
*Cerita dari versi Raka. *
********************
Seluruh anak yang sudah menjadi tahanan untuk di jual organnya itu, mereka masih di kumpulkan di ruangan yang sama sebelum nantinya mereka di eksekusi.
Kejahatan mereka semakin menjadi jadi untuk saat ini. Dan sepertinya bukan hanya satu kelompok yang melakukan hal ini. Tapi ada beberapa kelompok. Karena kejadian yang mengarah ketindakan pegumpulan anak itu terjadi di beberapa titik dan bisa di bilang waktunya hampir berdekatan.
Anak anak itu, berusaha tenang saat mendengar perkataan gadis yang bernama Yasmin tersebut. Hanya saja, mereka masih belum tau kapan mereka akan terbebas dari tempat itu.
Sedangkan di villa, saat Raka sibuk dengan pkiranya. Tiba tiba hpnya mendapat pesan. Dan itu dari Dira. Segera Raka membukanya, dan melihat hanya ada di kirim sebuah lokasi saja.
" Kenpa Ka? kenapa kamu terlihat bingung begitu? siapa yang mengirim pesan? "
" Dira om... dia mengirim pesan sebuah lokasi. "
__ADS_1
" Apa itu artinya dia dalam masalah Ka? kita harus segera kesana. "
Bila berhubungan dengan masalah Dira, Alvin paling cepat bereaksi. Tapi Raka dan Angga mereka diam saja dan melihat lokasi yang di kirim Dira.
Mereka yakin tujuan Dira bukan hanya ingin mereka datang ketempat itu karena dia dalam bahaya. Tapi pasti ada maksud lain.
" Ka... Om... ayo cepat kita temui Dira. "
" Vin... diam.. coba kamu pikirkan. Apa mungkin Dira dalam masalah bila dia masih bisa memegang hp dan mengirim pesan begini? aku rasa itu tidak masuk akal. Pasti ada hal yang lainnya. "
Akhirnya Alvin melihat juga kearah hp milik Raka. Dan mengamati lokasi yang Dira kirimkan. Tempat itu seperti tidak asing untuk Alvin. Tapi dimana? itu yang masih di pikirkannya.
Angga dan Raka langsung berdiri. Karena mereka seperti sama sama memikirkan sesuatu tentang Dira.
" Om, aku akan bawa mobil yang agak besar dan om tolong suruh benerapa anak buah om datang dengan persenjataan yang lengkap. "
__ADS_1
Raka dan Angga langsung pergi meninggalkan Alvin sendirian yang menatap bingung mereka.
" Aku yang memberi info, tapi mereka yang pergi terburu buru. Padahal ada cara cepat untuk ke tempat itu tanpa harus menggunakan mobil. Aku yakin Dira juga melewati jalan itu. Karena dia tidak ada membawa mobil disini. "
Alvin memutuskan berjalan menuju tempat Dira dengan mengikuti jalan yang Dira sudah lewati sebelumnya. Alvin hanya bermodalkan beberapa pisau dan senter untuk penerangan dirinya disana.
Setelah cukup lama Alvin berjalan, dia melihat ada rumah yang dia maksud itu. Tapi dia melihat ada beberapa orang yang berjaga di tempat tersebut. Sehingga dia pelan pelan ingin mencari dimana keberadaan Dira.
Alvin sedikit demi sedikit mengintip kedalam dan mencari celah agar bisa menemukan Dira.
" Apa Dira di tangkap mereka ya? "
Pikiran buruk Alvin langsung di tepisnya saat dia melihat ada seorang wanita yang juga sedang bersembunyi di dekat pilar. Sepertinya dia juga sedang memantau keadaan saat ini.
Wanita itu adalah Dira. Jadi Alvin secara perlahan mulai berjalan maju lagi untuk dapat mendekati Dira di tempat itu.
__ADS_1
Saat berada di dekat Dira, Alvin yang ingin menepuk pundak Dira, tiba tiba ingin di serang oleh Dira.
" Aku.. aku... "