon endorphin, oksitosin, dan juga DHEA dilepaskan lewat bagian yang bernama bagian hipofisis. Nah, hormon oksitosin sendiri merupakan hormon yang berguna mendorong pengerahan serat-serat otot yang banyak digunakan saat terjadi kontraksi." Terang mommy.
"Itu hormon apa Mom? Shafa tahunya cuma hormon esterogen, progesteron dan testosteron. Itu ada di pelajaran biologi waktu SMA" Balasnya
"Kalian perlu tahu, hormon seperti endorphin adalah satu jenis hormon yang berguna untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks, sehingga pikiran si ibu bisa tetap tenang dan tidak tegang walaupun proses persalinan sudah semakin dekat. Sedangkan hormon DHEA sendiri merupakan hormon yang sangat bermanfaat untuk memperkuat tulang dan juga otot. Pasalnya, saat menghadapi proses persalinan, Shafa harus punya tulang dan otot yang kuat" Jelas Mommy. Kini mereka sudah paham tentang manfaat di balik hubungan suami istri.
"Tapi ingat, harus di lakukan sesuai dengan S.O.P!" Imbuh mommy sambil terkekeh.
"S.O.P nya bagaimana mom?" Tanya Shafa polos.
"Kalau itu Rayyan yang tahu. Ya udah kalian istirahat gih, Mommy mau nyusul daddy dan Zafran" Ujar mommy sambil melenggang menuju kamar Zafran.
Shafa dan Rayyan saling pandang. Rayyan tersenyum melihat ekspresi polos istrinya. Ia pasti masih memikirkaan tentang S.O.P yang mommy ucapkan tadi.
"Ayo masuk kamar, nanti mas jelasin" Ujar Rayyan sambil membawa istrinya masuk ke dalam kamar untuk mengamalkan apa yang telah di sampaikan oleh momny yang pasti dengan memperhatikan standar oprasional pelaksanaan, yaitu dengan cara lembut, hati-hati dan tidak menyakiti.
Disisi lain seorang pria berpakaian rapi dengan Jas hitam dan tatanan rambut sedemikian rupa tengah menghadiri sebuah pesta perayaan salah satu orang penting di Asia yang di gelar di salah satu hotel terkenal di Singapura. Ia melangkah ke dalam hotel tersebut bersama seorang wanita cantik nan seksi yang mengapit lengannya dengan mesra. Hotel tersebut di jaga dengan keamanan yang cukup ketat. Tidak sembarang orang bisa masuk tanpa membawa undangan khusus.
Setelah mendapatkan akses masuk ia segera memilih duduk di sebuah meja bundar yang berada di dekat pintu. Wanita tersebut nampak bergelayut manja pada lengannya. Sambil sesekali berbisik di telinganya.
Tak lama setelah itu, acara pun di mulai. Acara pertama yang akan berlangsung adalah dansa. Para undangan bersama pasangannya menuju lantai dansa. mereka berdansa mengikuti alunan musik yang begitu romantis. Malam ini adalah perayaan ulang tahun pernikahan salah satu orang terkaya di dunia. Tak heran jika pestanya cukup mewah dan hanya untuk kalangan terbatas saja.
"Jeff, apakah kamu mau dansa?" Tanya wanita itu.
"Of course honey!" Balasnya menyambut uluran wanita cantik tersebut. Mereka melangkah menuju lantai dansa dan mulai ikut menikmati alunan musik yang mengiringi setiap langkah dan gerak kaki mereka.
__ADS_1
Saat undangan tengah asyik berdansa tiba-tiba lampu di ruangan itu padam. Mereka yang hadir menjadi panik dan riuh karena kondisi ruangan yang gelap gulita. Tak lama kemudian lampu kembali menyala dan mereka di kagetkan seonggok tubuh yang tergeletak bersimbah darah di lantai dansa tersebut.