Ketika Rasa Itu Mulai Hilang

Ketika Rasa Itu Mulai Hilang
Masa Lalu


__ADS_3

Seperti biasa, Amira selalu datang lebih awal ke Rumah sakit. Lebih tepatnya tiga puluh menit sebelum pergantian shift kerja mereka di mulai, alasan nya karena Amira ingin bertemu dan berbincang dulu dengan Zee.


Dan di dalam ruang petugas inilah tempat biasa Zee dan Amira saling bertukar cerita.


" Zee, cerita dong kalian semalam kemana aja? terus ngapain aja? " pertanyaan Amira sama persis dengan pertanyaan yang di lontarkan oleh Bulan dan juga Zhea semalam, walaupun jarang bertemu karena shift kerja mereka berbeda, Zee dan Amira setiap hari selalu bertukar pesan dan semalam juga Zee sempat berkirim pesan dan memberitahu Amira kalau Zhio mengajak nya jalan.


" Abang Zhio ngajak aku makan malam Ra, terus habis itu ngajak aku ke danau tempat dimana dulu aku sama bang Zhio sering latihan teater waktu kami masih SMP " ya kali ini Zee lebih terbuka dan menceritakan semua nya kepada Amira.


" Cieeh... so sweet banget sih Zee, terus habis itu apa lagi? "


" abang Zhio.. abang Zhio semalam bilang cinta sama aku Ra, bang Zhio bilang kalau dia menyukai dan mencintai aku sejak kami masih SMP dan juga.. bang Zhio ngajakin aku nikah "


" Apaa Zee... "


Penjelasan Zee membuat Amira terkejut dan membulatkan kedua mata nya, karena terlalu gembira Amira berteriak, untung saja Zee dengan segera membungkam mulut Amira.

__ADS_1


" Shuutt... Amira, jangan teriak!! "


" Maaf Zee, aku gak sadar. Habisnya aku syok banget Zee, terus kamu terima? "


" Belum Ra "


" Nah.. kenapa gak di Terima? apa yang kamu pikirkan Zee? apa kamu gak mencintai Dokter Zhio? "


Pandangan Zee lurus kedepan, ia tidak menjawab pertanyaan Amira. Zee fokus dengan pikiran nya sendiri. Mau di bilang suka, ya Zee menyukai Zhio. Bahkan Zee juga mengagumi Zhio. Mengagumi Zhio sejak dulu, siapa yang tidak menyukai dan mengagumi Dokter tampan, baik, dan cerdas itu ? semua orang terutama kaum hawa pasti menyukai dan mengagumi nya, dan Zee adalah orang yang beruntung karena di cintai oleh Zhio.


" Aku masih belum mengerti dengan perasaan ku Ra, dan aku juga ngerasa aku gak pantas untuk bang Zhio "


" Baguslah kalau kamu ngerasa gak pantas untuk Zhio " tiba - tiba saja Celin datang, Celin sudah mendengar semua pembicaraan Zee dan juga Amira.


" Dokter Celin "

__ADS_1


" Kamu memang gak pantas untuk Zhio, Zhio itu gak pantas menikahi wanita yang memiliki masa lalu yang memalukan seperti kamu. Kasihan Zhio, kamu hanya bisa membuat malu "


" Apa maksud anda Dokter Celin? anda tidak berhak berkata seperti itu kepada Zee " Amira meradang, sedangkan Zee hanya diam saja.


" Jadi kamu gak tau sahabat kamu ini dulu nya seperti apa? kamu gak tau kalau dulu nya dia itu hamil di luar nikah? memalukan sekali " Zee kembali diam, selama ini Zee memang tidak pernah bercerita mengenai hal itu kepada Amira. Karena menurut Zee itu semua masa lalu, tidak perlu ia ceritakan kepada Amira. Dan kini Zee sudah berubah dan belajar menjadi orang yang lebih baik lagi.


" Semua orang itu tidak sempurna, semua orang pasti punya masa lalu. Dan saya tidak perduli dengan apapun masa lalu yang buruk tentang Zee. Lebih baik anda intropeksi diri anda sendiri dan tidak menghakimi orang lain "


" Terserah lah, kalau aku jadi kamu ya Zee. Aku akan menghilang dari hadapan Zhio. Zhio itu terlalu baik dan sempurna, gak pantas untuk kamu, dan kamu juga hanya bisa memalukan Zhio dan keluarga nya saja "


Setelah berbicara panjang lebar, Celin keluar dari ruang petugas. Celin tersenyum dengan perasaan penuh kemenangan, Celin yakin jika Zhio dan keluarga nya tau mengenai masa lalu Zee yang memalukan itu, Zhio pasti akan membenci Zee. Dan dari mana Celin tau itu semua? karena sebelumnya Celin sudah meminta seseorang untuk mencari tahu mengenai Zee.


**Bersambung..


jangan lupa tinggalkan jejak kalian di sini... 😘**

__ADS_1


__ADS_2