Kinar Istri Bayangan

Kinar Istri Bayangan
Kedatangan Calon Mertua


__ADS_3

Setelah pertemuannya dengan Ridwan, Michael banyak berfikir, ia tak bisa melupakan Kinar, mengenai kemana hubungan mereka akan berlabuh, Michael berjanji dalam hatinya akan menikahi Kinar.


Walau hubungan mereka di tentang oleh Ridwan secara tak langsung, mereka masih kerap bertemu.


Michael masih berhubungan dengan Kinar, namun kali ini mereka memutuskan jika hubungan mereka dalam tahap saling mengenal, memahami mendalami karakter satu sama lainnya.


dan yang terpenting bagi Michael adalah menunjukkan pada Kinar bahwa ia memang serius dan bersungguh-sungguh dengan perasaanya.


Setelah pertemuan dengan Ridwan, awalnya Michael merasa akan sulit kedepannya karena Ridwan langsung memberikan lampu merah di awal pertemuan mereka, hal tersebut sempat membuat Michael patah arang.


Namun demi perasaanya ia ingin berjuang.


Jika Ridwan saja tak menyetujui hubungan mereka,


Lalu bagaimana kedua orang tua Kinar????


tapi di luar dugaan Kinar menyatakan pada Ridwan jika ia dan Michael akan tetap bersama.


Kinar ingin memberi Michael kesempatan karena ia melihat Michael mengatakan yang sesungguhnya, sehingga ia merasa tak adil jika tak memberi Michael kesempatan.


Jika pada akhirnya mereka tak berujung ke pelaminan karena beda prinsip maka tak akan ada penyesalan.


Jika mereka tak bisa menjadi suami istri, mereka masih bisa jadi teman, terutama karena Freya makin hari makin nempel pada Kinar


Enam bulan sudah berlalu


Hubungan Kinar dan Michael makin dekat, merekankerap.pergi menghabiskan waktu bertiga layaknya sebuah keluarga kecil bahagia.


Freya juga seperti ulat bulu yang selalu menempel pada Kinar, kemanapun Kinar pergi, Freya selalu ada, kecuali ke kampus dan saat ia bertugas.


Namun tetap saja mereka.bertemu saat Michael menjemput Kinar, Freya tak mau ketinggalan selalu ikut papanya.


Bahkan Kinar sering mengajak Freya menginap ke rumah Ridwan. Berbeda dengan Ridwan, Irine dan Raya menyambut sedang kedatangan Freya.


Irine yang memang menyukai anak perempuan sampai membeli beberapa potong pakaian untuk Freya pakai saat ia menginap di rumahnya dan Rasya sampai membeli beberapa mainan serta boneka untuk calon keponakanya itu.


Ia yakin Bahwa Michael memang bersungguh-sungguh pada Kinar. Sebagai seorang lelaki Rasya bisa menilai mna pria yang tulus mencintai dan mana yang main-main.

__ADS_1


Melihat istri dan anaknya dekat dengan Freya dan tertawa lepas, diam-dima Ridwan memperhatikan dari kejauhan, ia sudah terlanjur mengatakan tak setuju dengan hubungan Kinar dan Michael nun melihat gadis kecil yang menggemaskan itu, hati Ridwan luluh juga.


Awalnya Ridwan tak suka karena jika Kinar menikah maka ia akan menjadi kakek buyut di usianya yang masih kepala lima puluh. Ridwan yang tak suka dan menjaga jarak dari anak kecil itu, ia keram bersikap dingin pada Freya membuat gadis kecil itu ragu mendekati atau bertegur sapa dengan Ridwan.


Namun seiring waktu ia mulai menyukai gadis kecil itu, ia merasa kasian dengan kisah hidup anak itu, ia jadi bisa memahami mengapa Kinar dekat dengan Freya, karena Kinar merasakan apa yang Freya rasakan saat kecil dulu.


Karena makin hari hubungan Kinar dan Michael makin dekat, mau TKA mau Ridwan menyampaikan berita itu pada Anggi dan Arjuna di tanah air.


Awalnya keduanya sangat terkejut, pasalnya setelah sekian tahun bercerai, Kinar menutup diri dari semua pria, ia menyibukkan diri dengan mengejar cita-cita dan kariernya.


Kinar juga jarang tersenyum, walaupun tersenyum Anggi merasa Kinar tak tulus, ja merasa sedih untuk putrinya.


Tapi begitu Ridwan mengatakan jika pria itu adalah pria kebangsaan Jerman, dan berbeda keyakinan, mereka jadi khawatir.


Luka dan trauma pasca perceraian sudah membuat Kinar terpuruk, bagaimana jika ia kembali terluka dan kecewa???? apakah Kinar bisa bangkit lagi????


Ridwan juga mengirimkan foto-foto Kinar dengan Michael dan Freya, Anggi menatap putrinya yang terlihat bahagia dan tatapan penuh kasih saat melihat Freya, hati Anggi terasa sakit.


Jika cucunya hidup mungkin akan seumuran dengan Freya, sayangnya anak itu meninggal sebelum sempat melihat dunia.


"Kita pergi dua hari lagi" ucap Arjuna yang melihat istrinya menatap foto di ponselnya


"Pergi melihat calon mantu kita" ucap Arjuna mengelus puncak kepala istrinya


"Pa, tapi anak-anak????"


"Mereka sudah besar, Aisya bisa menjaga adik-adiknya, kita akan pergi dengan si bungsu saja" ucap Arjuna merapihkan rambut Anggi yang sudah mulai tumbuh uban.


"Tapi...."


"Sudah persiapkan dirimu, aku tahu kau sangat merindukan putri kita, aku juga merindukan Kinar" ucap Arjuna tersenyum lembut.


Anggi memeluk suaminya dan menangis, ia sangat bersyukur Arjuna adalah suami yang sabar dan penuh cinta.


Jika saja dulu ia tak kembali apa Arjuna, mungkin ia akan menyesalinya seumur hidup.


Dua hari kemudian, Anggi dan Arjuna serta si bungsu Amera yang kini sudah menginjak sekolah menengah pertama.

__ADS_1


Mereka hanya mengajak Amera ikut karena si bungsu paling manja sehingga ia khawatir jika Aisya tak akan sabaran menghadapi adiknya tersebut.


Anggi dan Arjuna sudah mengabarkan perjalanan mereka, namun mereka meminta pada Ridwan untuk merahasiakan kedatangan mereka, Anggi ingin memberikan kejutan pada putrinya.


Ia juga membawa ikan asin cumi kesukaan putrinya, namun karena terburu-buru Anggi membeli balado baby cumi yang sudah siap makan dalam kemasan.


Keesokan harinya mereka sudah sampai di bandara, Ridwan dan irine menjemput mereka.


Rasya sudha mengatur agar Michael dan Freya juga akan makan siang di rumah mereka, itu semua atas permintaan Anggi.


Ia sungguh penasaran pria seperti apa Michael yng berhasil menaklukan hati putrinya.


Sesampainya di kediaman Ridwan, Michael dan Freya sudah tiba, ketiganya sedang asik bercengkrama di ruang keluarga, mereka tak menyadari kedatangan Ridwan dan kedua orangtua Kinar


"Assalamu'alaikum" sapa Anggi membuat Kinar membeku, ia sangat mengenali suara ammaanya dan langsung menengok perlahan


"Mamaaaaaaa.... mamaaaa" teriak Kinar kegirangan, ia melupakan formalistasnya di depan kekasihnya.


Kinar memeluk Anggi dan mencium tangannya mamanya


"Balasan salamnya mana???" protes Anggi cemberut


"Wa'alaikum salam, maaf ma aku surprise banget mama datang kenapa gak kasih kabar sih???" ucap Kinar bergelendot manja pada Anggi


"Jadi cuma mama aja nih yang di kangenin??? papa enggak???""


"Papa, Kinar juga kangen papa" ucap Kinar gantian mencium punggung tangan papanya dan memeluknya


Amera bersedekap dada merasa di abaikan


"Anggi mencolek Kinar, ia memberi kode dengan tatapan


Kinar mengalihkan pandangannya dan melihat adik bungsunya yang terlihat bete


"Ya Allah adik kakak yang cantik datang??? Amera kakak kangen ih, kamu udah tinggi tambah besar" ucap Kinar memeluk adiknya dan mencubit pipi Amera yang kini sudah tirus


"Ehem ehem" Michael berdehem membuat Kinar tersadar, ia merona merah karena malu sudah lepas kontrol karena bahagia bertemu dengan keluarganya

__ADS_1


"Mas, kenalkan mereka papa dan mamaku, dan yang ini si bungsu Amera adikku" ucap Kinar memperkenalkan keluarganya


__ADS_2