Kinar Istri Bayangan

Kinar Istri Bayangan
Keinginan Michael


__ADS_3

Kinar terus menunggu Freya yang masih tak sadarkan diri. rupanya Freya sudah susah makan sejak pulang dari kediaman Ridwan, ia menangis dan sedih.


Bahkan walau rindu dengan Kinar, sekuat hati ia tak ingin menelpon Kinar, karena ia tak mau Amera menjelekkannya lagi, ia sakit hati.


Tapi apa yang Amera katakan tak salah, dia adik dari Kinar, sedangkan Freya???


bukan anak, bukan adik, bukan siapa-siapa, Freya merasa tak berharga dan tak punya hak memonopoli Kinar.


Bu Tumini sangat khawatir dengan kondisi Freya, ia ingin menelpon Kinar, namun Freya mengancam akan kabur dari rumah dan selamanya membenci Bu Tumini.


Tumini tak mau gadis kecil itu membencinya karena ia sangat menyayangi Freya seperti cucunya sendiri.


Di lain hal keesokan harinya Michael melakukan perjalanan bisnis di beberapa negara sehingga sudah lima hari Michael tidak pulang.


Freya makin merasa tak berarti.


Ia merasa sendirian tanpa ada orang yang menyayangi.


kondisi Freya yang down membuat ia tak berselera makan hingga dua hari belakangan ia demam karena sangat merindukan Kinar dan ia kelaparan, namun ia tak mau makan, Freya sengaja menyiksa dirinya sendiri.


Kinar langsung menelpon Michael, ia memarahi Michael karena tak mengabari perjalanan bisnisnya, sebenarnya ia tak bermaksud marah dengan Michael, tapi Kinar panik dan kesal sehingga ia lampiaskan pada Michael.


Dua jam kemudian Freya membuka matanya, orang pertama yang ia lihat adalah Kinar dengan mata sembab karena menangis


"Mama" ucap Freya lirih


"Sayang, kenapa kamu jahat sama mama??? kamu buat mama khawatir" ucap Kinar langsung memeluk Freya


"Mama khawatir sama Freya???" tanya Freya menatap Kinar tak percaya


"Anak nakal, tentu saja mama khawatir, karena mama sayang Freya" ucap Kinar mengecup kening gadis kecil itu


"Mama, mama, Freya juga sayang mama, Freya kangen" ucapnya menangis


"Tapi kenapa Freya menghindari mama, mama sakit hati Freya seperti itu"


"Freya kira mama gak sayang Freya, mama kan ada Amera" Kinar mencubit hidung mancung Freya dengan gemas


"Masa Freya gak bisa lihat kalau mama sayang Freya.


Mama juga sayang Amera, kalian dua malaikat kecil mama. Freya buat mama adalah anak mama, yang lahir dari sini, lahir dari hati mama, walau Freya bukan anak kandung mama Kinar.

__ADS_1


Sedang Amera adik mama, tentu saja sebagai saudara kita harus saling menyayangi"


"Mama, mama maafin Freya ya ma" ucpa gadis kecil itu menangis bahagia.


di sudut ruangan Bu Tumini ikut menangis, ia terharu dengan pemandangan didepannya.


gadis kecil yang malang itu akhirnya menemukan cinta seorang ibu dari Kinar.


Allah maha membolak balikan hati manusia.


Allah maha adil dan pengasih. saat Freya tak mendapatkan cinta dari ibu kandungnya, ia mendapatkan cinta yang berlimpah dari dokter yang merawatnya yang mungkin saja akan menjadi ibu sambungnya nanti.


Bu Tumini hanya berharap jika hubungan Kinar dan majikanya berlabuh di pelaminan.


Bu Tumini selalu berdoa agar majikanya, Michael di beri hidayah dan bisa se-akidah dengan Kinar.


"Mama Nany tum nangis tuh ma, masa nenek-nenek nangis" ucap Freya menatap Bu Tumini Yang sedang membuat teh manis


"Orang tua kadang juga harus menangis untuk meluapkan perasaanya, Freya aja kenapa nangis???"


"Takut kehilangan mama Kinar" ucap Freya polos membuat hati Kinar terenyuh.


"Mama akan tetap jadi mamanya Freya, walau nantinya mama tidak menikah atau menikah dengan papa nya Freya, Freya mau gak tetap jadi anak mama Kinar???"


Kinar menyuapi Freya makan, gadis kecil itu makan dengan lahapnya, sesekali senyum terukir di bibirnya yang pucat.


malam harinya Kinar naik ke bed tempat Freya tidur, ia menyanyikan lagu pengantar tidur sampai anak itu tertidur dan Kinar ikut hanyut tertidur.


Sementara sejak sore tadi Kinar meminta Bu Tumini pulang karena kasihan pada wanita paruh baya itu yang terlihat kelelahan.


Jam sepuluh malam Michael sampai di rumah sakit, ia langsung terbang pulang menaiki jet pribadinya.


Saat sampai di ruang perawatan putrinya hatinya menghangat, ia sampai menitikkan air mata melihat kedekatan putrinya dan wanita yang ia cintai.


pemandangan ini seakan ingin selalu ia lihat.


Kinar memeluk Freya dan Freya memeluk Kinar nyaman dalam tidurnya.


Bahkan Freya tersenyum dan makin mendekatkan kepalanya di dada Kinar.


"Tuhan, aku mohon permudah lah urusanku untuk menghalalkan wanita itu, aku dan anakku mencintainya, dia adalah calon ibu dan istri yang Sholehah.

__ADS_1


jika aku belum layak untuknya maka layak kan lah aku, tunjukkan jalanku agar aku menjadi layak untuknya" doa Michael dalam hati.


Michael menaikan selimut menutupi tubuh kedua orang yang ia cintai, mengecup kening Freya lalu Kinar.


Dengan penuh cinta Michael mengelus rambut wanita yang ia cintai, hatinya bergetar. ia sungguh mencintai Kinar, cinta yang besar yang tak pernah ia rasakan pada siapapun.


Sebenarnya beberapa bulan ini ia rajin mengikuti kajian Islam, ia juga aktif bertukar pikiran dengan ulama di negaranya.


ia merasa sesuatu di dalam hatinya saat mendengar lantunan ayat suci Al Quran, hatinya tenang, damai.


dulu ia tak percaya tuhan, dalam pikirannya adalah jika ia sukses itu semua karena usahanya, karena ia di besarkan di keluarga yang menganut sistem demokratis.


kakak tirinya lucky memang beragama muslim walau papa mereka berbeda agama, namun keluarga mereka tetap rukun.


Lucky menyambut niat adiknya dengan baik, ia meminjamkan beberapa buku untuk menambah khasanah keimanan Michael dan pemahamannya tentang keyakinan mereka.


Tapi lucky sebagai kakak juga memberi wawasan dan pengarahan bahwa memutuskan suatu keyakinan bukan karena kita menikah dengan seorang, bukan karena seorang wanita, tapi karena lillahi ta'alla.


Michael memilih tidur di sofa dan tak kembali ke rumah, ia meminta Bu Tumini membawakan pkiaan gantinya dan makanan untuk mereka sarapan besok pagi.


Keesokan harinya


Kinar terkejut mendapati tubuhnya di tutup selimut, ia mengedarkan pandangannya dan melihat Michael yangbtertisur pulas di sofa, pria itu masih memakan kemeja, pertanda ia tak pulang ke rumah.


Kinar mengambil selimut dan menyelimutinya, lalu ia berjalan ke kamar mandi untuk wudhu, setelah itu ia sholat.


Michael yang terbangun menatap kagum pada Kinar, ia terus memperhatikan Kinar Yang sedang menjalankan sholat subuh.


"Loh mas, kamu sudah bangun???"


"Baru aja kok, Kinar, bisakah kau mengajariku sholat???" tanya Michael dengan wajah serius


"Mas??? apa maksudmu??"


"Mau kah kau mengajariku sholat??? aku ingin belajar sholat sebelum aku yakin"


"Aku akan mencari seorang ustad untuk mengajarimu.


Mas..."


"Aku mengerti, aku melakukan itu bukan karena dirimu, itu karena dorongan hati.

__ADS_1


dan alasan lain karena aku ingin menjadikan wanita halal ku" ucap Michael membuat kinar bahagia juga terkejut


__ADS_2