Ketika Rasa Itu Mulai Hilang

Ketika Rasa Itu Mulai Hilang
Dinner romantis


__ADS_3

" Abang mau kemana? " tanya Bu Hesty saat melihat anak nya itu sudah rapi dan tampan sekali. Bu Hesty sedang menyiapkan makan malam.


" Abang gak ikut makan malam bersama ya Bun, abang mau makan malam di luar "


" Makan malam di luar, tumben banget bang? sama Zee ya? "


" Bunda kok bisa tau "


" Bunda bisa lihat ada aura yang berbeda dari anak Bunda ini, lain waktu ajak Zee untuk makan malam bersama kita ya bang "


" Pasti Bun, ya udah abang berangkat Bun. Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikumsalam "


Tak lama Tasya datang menemui Bu Hesty di ruang makan.


" Bun, ayah sama abang mana? "


" Ayah masih di kamar, kalau abang makan malam di luar "


" Makan malam di luar? tumben Bun, makan malam sama siapa? "


" Sama Zee "


" Kak Zee, berarti abang lagi jemputin kak Zee dong. Abang di mana sekarang Bun, udah lama pergi nya? "


" Baru aja Sya "


Tasya langusng berlari ke depan dan menyusul Zhio. " abang.. abang tunggu...!! " teriak Tasya dari kejauhan.

__ADS_1


" Kenapa dek, kenapa teriak - teriak? "


" Abang mau makan malam dengan kak Zee? adek ikut ya bang "


" Adek, kalau kamu ikut malam sama abang dan juga kak Zee? kapan abang bisa berduaan dengan Zee? "


" Hahahaha.. ya gak lah bang, maksud adek itu adek ikut abang kerumah kak Zee. Adek mau ketemu Zhea, nanti abang tinggalin adek aja di sana, kalau abang udah pulang baru adek juga ikut pulang. Tapi kalau adek boleh sekalian ikut makan malam juga gak apa sih "


" Mau nya kamu, sudah cepat siap - siap sana " ucap Zhio, Tasya pun kembali kerumah dan bersiap.


****


Tasya dan Zhio sudah sampai di rumah Zhea, Zhio begitu kagum melihat penampilan Zee. Biasanya Zee hanya terlihat memakai kaos, kemeja dan juga celana panjang. Kini Zee terlihat cantik dengan balutan dress berwarna peach, Zee juga terlihat cantik dengan polesan make-up tipis di wajah nya.


" Ini bener kak Zee kan? kakak cantik banget!! " bukan hanya Zhio, Tasya pun juga mengagumi kecantikan Zee.


" Adik nya aja cantik Sya, kakak nya juga pasti lah cantik " ucap Zhea.


" Tasya...!! " Zhea menepuk ringan lengan Tasya.


" Upss sorry " Tasya keceplosan, dan ia tidak sengaja menyebut nama iqbal, iqbal adalah pacar nya Zhea. Ya Zhea sebenarnya sudah memiliki seorang pacar, namun Zee tidak mengetahui nya.


" Iqbal, pacar kamu Zhea? " tanya Zee, selama ini Zhea tidak pernah bercerita tentang lelaki yang bernama iqbal itu kepada Zee.


" i.. i.. tu.. gak bener kak, Tasya aja tu sembarang ngomong " ucap Zhea.


" Ya udah Bun, Bunda sama Om jalan aja. Nanti kemalaman " ucap Bulan mengalihkan pembicaraan.


" Kami pamit ya, assalamu'alaikum " ucap Zhio.

__ADS_1


" Waalaikumsalam " ucap Bulan, Zhea dan Tasya bersamaan. Dan setelah itu mereka kembali ke dalam Rumah, Zhea memarahi Tasya karena Tasya sudah keceplosan dan hampir saja Zee tau kalau Zhea sudah punya pacar. Zhea takut jika kakak nya itu akan marah, padahal jika Zee tau, Zee tidak akan sedikit pun memarahi adik nya itu.


*****


Zee dan juga Zhio sudah sampai di sebuah restaurant mewah yang cukup terkenal. Dan restaurant itu sebenarnya milik Ayah Xander, keluarga Xander tidak hanya memiliki saham dan bisnis di bagian tekstil saja, melainkan hotel dan juga berbagai restaurant. Dan restaurant inilah salah satu nya. Zee sudah mengenal restaurant ini, hanya saja ia tidak pernah berkunjung dan juga tidak tau jika restaurant ini sebenarnya milik Ayah Xander, yaitu Ayah nya Zhio.


Restaurant nya tepat berada di pusat kota, Zhio mengajak Zee untuk naik ke lantai dua. Zhio sudah menghubungi pihak restaurant dan menyiapkan semuanya sebelum mereka datang.


" Bang, kenapa di sini gak ada orang? " tanya Zee saat melihat tidak ada satu pun orang di sana, berbeda dengan yang ada di lantai bawah. Zee juga sangat kagum begitu melihat pemandangan restaurant yang sangat terlihat kesan romantis nya itu.


Zhio tidak menjawab pertanyaan Zee, Zhio menggenggan tangan Zee dan membawa Zee untuk duduk. Zee hanya diam saja saat Zhio menggenggam jemari tangan nya, dan jangan di tanya lagi bagaimana keadaan jantung Zee sekarang. Jantung Zee berdetak sangat kencang., dan bukan hanya Zee yang merasakan hal itu. Zhio pun juga merasakan hal yang sama. ?



...Photo by Google...


" Duduklah Zee " Zhio mempersilahkan Zee untuk duduk.


" Apa kau suka Zee? " tanya Zhio sembari terus menatap Zee.


" Suka bang, aku belum pernah ke sini sebelumnya. Kata orang restaurant ini bukan hanya terkenal dengan hidangan nya yang lezat, tapi juga tempat nya yang sangat strategis dan juga indah.Dan itu ternyata benar bang " ucap Zee sembari melihat pemandangan indah di depan nya, dari kejauhan Zee bisa melihat kendaraan yang lalu lalang dan juga kilauan lampu yang bekelapan.


" Terima kasih ya bang, sepertinya ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan " ucap Zee lalu tersenyum manis kepada Zhio.


" Benar Zee, ini pasti akan menjadi kenangan yang tak akan terlupakan seumur hidup kamu. Dan ini masih belum seberapa Zee, masih ada kejutan yang akan menanti mu "


**Bersambung..


Pada nunggu ya Zhio ngatain cinta nya ya.. 😁

__ADS_1


sabar yah.. author mau kenalin tempat nya dulu dong, gimana menurut kalian? udah romantis atau masih kurang 😁**


jangan lupa like, dan singgah di kolom komentar.. okehh 👍


__ADS_2