Kinar Istri Bayangan

Kinar Istri Bayangan
Alasan Freya


__ADS_3

Michael merasa sangat bahagia ia menatap cermin di depannya sambil bersenandung kecil, mencukur kumis dan jenggotnya yang sudah mulai tumbuh.


gara-gara melihat Rasya, Michael jadi merasa tua, terlebih Freya terus mengatainya pria tua membuat Michael bertekad ingin berubah ia akan membuat Kinar menyukainya.


"Papa seneng bener?? papa habis dapat proyek ya???" tanya Freya menatapnya dari ranjang rumah sakit


"Siapa bilang???"


"Papa habis dapat bonus besar???" tanya Freya lagi


"Bis. di bilang begitu" ucpa Michael masih sibuk mencukur jenggotnya


"ih papa Freya benci main tebak-tebakan.


Papa tahu kan Freya itu masih sakit pa


S A K I T" ucap Freya mengeja ucapnya


"Trus apa hubungannya sama papa???" tanya Michael menaikan sebelah alisnya


"Ya ada hubungannya pa, papa suruh Freya mikir, sedang kepala Freya masih sakit" ucap Freya sedih


"Kalau gak tahu jangan maksa, itu sakit hahaha"


"Freya benci papa" ucap Freya bersedekap dada dan membuang pandangannya ke arah lain


"Tapi papa sayang Freya" ucap Michael mendekati putri tunggalnya dan mencium kening Freya


"Kok Freya melihat tanda-tanda mencurigakan sama papa" ucap Freya menaikan sebelah alisnya


"Apa anak papa yang cantik sudah jadi detektif???"


"Gak, ini hanya sebuah pengamatan yang mendalam..


papa pasti sedang menyukai seseorang" ucap Freya memicingkan matanya


"Sayang, kau memang putri papa yang cerdik" ucap Michael kehabisan kata-kata, putrinya memang sangat pintar, sayangnya ia hidup tanpa merasakan kasih sayang seorang mama.


wanita itu meninggalkan Michael dan Freya saat usia Freya baru satu bulan dan memilih menikah dengan orang lain.


Jika mengingat wanita itu, darah Michael mendidih.


"Pa, mau wanita mana lagi yanv pap kencani??? semua wanita yang dekat sama papa semuanya munafik dan hanya menyukai harta papa, mereka tak perduli padaku" pekik Freya kesal


"Kalau Tante Kinar bagaimana???"


"Apa maksud papa nanya Tante Kinar??"


"Menurut Freya Tante Kinar bagaimana orangnya?" tanya Michael pelan


"Tante Kinar baik,, tulus dan sayang sama Freya.


dia juga bukan tipe yang munafik.

__ADS_1


ditambah Tante Kinar juga bukan cewe matre seperti wanita-wanita yang dekat sama papa"


"Kalau Tante Kinar jadi mamanya Freya, apa Freya mau?" tanya Michael hati-hati


"Tante Kinar ???


Freya gak mau papa sakiti Tante Kinar.


papa playboy, Freya gak mau papa sakiti Tante Kinar" teriak Freya menangis.


"Sayang, sayang denger papa dulu.


papa janji gak akan menyakiti Tante Kinar.


papa jatuh hati pada pribadinya.


papa jatuh hati pada pandangan pertama saat di rumah mama Amara, pertama kali papa melihat Kinar.


Dan papa lihat kamu sangat menyayangi Tante Kinar, papa berfikir alangkah baiknya jika kita menjadi satu keluarga" ucap Michael menghapus air mata Freya.


Freya terdiam dan terlihat berfikir sejenak


"Tapi papa janji gak akan nyakitin Tante kinar???" tanya Freya meyakinkan dirinya


"Papa janji sayang.


Papa tak pernah merasakan perasaan seperti ini.


jantung papa berdetak kencang saat melihat dirinya"


"Jangan sebut papa pria tua terus dong sayang, kamu membuat papa jadi gak pede mendekati Tante Kinar" gerutu Michael memanyunkan bibirnya


"Papa beneran suka sama Tante Kinar??? papa mau jadikan Tante Kinar mama Freya???" tanya Freya meyakinkan kembali ucapanya


"Papa yakin seratus persen, dia wanita yang papa inginkan menjadi istri sekaligus amma untukmu" ucap Michael penuh keyakinan


"Kalau gitu Freya bantu papa dekat sama tantebkinar.


Tapi kalau papa bohong dan menyakiti Tante Kinar, papa bukan hanya kehilangan tantebkinar tapi juga Freya" ucap Freya memandang lurus ke arah Michael


"Apa maksud kamu sayang, papa gak bisa kehilangan kamu, kamu hidup papa" gusar, Michael merasa hatinya gusar mendengar ucapan Freya


"Mama kandung Freya sudah kembali pa, dan kakek meminta Freya ikut dengan mereka.


hidup papa yang kacau membuka peluang mereka untuk menempuh jalan hukum untuk mengambil Freya dari papa.


Freya gak mau ikut mereka pa, Freya mau papa.


kalau Tante Kinar jadi mama Freya, mereka gak punya alasan lagi untuk membawa Freya" ucap gadis cantik itu menangis dalam pelukan Michael.


Michael merasa hatinya sakit melihat putrinya menangis.


ia memang hidup tak beraturan, bahkan ia bisa meninggalkan Freya sendirian sampai sebulan penuh demi menenggelamkan pikirannya pada pekerjaan, ia menelantarkan putrinya sendiri tanpa ia sadari.

__ADS_1


"Maafkan papa Freya, papa janji akan menjadi papa yang terbaik untuk kamu.


papa akan berubah demi kamu" ucap Michael mencium puncak kepala putrinya


Ia memang membenci wanita yang menjadi mama kandung Freya, namun ia juga mencintainya hingga perasaan itu hilang saat melihat Kinar.


Ia jatuh cinta pada pandangan pertama saat melihat wanita sederhana yang memakai celemek bergelut di dapur.


wajahnya yang berkeringat dan senyumnya saat melihat masakan membuat hatinya bergetar dan langsung membayangkan alangkah indahnya jika wanita itu menjadi istrinya.


Michael memang kerap gonta ganti pacar, namun tak seorangpun yang ia anggap serius, mereka hanya pelampiasan rasa kekesalannya pada Monica, wanita yang sudah memberinya seorang anak yang cantik tapi memilih mengkhianati nya dan kabur dengan pria lain.


"Apa Freya mau membantu papa mendapatkan Tante Kinar???" tanya Michael lirih


"Freya mau pa, mau" ucap Freya lirih masih memeluk Michael.


"Ada apa ini??? kok Freya nangis? kenapa sayang?" tanya Kinar yang baru saja masuk dan melihat Freya menangis dalam pelukan papanya


"Freya kesakitan Tante, kaki Freya tadi buat di gerakan ngilu" ucap Freya berbohong.


Michael sampai melongo betapa putrinya itu pintar bersandiwara


"Mana Tante lihat. Tante periksa ya" ucap Kinar lembut lalu memeriksa kondisi Freya


Tanpa Kinar sadari, Freya mengedipkan sebelah matanya ke arah papanya


"Sakit Tante huhuhu" tangis Freya, dengan lembut Kinar meniup- niup kaki Freya, anaknya bahkan dengan mudah menangis, apa beberapa saat lalu Freya beneran menangis atau sedang akting???


Michel merasa kesulitan berfikir.


"Cup cup, Freya kan kuat, jangan menangis ya sayang.


Nanti Tante sedih kalau liat Freya nangis" Kinar menghapus air mata Freya dan menariknya dalam pelukannya.


"Owh ya, Freya pasti belum makan kan??


Tante buatkan Ebi furai sama chicken teriaki buat Freya" ucap Kinar membuka box makan yang di bawanya.


aroma udang berbalut tepung dan ayam ala Jepang langsung menyeruak membuat perut Freya yang memang kelaparan langsung berbunyi, TKA terkecuali Michael, namun ia gengsi mengakuinya.


ia hanya bisa menelan Saliva nya dengan sulit, membayangkan kenyalnya udang dan lezatnya chicken teriaki tersebut.


"Ini buat kamu, Akau tahu kamu juga belum makan karena menjaga Freya" ucpa Kinar menyodorkan box satunya pada Michael


"Terima kasih, kenapa repot-repot, saya jadi gak enak"


"Gak masalah, lagi pula sekalian membuat makanan buat Freya. tapi kalau rasanya gak berkenan maafkan, karena saya bukan koki" ucap Kinar tersenyum lebar membuat hati Michael makin jumpalitan.


"Udah pa, Jagan basa basi, papa kan juga kelaparan.


tadi aja perut papa bunyi krucil, krucil dan Nani Tum belum juga sampai bawa makanan.


masakan Tante Kinar juara" ucap Freya sambil mengunyah makanan yang di suapi Kinar sambil mengacungkan jari jempolnya membuat Kinar mengelus kepala Freya sambil tertawa canggung.

__ADS_1


Michael ingin sekali menjewer kuping anaknya, bagaimana anaknya membuka aibnya di depan Kinar, memalukan.


__ADS_2