Kinar Istri Bayangan

Kinar Istri Bayangan
Salah Paham


__ADS_3

Beberapa hari ini Rasya mengajak Kinar berkeliling kota bersama kedua orangtuanya, mengajaknya ke tempat wisata, atau makan malam di tempat yang terkenal disana.


mereka terlihat bahagia, layaknya keluarga lengkap dengan dua anak yang cantik dan tampan.


Memang sejak bercerai, Kinar lebih memperhatikan penampilannya, dia lebih suka merawat diri.


Kulitnya pun kini terlihat lebih fresh dan bersih,


Kini Kinar terlihat cantik dan anggun, dengan kulit sawo matang nya, cantik khas wanita daerah tropis


Kinar menyukai kulit sawo matangnya tanpa mau merubah warnanya, baginya kesehatan kulit lebih penting ketimbang harus pusing bagaimana caranya memutihkan tubuhnya. Karena kecantikan dari dalam lebih penting.


Kinar juga tak suka memakai make up tebal, cukup bedak tips dan lipstik warna bibir, sehingga ia terlihat cantik alami.


Siang itu karena kesibukan Irine dan Ridwan, akhirnya Rasya dan Kinar memilih pergi berdua .


Beberapa hari lagi Kinar akan memulai kuliahnya sehingga mereka mencari keperluan Kinar ke pusat perbelanjaan karena senin besok adalah hari pertama Kinar kuliah, ia sudah tak sabar kembali menikmati rutinitasnya sebagai mahasiswi.


Kinar satu kampus dengan Rasya yang mengikuti jejak mama dan papanya yang juga mengambil fakultas kedokteran.


namun kini posisinya Kinar adalah adik kelasnya, karena Kinar harus mengulang kembali semuanya dari awal.


Saat melewati sebuah outlet yang menjual pernak pernik wanita, Rasya berhenti. matanya menatap sebuah syal yang terlihat unik dan cantik.senyumnya mengembang sempurna


"Rasya, kamu kenapa???" tanya Kinar bingung melihat sepupunya terlihat berhenti, Kinar melihat ke arah pandangan Rasya


"Cie pasti mau beliin pacarnya ya??? kenalin dong" goda Kinar membuat Rasya tertawa kecil tanpa membalas ucapan sepupunya itu


Rasya langsung membawa syal tersebut ke kasir membayar syalnya dan langsung memakaikannya ke leher Kinar


"Seperti yang gue duga, cocok buat kakak" ucap Rasya tersenyum puas


"Rasya??? kok ???”


"Aku beliin buat kak Kinar, itung-itung ini kado ucapan selamat datang buat kak Kinar" ucap Rasya cuek Langung meninggalkan Kinar yang bengong sendiri sambil menatap syal di lehernya.


Syal itu terlihat unik dan manis, motifnya sederhana, sesuai dengan selera Kinar.


Kinar tersenyum lebar memegang syal di lehernya, lalu ia berlari kecil menyusul Rasya yang sudah menjauh darinya

__ADS_1


"Rasyaaaa, tunggu" teriak Kinar menyusul Rasya


Tanpa mereka sadari ada enam pasang mata yang menatap penuh marah ke arah mereka


salah satunya malah mengepalkan tangannya geram, menatap penuh benci pada Kinar


"Liat noh, cowok loe baru juga putus udah dapat gebetan baru" ucap Seorang wanita berkebangsaan Australia bertanya thalia


"Gue yakin kayanya dia selingkuh sebelum loe putus deh" timpal seorang wanita blasteran indo China bernama Karina


"Karin, gue setuju sama ucapan loe" timpal Thalita


Sementara teman mereka terlihat menatap Kinar penuh kebencian karena gosokan kedua temannya, dia adalah Kayla mantan kekasih Rasya yang baru saja di putuskan oleh Rasya sebulan lalu sebelum Kinar tiba di jerman.


Kayla wanita cantik blasteran Indonesia dan Jerman, papanya yang seorang pengusaha kaya raya di negara


Ia biasa di manja oleh kedua orangtuanya karena ia merupakan anak semata wayang, sehingga membuat Kayla angkuh dan bertindak semaunya sendiri.


Kayla juga kerap menghina dan membully siapapun wanita yang menurutnya menjadi ancaman dalam hubungannya dengan Rasya.


Awalnya Rasya mencintai Kayla karena kecantikannya, namun setelah tahu sifat asli Kayla, Raysa segea memutuskannya, itu semua bermula saat seorang mahasiswi satu kampusnya harus di rawat di rumah sakit karena ulah Kayla.


Kayla mengira jika Adinda berusaha merebut Rasya dari dirinya, semua tak lepas dari mata-mata yang Kayla kirim, sebab Kayla berbeda kampus dengannya, sehingga Kayla dan teman-temannya membully adinda hingga adinda harus di larikan ke.rumah sakit, namun karena orangtuanya Kayla berpengaruh sehingga kasusnya di redam dan jalan damai.


Karena hal itu Rasya memutuskan berpisah dengan Kayla, ia takut jika seseorang akan tersakiti lagi karena dirinya.


Kayla terlihat makin emosi karena kedua rekannya seolah menyiram bensin di api, dengan amarah menggebu Kayla mengikuti Rasya dan Kinar, hingga keduanya masuk ke dalam outlet ice cream,


Terlihat Rasya sedang memesan ice cream, sementara Kinar sedang duduk menanti Rasya sambil memainkan ponselnya, membahas chat dari Adam dan Reyhan yang entah mengapa sepertinya kompak mengirimkan chat dalam waktu bersamaan.


Kayla menghampiri Kinar yang sedang duduk, ia langsung menampar wajah Kinar tanpa basa basi membuat Kinar terkejut hingga ponselnya terlempar jatuh kelantai


Plaaaakkk


Suara tamparan tangan beradu dengan pipi, suaranya ayang nyaring menandakan betapa kerasnya tamparan tersebut, Kinar masih diam beberapa detik, telinganya berdengung hingga kemudian rasa perih, sakit dan panas terasa di pipi Kinar, hingga bibir Kinar berdarah


"Dasar pel*c*r, loe yang ngerebut cowok gue ya???" teriak Kayla menunjuk wajah Kinar


Kinar merasakan sakit di wajahnya, ia terlihat bingung dengan maksud Kayla

__ADS_1


"Siapa kamu???" tanya Kinar bingung


"Kaylaaaa, dasar sialan, loe ngapain kakak gue???" teriak Rasya mendorong tubuh Kayla hingga terjatuh ke lantai, ia tak perduli lagi jika Kayla perempuan, ia khawatir dengan keadaan Kinar


"Kak, kakak mana yang sakit??" tanya Rasya berjongkok memegang wajah Kinar yang kini terlukis gambar tnagan Kayla


"Loe psikopat, cewek gila.


bisa gak sih loe pakai otak???


gue nyesel pernah Deket sama loe, sumpah loe gak normal, sebaiknya loe periksa otak loe ke psikiater karena loe gila" maki Rasya menunjuk-nunjuk wajah Kayla, sementra wanita itu menangis tersedu-sedu


"Loe tahu siapa dia??? dia kakak sepupu gue, lagi pula jika dia cewek gue, loe gak punya hak marah


loe cuma mantan, cewek yang gue buang, jadi loe sadar diri" teriak Rasya


gara-gara tingkah Kayla, mereka jadi pusat tontonan gratis. Rasya langsung menarik Kayla dan mendirongnya keluar dari outlet tersebut


"Rasya, udah, dia cuma salah paham.


jangan kasar sama.wanita, kakak gak suka.


kakak baik-baik aja " ucap Kinar lirih walau merasa pipinya panas dan sakit


seorang pegawai menghampiri dan memberikan Kinar minum dan serta kantong es untuk mengompres pipi Kinar


"Maafkan Rasya kak, semua gara-gara Rasya" ucap Rasya merasa bersalah, walau sakit Kianr berusaha tersenyum agar rasya tak merasa makin bersalah.


"Kita pulang aja ya, aku gak mood lagi jalan" ucap Kinar lirih.


Kinar menutup kepalanya dengan syal, sehingga pipinya yang merah tak terlihat, beruntung ia memakai kaus lengan panjang, sehingga syal ia jadikan hijab dan ujungnya ia jadikan kadar menutupi wajahnya hanya terlihat matanya saja, beberapa orang yang berpapasan dengannya menatapnya aneh, namun Kinar tak perduli, i dan Rasya langsung menuju parkiran dan segera meninggalkan pusat perbelanjaan tersebut


"Kak, maaf ya kak, semua gara-gara Rasya" ucap Rasya lirih menatap sedih wajah Kinar yang lebam


"Gak apa-apa, musibah siapa yang tahu"


"Ini semua gara-gara wanita gila itu,"geram Rasya emosi


"Apa dia mantanmu??" tanya Kinar melirik sepupunya

__ADS_1


Rasya mulai menceritakan semuanya hingga alasan ia memutuskan Kayla,


__ADS_2