Kinar Istri Bayangan

Kinar Istri Bayangan
Iri Hati


__ADS_3

Bu Tumini tak.mengindahkan tatapan membunuh Caroline, ia terus berjalan mendekati Michael.


Dengan wajah polos Bu Tumini tersenyum


"Maaf tuan, tadi ibu ke toilet.


Tuan mau makan bubur??? saya masak bubur ayam" ucpa Bu Tumini tersenyum lebar


"Tentu Bu, saya mau sarapan sehat dan menarik.


Bukan di suguhkan racun dan tampak mengerikan" sindir Michael sambil melirik ke arah Caroline.


Caroline merasa marah dan terhina.


Jelas-jelas ucapan Michael tertuju pada sosis dan telor ceplok buatnya. ya walau terlihat menyeramkan, itu bisa di makan bukan????


Caroline mengepalkan tangannya erat, ia tetap memasang senyum walau hatinya di penuhi kemarahan.


"Mama, mama aku mau makan bubur ayam.


Aku suka, aku suka" teriak Freya lupa pada masakan Caroline.


Ia hanya merasa mulutnya berliur membayangkan makan bubur ayam yang gurih dan sedap buatan Bu Tumini.


Bu Tumini tersenyum lebar penuh kemenangan. sementara rekanya lebih memilih mengerjakan yang lain.


Ia terlalu takut jika Caroline marah dan ia kehilangan pekerjaan, ya walau itu hanya mungkin. Ia tak mau ambil resiko.


"Sayang, ini bubur mu, makan pelan-pelan ya di tiup dl masih panas" ucap Bu Tumini lembut


"Makasih Nani" ucap Freya memandang penuh bahagia semangkuk bubur.


Tepat saat Bu Tumini meletakkan bubur untuk majikanya, terdengar suara Bel pintu.


Bu Tumini ingin membukakan pintu, namun Michael langsung berdiri


"Biar saya saja Bu, ibu urus sarapan Freya saja" ucap Michael


"Freya mau di suapi mama Caroline" ucap Freya mendorong mangkuknya ke arah Caroline.


"Sayang, mama..."


"Sayang, kamu lagi makan apa???" suara seorang wanita menyapa Freya dengan penuh kasih sayang, tangan wanita itu di genggam mantan suaminya dan terlihat Michael menatap wanita itu dengan tatapan memuja.


Tatapan yang dulu hanya Michael berikan padanya, kini pada wanita di depannya


"Mama....


Mama Kinar gak bilang Freya kalau mau datang" ucap Freya langsung loncat dan memeluk Kinar.

__ADS_1


Kinar berjongkok dan memeluk calon putri tirinya


"Maaf sayang, mama but kejutan.


Uhm sebenarnya papa yang minta sih.


Tuh mama bawakan beef teriyaki sama ekado kesukaan kamu"


"Tapi Freya mau makan bubur, tapi Freya mau makan masakan mama Kinar juga" ucapnya terlihat dilema.


menatap lunck box yang kinar bawa lalu bergantian ke mangkuk buburnya yang masih penuh.


"Bagaiman Kalai makan bubur tapi bisa dong comot daging sama.ekado nya juga " ucap Kinar memberi solusi.


Michael dan Bu Tumini tersenyum lebar, Kinar memang calon ibu luar biasa yang bisa ngemong.


"Makasih mama, Freya sayang banget sama mama Kinar" ucap Freya spontan mencium pipi Kinar


Mereka bertiga nampak seperti keluarga dengan beranggotakan tiga orang dan Caroline merasa tersingkir dan terabaikan seolah ia tak ada di sana


"Eheem eheem" Caroline berdehem untuk menunjukkan keberadaanya


"Bu tum tolong air putih, itu mamanya Freya sepertinya tenggorokan nya gatal" ucpa Kinar tersenyum lebar


"Baik nyonya" ucap Bu Tumini meledek Caroline


Kinar terkejut ingin memprotes, namun.bu Tumini keburu pergi.


Kenalkan dia dokter Kinar. calon istriku" ucap Michael menatap penuh cinta pada Kinar


"Hai aku Kinar, salam kenal" ucap Kinar mengulurkan tangan ingin berjabat tangan.


Namun Caroline hanya memandang dengan tatapan merendahkan.


seolah jika ia menyentuh Kinar ia akan terkena penyakit.


Kinar dengan kikuk menarik kembali tangannya


"Jika kau tak suka, kau orang luar bisa pergi.


Aku mengizinkan bertemu Freya semata-mata karena Kinar yang memintanya.


Setuju atau tidak aku menikah lagi, tak ada kaitannya denganmu. Jadi hormati calon istriku jika kau mau aku hormati" ucap Michael tegas.


Dari kejauhan Bu Tumini mengangguk dan ingin memberikan semua jari jempolnya pada majikanya.


Apa yang Michael lakukan adalah benar.


Wanita itu tak bisa dikasih hati, harus di tegaskan.

__ADS_1


Bahkan jika sudah di jelaskan status dia hanya mama biologis Freya tak lebih dan tak kurang, wanita itu tetap angkuh dan semena-mena


"Papa, papa merusak mood sarapan pagi Freya" ucap Freya berusaha melerai mama dan papanya bertengkar


Walau dalam hatinya ia kecewa dengan sikap Caroline tapi ia tak bisa berkata apa-apa.


Ia hanya ingin ibu kandungnya.


Tapi ia tahu papanya sangat membenci mama kandungnya. Di samping itu sudah ada mama Kinar.


Freya menyayangi mama Kinar dengan tulus, DNA tak mau Kinar sedih.


tapi salahkan ia menginginkan keduanya????


"Maaf sayang, harusnya mama Kinar gak datang jadi merusak sarapan pagi kalian"


"Enggak sayang, sini duduk dekatku" ucap Michael dengan lembut menuntun dan menarik kursi untuk Kinar


"Aku belum makan dari malam, dan aku mau makan dengan melihat wajahmu" ucap Michael sengaja memanasi Caroline. walau kenyataanya ia belum makan namun ia menambah bumbu-bumbu kecemburuan di sana.


Wajah cantik Kinar langsung merona merah karena malu


"Papa lebay ma, jangan di dengar. Dia pria tua yang bucin" ucap Freya entah dari mana mendapat kosa kata baru untuk mengejek papanya


"Freya mau makan buburnya mama suapi?? apa makan sendiri???" Freya melirik ke. arah Caroline yang menatap tajam Kinar, jelas mamanya itu cemburu dengan kekasih papanya


"Enggak deh ma, Freya hari ini mau minta siapin mama Caroline aja ya???"


"Baik sayang, ini lauk kamu , habiskan ya?"


ucap Kinar menyodorkan box berisi beef teriyaki dan ekado, bahkan ada ebi tempura juga, sementara di box makan Michael tidak ada


"Mama ini untuk Freya semua???" tanya Freya kegirangan


"Iya dong, untuk gadis cantik mama. kalau di gabung sama papa, pasti papa makanya cepat dan Freya gak kebagian deh"


"Makasih ma, mama ia the best deh.


Mama yang terbaik" ucap Freya mengacungkan jempolnya, namun ia segera menutup mulutnya, lupa akan adanya Caroline, Caroline mendengus kesal


"Sayang kok aku gak ada udang nya???" protes Michael dengan wajah sedih


"Kau gak boleh banyak makan udang. kolesterol mu naik nanti" ucap Kinar langsung membuat Michael mingkem


"Hahahaha, denger tuh papa tua weeeek" ledek Freya tertawa sambil memegangi perutnya


Bu Tumini dan juga rekanya tak sadar ikut tertawa dan langsung menutup mulut mereka begitu Michael melotot kesal


"Tapi aku pengen kaya Freya sayang" ucap Michael belum mau menyerah. Caroline sampai di buat melongo. Bagaimana bisa seorang pria sukses berkharisma dan seorang pengusaha sukses bersikap manja dan seperi anak kecil pada wanita ini??? bahkan dulu saja Michael tidak pernah bersikap seperti itu padanya. Tepatnya ia yang selalu manja.

__ADS_1


Dulu ia tak tahu jika Michael anak seorang miliader karena yang ia tahu Michael hanya anak yatim yang miskin. Itulah alasan Caroline memilih kabur dengan kekasihnya.


Namun dua tahun belakangan ia baru tahu dan menyesalinya. Akibatnya ia terus membanding-bandingkan kekasihnya dengan Michael hingga akhirnya ia putus dan memilih kembali ke negara ini. tepatnya kabur dari pria itu.


__ADS_2