
Zhio baru saja tiba di Rumah sakit dan saat ini berada di parkiran. Zhio menghentikan langkahnya sejenak saat melihat sepeda motor Zee yang terparkir rapi di antara deretan sepeda motor lain nya. Zhio tersenyum tipis melihat nya dan tak lama kembali melangkahkan kaki nya masuk kedalam Rumah Sakit.
" Apa yang kamu lakukan di sini? " tanya Zhio saat melihat Celin yang saat ini sudah berdiri tetap di depan nya. Celin sudah menunggu kedatangan Zhio sejak tadi, dan ia rela berdiri lama di depan ruang kerja Zhio hanya untuk menunggu pujaan hati nya itu datang.
" Aku bawain sarapan buat kamu Zhi, ini ambil " Celin memberikan kotak bekal miliknya sendiri yang didalam nya terdapat beberapa potong sandwich. Celin tau jika Zhio tidak terbiasa sarapan dengan yang berat seperti nasi goreng atau yang lain nya.
" Aku sudah sarapan " ucap Zhio lalu masuk kedalam ruang kerja nya, dan Celin pun ikut masuk kedalam mengekor di belakang Zhio.
" Kamu gak kasian sama kau Zhi, aku udah capek - capek bikin sarapan ini buat kamu. Ambil ya, aku taruh di sini. Jangan lupa untuk di makan " ucap Celin dengan senyum manis nya yang tak hilang sejak tadi.
Tok.. tok.. tok..
" Assalamu'alaikum, hei Zhi " tiba - tiba saja Kevin datang dan langsung masuk kedalam ruang kerja Zhio.
" ngapain kamu ke sini? " tanya Celin ketus, padahal ia ingin berduaan dengan Zhio, tapi malah kedatangan Kevin.
" Jawab dulu salam aku Cel, baru tanya. Aku kesini mau ketemu Zhio lah emang nya gak boleh " ucap Kevin lalu duduk di sofa panjang yang ada di sana.
" Ya.. boleh aja sih, tapi kamu datang di waktu yang gak tepat "
" Wah.. ni apaan, punya kamu Zhio. Aku boleh minta kan, kebetulan aku buru - buru ke sini dan gak sempat sarapan " Kevin beranjak dari duduknya dan mengambil kotak bekal yang terletak di atas meja kerja Zhio.
" Eh.. kamu mau apa? jangan di makan, itu punya Zhio " Celin mencoba merebut kotak bekal yang kini sudah berada di tangan Kevin.
" Aku kan mau minta dikit Cel, kenapa kamu yang sewot sih "
" Itu aku yang bawa buat Zhio, sini kembalikan " Celin kembali mencoba merebut kotak bekal itu dari tangan Kevin.
" Oh jadi kamu yang buat, beneran ni Zhi? " tanya Kevin kepada Zhio dan di balas anggukan oleh Zhio.
__ADS_1
" Tu kan, makanya sini kotak bekal nya " ucap Celin.
" Boleh kan aku minta dikit Zhi? " tanya Kevin dan kembali di balas anggukan oleh Zhio.
" Zhio ngasih ijin Cel, berarti boleh kan? aku udah laper nih " ucap Kevin lalu berniat membuka kotak bekal itu.
" Kevin apaan sih, jangan di buka. Cepat kembalikan, nanti aku beliin makanan deh di luar. Pokoknya ini jangan di makan, punya Zhio ini "
" Aku minta dikit aja pelit banget sih kamu Cel " Celin dan Kevin terus saja berdebat dan saling memperebutkan kotak bekal itu, Zhio tersenyum melihat pertengkaran Kevin dan Celin dan diam - diam Zhio keluar dari ruang kerja nya dan membiarkan Kevin Celin bertengkar di dalam.
" Kembalikan gak " Celin menarik kotak bekal yang sudah ia pegang namun di tarik oleh Kevin karena di sisi lain nya tangan Kevin juga masih memegang erat kotak bekal itu, mereka berdua tidak sadar kalau Zhio sudah tidak ada di ruangan itu.
" Kevin jangan bikin aku kesel deh, cepat kembalikan nanti aku bikinkan kamu sarapan lain deh besok tapi jangan makan yang ini "
Ucapan Celin membuat Kevin semringah, dan tanpa sadar melepas tangan nya yang tadi memegang erat kotak bekal itu. Karena tadi posisi nya Celin sedang menarik kuat, sehingga begitu tangan Kevin terlepas Celin pun terhuyung. Untung saja Kevin dengan sigap menarik tangan Celin dan kini entah bagaimana Celin sudah berada dalam pelukan Kevin, kedua mata mereka saling bertemu.
" Udah di bantuin juga, bilang makasih dong Cel " ucap Kevin.
" Gak, aku mau jatuh juga gara - gara kamu. Eh bentar, Zhio mana? " tanya Celin sembari melihat setiap sudut ruangan dimana batang hidung Zhio tak terlihat sedikit pun.
" Loh, bukan nya tadi Zhio di sini ya " ucap Kevin.
" Keviin.....ihh semua gara - gara kamu nih " ucap Celin cemberut.
" Kok aku, bukan nya gara - gara kamu "
" Tau ah vin, ngeselin " ucap Celin lalu keluar dari ruangan Zhio.
" Celin tunggu... " teriak Kevin lalu mengejar Celin sembari senyum - senyum sendiri, berdebat dengan Celin sungguh menyenangkan untuk nya. Apalagi melihat Celin kesal dan wajah cemberut nya terlihat menggemaskan di mata Kevin.
__ADS_1
*****
Setelah keluar dari ruangan nya tadi, Zhio melangkahkan kaki nya menuju UGD Rumah sakit. Zhio ke sana bukan untuk memeriksa pasien, melainkan mencari keberadaan Zee. Zhio tidak langsung masuk kedalam UGD, ia hanya berdiri dari balik pintu dan mencuri - curi pandangan untuk mencari keberadaan Zee. Dan tak lama Zee keluar dari ruang petugas dan terlihat sedang sibuk berbicara dengan salah satu perawat yang ada di sana.
Zhio tersenyum melihat Zee, rasanya Zhio ingin sekali menghampiri wanita yang ia cintai itu . Namun ia urungkan karena memang selama seminggu ini mereka tidak harus bertemu seperti yang Zee katakan semalam. Ya kemungkinan selama seminggu ini Zhio akan terus seperti ini, mencuri - curi kesempatan untuk melihat Zee. Walaupun hanya bisa melihat dari kejauhan itu sudah cukup buat Zhio, cukup untuk melepaskan sedikit rasa rindu yang sudah memenuhi hati Zhio.
Zhio terus saja memperhatikan Zee, Zhio tidak menyadari jika di belakang nya sudah berdiri Kevin yang juga memperhatikan apa yang sedang di lihat oleh Zhio.
" Ehem.. ehem.. kenapa gak di hampiri aja Zhi? "
" Kevin!! " Zhio benar - benar terkejut melihat Kevin yang entah kapan dan bagaimana bisa tiba - tiba sudah ada di belakang nya, padahal tadi sahabat nya itu masih berdebat dengan Celin di ruang kerja nya.
" Santai Zhio.. santai.. kamu ke sini cuma mau berdiri dan ngeliatin Zee gitu dari jauh, kenapa gak di hampiri aja. Ayo kita masuk " ajak Kevin.
" Gak perlu vin, kita kembali saja " tolak Zhio, dan langsung melangkahkan kaki nya pergi dari UGD.
" Kenapa kembali Zhi? " tanya Kevin sembari berlari mengejar Zhio.
" Gak pa - pa, kita ada rapat bersama pimpinan kan hari ini? ayo kita ke sana aja " ajak Zhio.
" Baiklah "
Kevin dan Zhio bersama - sama pergi ke ruang rapat, Zhio memang belum ada bercerita apa - apa mengenai permintaan Zee semalam. Dan akan menceritakan nya nanti saja kepada Kevin.
**Bersambung..
Untuk part Zhio dan Zee masih belum ya gaes, kata Zee tunggu seminggu lagi 😁
Terima kasih selalu setia menunggu, jangan lupa untuk singgah di kolom komentar yahh.. kritik dan saran kalian sangat berarti, tapi komen nya jangan yang pedas - pedas yah.. 😁🙏**
__ADS_1