Kinar Istri Bayangan

Kinar Istri Bayangan
Permulaan


__ADS_3

Setelah melakukan perjalan panjang yang melelahkan, akhirnya Bella sampai juga di bandara internasional Soekarno-Hatta, ia mendorong trolinya yang berisi beberapa koper


Bella berjalan celingak celinguk seperti mencari keberadaan seseorang, ia sudah berada di depan pintu keluar, namun setelah lama berjalan mondar mandir, ia tak menemukan orang yang di maksud.


Bella menatap langit Jakarta siang itu, ia tersenyum penuh arti, membentangkan tangannya seolah berkata


"Aku kembali...”


Karena kesal akhirnya Bella hanya duduk di bangku panjang yang terdapat di bandara tersebut.


berulang kali Bella di buat kesal karena terus di hampiri oleh orang yang menawarkan jasa mobil sewaan.


hingga kesabaran Bella hilang, ia berteriak pada seorang wanita muda yang menawarkan jasa rental mobil


"Kamu dengar gak saya lagi nunggu adik saya jemput, menganggu"teriak Bella marah membuat semua mata memandang ke arah Bella dengan ekspresi berbeda-besa


”Kalau gak mau gak usah nyolot dong mbak, cantik doang gak di sertai tingkah laku baik" celetuk seorang bapak yang tak jauh dari tempat Bella duduk


Bella ingin marah pada bapak tersebut, namun malah memperkeruh keadaan, itu hanya akan membuatnya di pandang makin buruk, sungguh menyebalkan.


Belum genap satu jam ia tiba di tanah air harus mendapatkan kejadian seperti ini, sungguh sial


"Kamu ya, sopan dikit sama ornag, jnagan mentang-mentang cantik dan kaya, bisa seenaknya, ingat wajah cantikmu akan memudar seiring waktu dan kekayaanmu tak di bawa mati. Apa kamu harus melorotkan matamu sat orangtua menasihatimu" ucap seorang wanita paruh baya yang melihat Belle melotot kearah pria tua itu.


”Kalau andaa gak tahu apa-apa jaangan ikut campur, urus saja usiamu yang gak lama lagi" celetuk Bella marah, membuat wnaita itu tertegun dan menggelengkan kepala mendpaat balasan dari Bella


"Dasar wanita sinting" ucap Si ibu miris


"Apa kamu bilang saya sinting, ibu yang gak punya otak"sambar Bella tak terima di bilang gila oleh ibu tersebut


”Sungguh miris orangtuamu memiliki anak sepertimu"ucap si ibu mengelus dada


"Woi mba, sama orangtua gak bisa sopan apa??" seri seorang pemuda

__ADS_1


"Iya kok begitu banget sih jadi wanita" timpal yang lainnya


"Bener-bener sayang, cantik tapi gak berakhlak"ucap orang yang lainnya lagi, semua mata melihat kearah Bella dengan pandangan merendahkan


”Kaliaaann...." teriak Bella kehabisan kata-kata, mimpi apa ia semalam harus mengalami kejadian buruk ini, ini semua ulah adiknya yang tidak mau menjemputnya, baj**an kecil itu akan mendapatkan balasannya nanti, gumam Bella kesal pada adik tirinya itu.


”Semua Gara-gara-gara setan kecil itu, sialan" maki Bella dalam hati


"Semuanya maafkan kakak saya, dia punya penyakit gangguan kejiwaan bipolar, jadi emosinya tidak stabil, saya harap anda semua bisa memakluminya" ucap seorang pemuda yang entah dari mana sudah berada di tengah-tengah orang yang sedang mengerumuni Bella


Kaos santai, celana Levis dengan sobekan di beberapa tempat, di padukan dengan sepatu kets warna hitam, sangat sederhana namun tidak menutupi wajahnya yang tampan, ia adalah....


"Bocah tengik, semua gara-gara kau"ucap Bella buka berterima kasih malh memaki adiknya sambil membuka Topi yang menutupi wajahnya, Bella melemparkan topi tersebut kearah adik tirinya, dengan cekatan topi itu ditangkap oleh adiknya tersebut.


Kini semua orang menatap kearah Bella dengan pandangan terkejut, mereka mengenali Bella, ya wajah Bella lima tahun lalu sempat masuk majalah sebagai seorang model cantik yang akan menikahi seorang miliader, bagaimana dia bisa bersikap se arogan itu????


Bisik-bisik terdengar di sekitar mereka, Bella baru tersadar jika wajahnya kini ter ekspos sempurna, ia hilang kendali sehingga membuka jati dirinya sendiri


"Kak, dari dulu kau tidak berubah, kalau kamu masih bertingkah aneh, aku pastikan kariermu sebagai model akan hancur"bisik adik tirinya itu, memasangkan topi di kepala Bella kembali, karena beberapa orang sedang berusaha mengabadikan kejadian di depannya.


David juga dengan sopan meminta maaf pada bapak-bapak dan ibu-ibu tadi yang kena semprot Bella, Bella hanya dia menahan amarahnya, apa yang David katakan benar adanya.


Setelah membereskan kekacauan yang di buat kakaknya, mereka lalu meninggalkan bandara.


David tersenyum penuh arti memandang saudari perempuannya di bangku penumpang mobilnya, ia merasa sangat bahagia hari ini


"Ini baru permulaan kak, persiapkan dirimu sebaik mungkin"gumam David dalam hati.


Flash back


David sudah berada di bandara setengah jam lalu, ia diminta oleh papanya untuk menjemput saudari tirinya, sebenarnya David malas, teringat sifat kakaknya yang sangat menyebalkan dan arogan membuat David tidak pernah dekat dengan kakak tirinya itu.


terlebih karena ulah kakak tirinya, mamanya menjadi depresi dan sakit-sakitan hingga kini puncaknya mamanya mengalami stroke karena memikirkan putri semata wayangnya itu.

__ADS_1


"*Semua karena dia yang membuat mama sakit, aku gak akan mentolerir siapapun yang membuat orang yang aku sayangi tersakiti, tidak juga denganmu kak, kita mungkin bukan saudara kandung, tapi mama kita sama dan aku malu memiliki saudari sepertimu yang egois dan bodoh"gumam David yang melihat seseorang Yaang baru keluar sedang celingak celinguk seperti mencari seseorang.


David sengaja masuk kedalam toilet pria ketika wanita itu berjalan kearahnya, setelah beberapa saat ia keluar lagi dan melihat wanita itu kini berjalan ke sisi yang lain, dengan sangat hati-hati David mengikuti Bella tanpa sepengetahuan Bella, hingga akhirnya ia kesal dan duduk di bangku panjang yang berada di bandara.


David sengaja mengambil tempat yang agak jauh dari wanita itu, namun dari posisinya ia bisa melihat jelas apa yang terjadi disana*


"Ah wanita itu tidak pernah berubah, selalu arogan dan seenaknya, sikapnya akan menjerumuskan dirinya sendiri, sungguh memalukan.


Bagaimana mama bisa punya anak tak tahu adat itu, sungguh memalukan"gumam David yang mengikuti kejadian di depannya, hingga akhirnya ia memutuskan mendekati kakaknya, untuk mengakhiri semuanya sebelum tindakan Bella makin membuat keluarganya tercemar.


"Melihat situasinya buruk, lebih baik aku katakan jika kak Bella sakit jiwa, ini akan membuat mereka maklum, sekaligus sedikit meninggalkan kesan Buruk untuknya, jadi kaku sayang, apa yang bisa kamu lakukan??? gak mungkin kamu menyangkal ku kan??? ini salah satu cara agar kamu bisa keluar dari amukan masa, salah sendiri punya mulut kok kasar dan tak beretika"gumam David tersenyum licik


Flash Back OFf


"kamu benar-benar Bajingan licik Dav, aku akan buat perhitungan sama kamu" ucap Bella sudah membuka matanya Yaang terlihat ingin membunuh David


"Hey kakakku sayang, bukannya kamu berterima kasih padaku, kenapa kamu jadi marah??? aku sudah menyelamatkanmu!!!!”


"Menyelamatkanku?? kepalamu gundul itu, alih-alih menyalatkan ku,kamu membuat nama baikku rusak.


Kenapa kau bilang aku mengidap bipolar??? dasar bocah setan" umpat Bella dari kursi penumpang


Bella bisa memaki adiknya setelah mereka memasuki jalan tol


"Justru itu, mereka jadi memaklumi"ucap David tersenyum lebar


"Aku akan adukan perbuatan mu sama papa"teriak Bella marah


"Apa papa akan mentolerir mu jika papa tahu kamu sudah menghina bapak dan ibu tadi??? kakakku yang cantik, ku kira kamu kabur dari rumah beberapa bulan bisa membuat otakmu sedikit pintar, nyatanya....”


"Anak sialan"teriak Bella kalah, ia sepenuhnya setuju dengan ucapan David membuatnya makin kesal


Jangan lupa tinggalkan like and komen kalian ya...

__ADS_1


setiap Minggu off upload chapter baru ya,, 🙏🙏🙏🙏


Namun jika senggang akan author usahakan karena Minggu waktu keluarga, harap maklum ya


__ADS_2