Kinar Istri Bayangan

Kinar Istri Bayangan
Picik


__ADS_3

"Arfan berhak mendapat wanita yang lebih baik segalanya. Percaya sama Kinar, Kinar tak sesempurna yang terlihat, status Kinar...."


"Tante gak perduli sayang, mau gadis, janda itu bukan masalah"


"Tante, Kinar seorang yang pernah gagal berumah tangga tangga, dan untuk sekarang, Kinar belum memikirkan pasangan.


Kinar ingin fokus mengejar impian Kinar, karena Kinar pernah nazar dengan seseorang jika Kinar besar ingin menjadi dokter spesialis kanker" ucap Kinar lirih


"Maafkan Tante sudah memaksamu, seperti apa yang Tante katakan di awal, Tante tak pernah keberatan dengan statusmu.


Jika suatu saat kalian memang berjodoh, maka tante orang pertama yang akan mendukung kalian" ucap Sinta sungguh-sungguh


"Makasih Tante atas kepercayaan Tante pada Kinar" ucap Kinar


"Sama-sama sayang, sudah kamu istirahat sana, biar sisanya tnate teruskan"


"Gak usah tan, nnggung, tte aja istirahat, besok kna tnnte jadi among tamu"


"Ya udah Tante tinggal ya, biar si mba ajnaynngbbereskan sisanya" ucap Sinta lalu meninggalkan Kinar.


Akhirnya semua sudah rapih, Kinar membuat coklat hangat untuk dirinya, coklat membuat pikirannya relax dan menghilangkan lelahnya.


"Pake ilmu apaan loe bisa buat mama gue ngedukung loe sampai segitunya????"


"Astaghfirullah, Arfan .


Kamu ya bikin kaget aja" ucap Kinar terkejut


"Gue tanya, apa yang perbuat sampai mama gue suka banget sama loe, sampai mau jodohkan gue sama loe.


inget ya Kinar, Dimata gue cuma Jui wanita yang tulus dan baik, dan loe, berhenti pura-pura baik dan sempurna di depan gue.


Gue bingung, Adam suka apanya dari loe??? wajah biasa, body juga rata" cibir Arfan keterlaluan


Kinar menggenggam erat cangkir minumannya, ia merasa sangat marah, namun Kinar berusaha mengontrol emosinya, ini kediaman orang tua Arfan, ia jangan sampai membuat masalah"


"Kenapa loe tanya gue?? kayanya loe pinter, tapi njelimet.


Gue bukan tuhan yang bisa mengontrol perasaan orang, lagi pula wah dan body gue, bukan urusan loe.


Gue bangga dan bersyukur dengan apa yang gue miliki"ucap Kinar lalu beranjak pergi


Arfan dengan kasar menarik tangan Kinar, menyudutkannya hingga Kinar tersudut di tembok yang memisahkan ruang makan dan dapur

__ADS_1


"Dengar ya, gue muak sama cewe yang sok tebar pesona di depan gue, loe ...


jangan pikir gue akan suka sama loe, terlebih lagi loe janda!!!, Seharusnya loe ngaca!!" ucap Arfan bagai seribu jarum menusuk hati Kinar, sakit dan perih namun tidka berdarah


"Bukan mau gue kalau gue harus jadi janda, dan loe gak berhak menilai gue sesuka hati loe." teriak Kinar lalu mendorong Arfan hingga pria itu mundur beberapa langkah.


Menangis, Arfan melihat Kinar menangis, perkataan yang ia ucapkan benar-benar keterlaluan.


Tapi ia melakukan itu semua karena Amanda terluka lama karena Adam mencintai Kinar, pikiran yang picik.


Adam yang merasa kehausan memutuskan keluar dari kamarnya berjalan menuju dapur,, namun dari kejauhan ia melihat Kinar berlari kearahnya, mereka berpapasan, baru saja Adam mau nengur Kinar, wanita itu hanya menunduk dan terus berlari kecil menuju kamarnya.


Adam melihat sekilas, Kinar menangis.


Melihat Kinar menangis hatinya tak tenang, ia sudah berjanji pada dirinya, walaupun Kinar tidak menjadi istrinya, ia akan selalu melindungi Kinar dan membuatnya bahagia., Namun kini....


Adam mengepalkan tangannya kesal marah, walau ia sudah tak mencintai Kinar, namun rasa sayangnya pada wanita itu tak akan pernah berubah selamanya, berkat Kinar jugalah ia akhirnya menyadari jika ia mencintai Amanda, semua berkat dorongan Kinar.


Dengan geram Adam melangkah menuju dapur, karena dari sanalah ia melihat Kinar berlari.


Adam menduga seseorang sudah membuat Kinar menangis.


Begitu Adam sampai di ruang makan, terlihat Arfan yang memukul tembok di depannya, Adam mencari orang lain yang berada di sana namun hanya Arfan seorang.


"Apa dia ngadu sama loe? cih wanita itu”


"Jadi loe yang buta dia nangis???" bentak Adam marah, ia sampai menarik kaos Arfan saking kesalnya


"Loe belaian cewe gak jelas itu???? ingat Adam, loe udah sama Jui, dia sebentar lagi jadi istri loe.


Apa loe masih cinta itu cewe???" tanya Arfan dengan senyum meremehkan


"Perasaan gue, bukan urusan loe, kalau loe buat Kinar nangis, itu jadi urusan gue"


"Sialan loe, kalau gak inget besok loe nikahin Jui, udah gue hajar muka nyebelin loe dam, Jui terlalu baik buta loe"


"Gue tanya loe apaan Kinar bang**t" teriak Adam memukul wajah Arfan, emosinya sudah di ubun-ubun


"Woi, woi kalian ngapain????" teriak Wawan dan Reyhan yang datang bersamaan


"Reyhan memegang Adam yang terlihat ***** ingin memukul Arfan, sementara Arfan justru tertawa memegang bibirnya yang berdarah


"Banci loe, bisanya cuma nyakitin cewek, apa loe gak malu ???? Apa salah Kinar sampai loe buat dia nangis brengsek" teriak Adam yang langsung di bekap Reyhan.

__ADS_1


Reyhan takut jika pertengkaran mereka membuat semua orang tahu, terutama orangtua Adam dan Arfan


"Loe apaain kak Kinar kak??" tanya Wawan penasaran.


Wawan sudah mendengar semua tentang Kinar dan ia menaruh simpati serta salut dengan kakak Reyhan yang di nilainya tegar


"Kinar seorang janda" ucap Arfan dengan suara meremehkan


"Trus apa masalah loe??? apa loe tersinggung karena mama berfikir untuk menjodohkan loe sama kak Kinar kak???"


"Jelas, gue gak suka barang bekas, apalagi cewek model kaya dia"


Wawan merasa marah dengan kakaknya, ia mendorong Arfan hingga pria itu jatuh ke lantai, beruntung tidak ada benda di sana yang bisa membuat bahaya


"Dengar kak, kalau loe gak mau, gue adik loe mau.


Kak Kinar wanita super dan baik hati.


Loe keterlaluan banget sih kak.


Dia jadi janda bukan kemauan dia, dia di khianati oleh suaminya, ia kehilangan anaknya dan koma karena di celakai wanita simpanan suaminya dan setelah cerai ia masih bisa bangkit dan mengejar mimpinya, mencoba membangun masa depannya.


Dan loe, loe yang gak tahu apa-apa nilai dia seperti itu????


Benar-benar gue kecewa kak, gue malu punya kakak seperti loe.


Kalau bukan karena kak Kinar yang mendorong Adam ke Indonesia, apa loe pikir Adam tahu kalau Amanda mencintai Adam, loe pikir Adam dan Amanda bisa bersama berkat siapa??? Kinar kak, Kinar.


Dia merelakan Adam dengan Amanda demi kebahagian mereka, jika dia egois bisa saja Kinar menahan Adam untuk dirinya sendiri.


Loe picik dan bodoh" maki Wawan membuat Arfan hanya diam saja, ia tak menyangka jika kebenaranya begitu ....


Arfan menyesal sudah menyakiti hati Kinar, ia seperti merobek kembali luka lama Kinar dan menaburi nya dengan garam, kejam


"Kinar sudah hidup menderita selama ini, saat dia bangkit dan berusaha hidup optimis kau siapa sampai tega mencelanya???


apa karena statusnya??? apa salahnya jika


pernah gagal berumah tangga? itu bukan mau dia!!!!" bentak Adam emosi


"Sudah, lupakan...


gue kecewa sama loe bro" ucap Reyhan menarik Adam pergi,

__ADS_1


"Loe keterlaluan kak" ucap Wawan menghela nafas dan pergi menyusul Reyhan dan Adam


__ADS_2