Kinar Istri Bayangan

Kinar Istri Bayangan
Menyingkir


__ADS_3

Michael mengikuti Kinar keluar dari dalam restoran, ia deg-deg an dan berfikir keras kalimat apa yang ingin ia ucapkan sebagai pembukaan percakapan, dari mana ia harus menjelaskan????


Kinar berhenti di depan mobilnya, ia bersandar di body samping mobilnya dengan bersedekap dada, sikapnya seperti membentengi dirinya agar ia tak sakit jika Michael mengatakan sesuatu yang akan menyakiti hatinya lagi, diam-diam Michael menghela nafas pelan.


"Cepat katakan apa yang mas mau katakan, Aku lelah dan ingin pulang" ucap Kinar datar.


Michael makin deg+deg an, salah bicara sedikit saja hubungannya akan kandas selamanya.


Kinar benwr-benar marah, tapi wanita ini masih berusaha mengontrol emosinya, terlihat raut kekecewaan di sana.


"Sayang, apa gak seharusnya kita pergi ke suatu tempat atau setidaknya kita bisa bicara sambil duduk"


"Apa salahnya duduk, berdiri, di sini atau di tempat lain??? gak ada bedanya bukan??


jadi berhentilah membuang-buang waktuku.


Aku lelah mas, lelah" ucap Kinar seperti mengeluh pada Michael


"Maafkan aku.


Aku tahu kamu sulit menerima penjelasan ku nanti.


Tapi aku beneran gak ada niat untuk melakukan itu.


Aku sangat-sangat mencintaimu.


Aku di jebak Caroline, dia memberikan semacam obat perangsang yang ada di pengarum ruangan yang ia bawa"


"Terus???"


"Terus ...???" tanya Michael balik


"Ya terus?" ucap Kinar dingin


"Ya aku akui aku khilaf, tapi itu semua karena aku berada dalam pengaruh obat itu, aku mohon kamu percaya" ucap Michael


"Hanya itu???"


"Memang kamu berharap aku bicara apa sayang???


sumpah demi putriku, aku tidak mencintai Caroline. Hanya kamu yang aku cintai.


Please sayang percaya padaku.


Lihat, lihat aku sampai menyakiti diriku sendiri untuk membuat dirinya sadar, namun...."


"Mas, aku hanya ingin mengatakan sekali padamu.

__ADS_1


Aku wanita yang pernah tersakiti dan hancur karena kehadiran orang ke tiga.


Aku tak akan pernah mentolerir itu.


Aku tak memaksa kamu menerima kondisiku yang seperti ini, tapi aku benci di khianati terlebih oleh orang yang sangat aku cintai.


Lebih baik kita introspeksi diri.


Apakah hubungan kita ini kokoh atau rapuh.


Aku tak mau ada penyesalan lain di hidupku.


Saat suatu hubungan hancur, sulit untuk di perbaiki.


Ibaran sebuah kaca yang hancur makan sulit untuk kembali untuh. Aku tak mau memulai hubungan di atas puing-puing kehancuran, karena sekuat apapun itu sesuatu yang sudah hancur maka akan tetap hancur pada akhirnya bagaimanapun kita coba membangunnya.


Pikirkan baik-baik, apa kau membutuhkanku atau Caroline untuk berada di sisimu.


Aku akan menghormati apapun keputusanmu.


Permisi" ucap Kinar langsung masuk ke dalam mobilnya.


Michael berusha menghentikannya, namun Kinar tetap pergi walau Michael berusha menghalangi, Kinar tetap bulat pada keputusannya hingga akhirnya Michael menyingkir dari jalanan.


Michael menatap kepergian kekasihnya dengan perasaan campur aduk.


tak akan pernah terjadi.


Namun nasi sudah menjadi bubur, apa yang sudah terjadi tidak bisa diputar mundur.


Michael hanya marah dan kesal pada dirinya sendiri.


i masih terdiam cukup lama di tempatnya, padahal Kinar sudah pergi lebih dari tiga puluh menit yang lalu.


Hingga sebuah panggilan masuk membawanya ke alam sadar.


Rasya Calling.....


"Hallo..."


"Hallo kak, bagaimana? apa kalian sudah bicara?" tanya Rasya di ujung telepon


"Sudah"


"Lalu bagaimana??? apa kak Kinar memaafkan mu?"


"Tidak tahu, dia hanya mendengarkan penjelasan ku allu pergi" ucap Michael putus asa

__ADS_1


"Beri dia waktu, aku akan membantu mu dengan caraku, sebaiknya kau pulang dan istirahat.


Pikirkan cara untuk memperbaiki hubungan kalian" ucap Rasa bijak, setelah itu ia mengakhiri panggilan telepon nya.


Setelah menghela nafas dan memasang langit sore itu, Michael lalu berjalan mendekati mobilnya dan melakukan kendaraanya meninggalkan tempat makan itu menuju kediamannya.


Begitu sampai di pintu depan rumahnya, Freya berlari kearah Michael dengan wajah khawatir,


"Papa, papa , bagaimana mama Kinar??? mana mama Kinar papa??" Tanya Freya celingak-celinguk mencari keberadaan Kinar.


Begitu melihat Michael pulang seorang diri wajah Freya terlihat kecewa


"Mama Kinar sedang ada urusan. nanti papa akan minta mama Kinar ke rumah ga kalau urusan mama Kinar sudah selesai" ucap Michael berusaha menghibur putrinya


"Apa mama marah sama Freya pa????


Mama Kinar tidak pernah menolak panggilan Freya" ucap Freya dengan wajah menunduk.


Ia sejak tadi mencoba menghubungi Kinar, saat akhirnya diangkat, Kinar tidak mengatakan apapun lalu memutuskan panggilan teleponnya dan menonaktifkan ponselnya.


"Mama Kinar gak mungkin marah sama Freya sayang, mama kinar hanya benar-benar sibuk, mungkin saja batu ponselnya habis.


Sekarang Freya mending mandi.


Sebentar lagi makan malam" ucap Michael menggendong putrinya masuk.


Namun begitu ia masuk, ia masih melihat Caroline yang sedang duduk bersandar di sofa


"Saya sudah memerintahkan wanita ini pergi, siapa yang masih membiarkan dia disini???" ucap Michael penuh emosi


"Papa, Freya yang mau mama Caroline disini" ucap Freya takut papanya akan menghukum orang rumah


"Sayang, papa tidak melarangnya menemui mama kandungmu, tapi kami sudah bercerai, tak pantas jika kami tinggal satu atap" ucap Michael berusaha menjelaskan namun wajah Freya terlihat ingin menangis.


Anak sekecil itu belum mengerti apa yang namanya tabu dan pantas


Michael menatap tajam Caroline, ia tahu pasti wanita itu mengatakan sesuatu agar Freya berpihak padanya.


Michael membawa Freya ke kamarnya lalu ia keluar menemui Caroline.


"Sebaiknya kau jangan memainkan trik kotor mu lagi, atau aku akan mendepaknya selamanya dalam hidup kami


Kau tahu? aku mentolerir semua itu karena Freya, namun bukan berarti aku menerima semua tipu muslihatnya dan hanya diam"


"Mas maafkan aku"


"Entah kau, kau sangat menjijikkan, kesalahan terbesarku adalah pernah terlibat dengan wanita menjijikan sepertimu" ucap Michael mendorong Caroline hingga wanita itu tersungkur di lantai.

__ADS_1


Michael langsung menuju kamarnya, ia membereskan beberapa pakaiannya, ia harus menjauh dari Caroline sampai hubungannya kembali normal dan mengusirnya wanita selamanya.


__ADS_2