
Dengan enggan Michael masuk ke dalam kamar Caroline, ia merasa aroma itu makin lama membuatnya pusing. Michael menyentuh bahu Caroline, ia merasa tangannya hangat dan bergetar.
Entah mengapa Michael merasa ada yang aneh pada tubuhnya.
Tubuhnya terasa panas, bahkan hanya menyentuh bahu Caroline ia sudah bergetar.
"Sial, Caroline melakukan sesuatu di kamar ini, aku merasa... pusing, sial" maki Michael dalam hati.
tubuhnya sudah lemas namun ia merasa panas, birahinya memuncak.
Terlebih Caroline sengaja membuka pakaiannya di depan Michael
Michael mengigit bibirnya agar kewarasanya tetap terjaga karena ia merasa sakit dan perih di bibir nya, dan jari tangannya menancap pada telapak tangannya.
Namun Caroline mendorongnya dan membuat Michael jatuh di atas sofa yang berada di kamar itu.
Caroline tersenyum licik, hanya memakai pakaian dalamnya saja ia merangkak duduk diatas Michael
"Hari ini kau akan kembali menjadi milikku darling.
Wanita kampung itu tidak cocok denganmu.
Kau harus kembali padaku, demi Freya" ucap Caroline sambil menjilat kuping Michael.
Sekuat tenaga Michael menahan geloranya, namun Caroline terus menciumi leher nya dan lalu bibirnya.
Caroline tak perduli dengan luka di bibir Michael ia ********** penuh nafsu.
Aroma itu sudah membuat Caroline juga lupa diri.
Ia mulia menggerayangi Michael, sementara michy makin kewalahan tak kuat membendung hasratnya.
Caroline terus meliak liuk diatas tubuhnya sehingga kejantanan Michael makin mengeras dan meminta penuntasan.
"Kinarrr aaaaarrgggg" erangan kecil keluar dari mulut Michael, ia melihat jika Caroline adalah Kinar
Saat itulah Kinar yang ingin ke kampus dan berpamitan pada Michael mengetuk pintu kamar Caroline yang terbuka, ia mendorong pintu itu dan terkejut.
"Mas... mas Michael...." ucpa Kinar tercekat.
Suara Kinar membawa kesadaran Michael kembali.
dengan tenaga yang tersisa Michael mendorong Caroline yang sudah tak memakai pakaian
"Tega kamu mas" ucap Kinar lirih.
Hatinya hancur melihat calon imamnya berbuat mesum di depan matanya.
Kinar berlari sambil menangis, ia mengambil tas dan meninggalkan rumah Michael.
Freya yang melihat Kinar menangis terkejut, ia memangil Kinar namun kinar tak menghiraukannya, Kinar menyalahkan mesin mobilnya dan bergegas pergi.
Sementara Freya menangis histeris melihat Kinar pergi begitu saja, terlebih Kinar menangis.
Apa yang sebenarnya terjadi??? mengapa Kinar menangis.
Hati Freya merasa sakit melihat wanita yang ia sayangi menangis
"tak lama papanya keluar dengan pakaian berantakan dan ada bekas lipstik di bibir Michael yang bengkak
__ADS_1
"Papa kenapa??? apa Yaang terjadi???
Pa, mama Kinar menangis dan pergi.
Mama Kinar bahkan gak perduli waktu Freya memanggilnya" adu Freya sambil menangis.
Freya Mariah terlalu kecil untuk mengerti.
Michael memaki lirih dan memeluk anak kesayangannya.
Hubungannya dengan Kinar diambang ke hancuran karena ulah Caroline.
"Sayang papa akan mengejar mama Kinar"
"Freya ikut pa"
"Frey Asama Nani Tum aja ya.
mama Kinar dan papa perlu bicara penting"
bujuk Michael pada putrinya, ia menyerahkan Freya pada Bu Tumini yang masih terbengong tak tahu apa yang terjadi pada tuannya.
Ia hanya melirik penuh tanda tanya melihat bekas kiss mark yang bertebaran di leher Michael
"Ah ini, Bu tolong jaga Freya, jangan biarkan ia keluar kamar dan saya mohon usir wanita itu.
Saya ingin mengejar Kinar" ucap Michael langsung berjalan pergi.
Saat Caroline keluar dengan sempoyongan dan ingin memeluknya, Michael dengan kejam mendorongnya hingga wanita itu terjelembab dan dahinya terantuk meja.
Caroline yang sedang dalam pengaruh aroma perangsang lngsung tersadar dan merasakan perih dan dahinya berdenyut,
"Papa mama Caroline berdarah"pekik Freya langsung berlari kearah Caroline.
"Papa, Freya tahu papa gak suka sama mama Caroline, tapi bagaimanapun mama Caroline adalah mama kandung Freya, dan Freya sayang mama Caroline" ucap Freya dengan wajah polosnya
Michael membeku di tempatnya.
Ia seperti di hadapkan oleh buah simalakama.
Jika ia pergi putrinya membencinya, jika ia tak pergi maka ia akan kehilangan Kinar.
Michael meremas rambutnya frustasi. Akhirnya ia mengangkat Caroline dan membawanya ke klinik di dekat perumahan mereka.
Michael menitipkan Freya pada Bu Tum, ia ingin sekali membunuh Caroline tapi tak bisa.
Ia ingin mengusir wanita itu tapi tak bisa.
Michael dengan geram memukul tembok hingg. jarinya berdarah, i sangat emosi saat ini.
Freya sampai meringkuk dalam dekapan Bu Tumini.
Ia sangat ketakutan.
Seumur hidup papanya adalah pria yang tak pernah marah, baru kali ini ia melihat kemarahan di mata papanya, itu semua karena mama kandungnya.
Setelah mendapat pengobatan dan tangan Michael di perban, ia mendekati putrinya dan memeluknya
"Maafkan papa sayang, papa gak bermaksud menyakitimu.
__ADS_1
Saat ini papa hanya panik.
Mama minta salah paham dengan papa, dan hubungan papa dengan mama Kinar di ujung tanduk.
Selama ini papa gak pernah meminta padamu, tapi kali ini papa meminta kamu mengerti nak.
Papa sangat mencintai mama Kinar, seperti papa mencintaimu.
Papa harus menemui mama Kinar, jadi jadilah anak baik dan menurut lah pada Nani Tum ok???"
"Baik pa, Freya juga sayang mama Kinar"
"Papa tahu, papa pergi dulu ya. Lope u" ucap Michael mengecup kening putrinya dan meninggalkan klinik tersebut.
Michael terus menghubungi ponsel Kinar, namun ponselnya tidak aktif.
Tujuan pertama Michael adalah kediaman Ridwan, namun sesampainya di sana ia tak melihat mobil Kinar, justru Rasya yang menyambut kedatangannya dan terlihat bingung
"Loe cari kianr kesini??? bukanya dia kerumah loe pagi tadi??? dia subuh-subuh udah masak buat Freya dan loe"
"Ah iya tadi dari rumah, ..."ucap Michael gugup
"Jangan bilang loe berantem dan buat kakak gue marah???. Gue udah bilang kalau loe gak serius jangan deketin kakak gue" bentak Rasya yang mulai membaca situasi
"Ini salah paham Rasya, gue sangat mencintai Kinar dan ingin menikahinya. Demi tuhan gue gak ada niat sedikitpun buat nyakitin dia.
Please loe percaya gue. Bantu gue cari dia" ucap Michael memohon
"Kalau loe sampai nyakitin Kinar, gue pastiin loe menyesal" ucap Rasya menghubungi nomor Kinar, namun ponselnya tak aktif.
"Coba loe kemampuan, gue akan cari di rumah sakit" ucap Rasya langsung masuk dan mengambil kunci mobil.
mereka berpencar mencari keberadaan Kinar.
Sementara di tempat lain
Kinar merasa dadanya sesak, ia menepikan kendaraanya di pinggir aliran sungai.
entah berapa lama ia mengendari kendaraan, ia hanya mengikuti kata hatinya hingga ia berhenti di pinggir sungai main.
Tatapannya kosong menatap depan.
Hatinya hancur berkeping-keping, pemandangan beberapa saat lalu melintas di ingatan ya, bahkan suara nafas mereka yang beradu seakan masih terdengar di telinga Kinar
"Jahat kamu mas, aku benci kamu" ucap Kinar lirih dan mulai menangis sesenggukan
Kinar merasa dadanya amat sesak mengingat pengkhianatan Michael.
Ia menyesali keputusannya percaya pada pria itu.
mereka bisa melakukanya saat ia ada di sana, lalu bagaimana jika tak ada Kinar di sana??? apa mereka bisa leluasa???
apa semalam Michael juga melakukanya???
imaginasi Kinar liar memikirkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi antara Michael dan mantan istrinya
Apa kah Michael masih mencintai mantan istrinya dan ingin kembali demi Freya???
__ADS_1
lalu apa artinya dirinya selama ini buat Michael?
"Enggak baik gadis cantik nangis sendirian di pinggir sungai" ucap seseorang tiba-tiba dengan bahasa indonesia