Kinar Istri Bayangan

Kinar Istri Bayangan
Amanda


__ADS_3

Setelah mendapat telepon dari Dimas, Kelvin langsung berlari keluar apartemennya, mengemudikan kendaraannya menuju tempat yang dikatakan Dimas, setelah bertanya pada pelayan disana, ternyata Kinar sudah keluar hampir dua jam lalu, setelah berterima kasih Kelvin langsung keluar dan berlari kesana kemari meneriakkan nama Kinar, menanyakan pada siapapun yang ia temui, dalam hati Kelvin mengumpat sumpah serapah pada Dimas, ia sangat marah dengan sahabatnya itu.


Seorang tuna wisma yang ditemui Kelvin memberitahu padanya jika i melihat wanita dalam ponsel yang ditunjukkan Kelvin, wanita itu berjalan seperti orang linglung ke arah Utara, Kelvin memberikan orang itu beberapa lembar uang sebagai ucapan terima kasih lalu segera menuju arah yang di tunjuk orang tersebut.


Hingga tiba Kelvin di depan sebuah mini market, ia berlari sepanjang jalan membuat tenggorokan nya kering, iseng-iseng dia bertanya pada pelayan mini market tersebut, pelayan tersebut memberitahu jika ia melihat wanita itu dua jam lalu duduk minum kopi di sudut mini market, tak lama kemudian pergi dengan kawannya.


Kelvin berusaha meminta nomor telepon atau alamat wanita yang membawa Kinar, namun sayangnya orang itu baru bekerja disana dan tidak tahu dimana alamatnya atau nomor ponselnya. Kelvin merasa buntu. dia mengacak-acak rambutnya lalu menendang dan memukul pohon besar di depannya, meluapkan emosinya, hingga petugas mini marker datang dan menenangkannya, memberikan segelas air, dan mengobati luka Kelvin yang hanya diam saja.


Tiba-tiba ponselnya berbunyi, Dimas menelponnya.


Kelvin dengan emosi meluap-luap langsung mendamprat Dimas.


"Sekarang loe puas kan, dasar Baj***** loe, loe .


Sumpah gue sekarang pengen banget Hajar loe. Kinar loe tinggal selama satu jam di restoran itu dan loe buat dia jalan seperti orang hilang sepanjang 2kilo meter dengan baju terbuka tanpa jas ataupun sweeter di malam yang dingin????


loe sungguh-sungguh gak punya otak, loe banci dengar loe banci sialan" teriak Kelvin sudah tidak dapat mengontrol emosinya


"Gue tahu gue salah Kelvin, tapi sumpah gue nyesal" ucap Dimas lirih.


"Loe makan sesal loe, kalau gue tahu loe akan lakukan ini, udah gue bawa pulang dia.


pria kaya loe gak pantas dapatkan wanita baik seperti dia" teriak Kelvin


"Tutup mulut loe, gue akan cari Kinar dimana pun dia berada. Apapun alasan lie, gue menyesal" teriak Dimas membalas teriakan kelvin


Panggilan telepon berakhir.


Dimas memukul kemudinya dengan marah, ia terus menyusuri pinggir jalan, berharap melihat istrinya Diana, ia juga turun dan memeriksa taman namun istrinya belum juga di temukan, Dimas menangis dalam diam, ia frustasi dan merasa sangat bersalah.

__ADS_1


Dimas melajukan mobilnya menuju kantor polisi terdekat, melaporkan berita kehilangan, namun polisi memintanya menunggu, membuatnya makin frustasi


"Sayang dimana kamu sekarang, maafkan mas sayang" ucap Dimas menangis di dalam mobilnya


Dimas berusaha menelpon Kelvin namun Kelvin tidak bisa di hubungi


"Kelvin sialan, dia malah gak bisa di hubungi" gerutu Dimas, ia memilih kembali ke apartemennya, mungkin saja Kinar kembali ke apartemen mereka, namun setelah ia sampai dan bertanya pada security, Kinar tak kembali ke apartemen tersebut, dengan langkah gontai Dimas masuk ke dalam apartemen, rasa kehilangan semakin menyakiti hatinya, ia lalu membersihkan tubuhnya dan duduk di sofa, ia tak bisa memejamkan mata karena memikirkan Kinar


Sementara di apartemen Amanda


Kinar sudah mandi dan berganti pakaian, Amanda meminjamkan pakaiannya, kebetulan tubuh mereka sama mungilnya, Amanda gadis yang sangat menyenangkan, ia terus bercerita tentang dirinya, sifatnya yang periang membuat nya sangat mudah bergaul. Buktinya Kinar langsung bisa akrab dengannya.


Kini Amanda sudah terbuai mimpi, sementara Kinar masih terjaga, pikirannya melayang entah kemana.


Memikirkan tentang rumah tangganya, suaminya, masa depannya, dan apa yang harus ia lakukan.


Kinar memang sudah mempersiapkan diri jika nantinya rumah tangganya tak akan berjalan mulus.


Kinar menangis, ia berusaha tak bersuara, mengigit bibir bawahnya agar tak mengeluarkan suara, hatinya hancur berkeping-keping, ia sungguh istri yang tak di inginkan, di buang begitu saja oleh Dimas. Menyedihkan.


Setelah lelah menangis akhirnya ia tertidur membawa perasaan luka dalam tidurnya, Amanda terbangun karena melihat Kinar menangis saat tidur, namun ia tak ingin mengganggu tidur Kinar, Amanda hanya memeluk dan menepuk halus punggung Kinar, seolah dengan cara itu Kinar bisa tenang.


Amanda bangun dan berjalan ke dapur, ia menuangkan air putih di gelas meneguknya perlahan, ia sedang merenung dengan apa yang terjadi pada Kinar, ia bisa menduga jika permasalahan Kinar berat tak seperti terlihat. Amanda bisa melihat jika Kinar sangat tertekan dan sedih, terlihat ia sampai menangis di dalam tidurnya.


Amanda merasa kasian pada Kinar, ia berjanji akan membantu Kinar sebaik mungkin, walau Amanda baru mengenal Kinar, tapi dia tahu Kinar wanita yang baik.


Amanda membawa segelas air, ia meletakkannya di meja dekat tempat tidur, lalu kembali membaringkan tubuhnya beristirahat.


Keesokan paginya

__ADS_1


Kinar terbangun dan mendapati di sebelahnya sudah kosong, ia mencuci wajahnya di wastafel lalu berjalan keluar mendengar suara gaduh dari arah dapur kecil yang berada di apartemen itu.


apartemen Amanda walau kecil namun sangat nyaman.


Amanda terlihat sedang asik memasak sambil bersenandung, namun suana dapur seperti kapal pecah.


"Hai Kinar, sudah bangun??? bagaimana perasaanmu?" tanya amanda berbasa basi


"Alhamdulillah sudah baikan, maaf aku kesiangan" ucap Kinar malu


"Santai aja, udah duduk dulu, sebentar lagi matang" ucap Amanda tersenyum lebar, Kinar menurut ia duduk dan menanti Amanda menyiapkan sarapan pagi mereka.


Aroma gosong dan menyengat hidung menyeruak.


datanglah dua piring nasi goreng yang penampilannya mengerikan, Kinar berusaha tersenyum dan memakannya, agar Amanda tak sakit hati


,Ah makanan ini tidak layak dimakan. sebaiknya kita makan di luar saja" ucap Amanda nyengir kuda, menarik piring di depan Kinar dan membuangnya di tempat sampah


"Maafkan aku, aku memang ditakdirkan menjadi wanita karier hahaha" ucap Amanda tertawa


"Dari pada makan di luar, lebih baik kamu diam , biar aku buatkan sesuatu yang cepat untuk kita makan" ucap Kinar.


Kinar membuka lemari pendingin Amanda, banyak daging dan ayam fillet, ia mengeluarkan saing dan menghaluskannya, setelah itu ia merebus spagethy setelah itu menitipkannya, daging giling ia bentuk bola-bola dengan menambahkan sedikit maizena.


Kinar mulai memasak cincangan bawang putih dan Bombay setelah itu ia memasukan tomat cincang stelah itu bola-bola daging, setelah matang memasukkan spagethy menambahkan merica dan penyedap rasa, tak lupa parutan Mozarella dan taburan keju parmesan diatasnya, mencincang parsley segar diatasnya menata nya di atas meja, air liur Amanda menetes membayangkan rasanya.


Mereka lalu menikmati sarapan pagi mereka disertai canda tawa. Amanda sangat menyukai masakan Kinar, itu spagethy terenak yang pernah ia makan walau terlihat sederhana, tak kalah dengan spagethy yang biasa ia makan di restoran langganannya.


"Jadi Kinar, apa yang akan loe lakukan sekarang? maksud gue loe mau cari dimana teman loe???" tanya Amanda santai

__ADS_1


"Entahlah.." ucap Kinar


__ADS_2