
Tolvar dengan segala penyamarannya, dia menyelinap keluar untuk menjemput Dira. Dia tidak memberitahukan orang lain tentang hal ini. Karena dia tau kalau akan banyak yang ingin datang nantinya untuk menjemput Dira.
Sedangkan, saat Tolvar akan pergi, di dekat dirinya berdiri sekarang ini terdengar suara napas yang memburu. Dan Tolvar sangat tau siapa pemiliknya.
Chupa. Dia mengetahui kepergian Tolvar kali ini. Dan karena pesan dari Dira yang mengatakan Chupa tidak boleh membiarkan mereka keluar dari rumah bagaimanapun keadaannya, membuat dia menahan Tolvar saat ini.
Tingkah laku yang di tunjukan Chupa sekarang ini seperti dia siap menyerang Tolvar dengan sekali serangan. Tolvar sangat tau betapa setianya Chupa pada Dira. Jadi dia ingin menjelaskan kalau Dira yang sudah memberikan dia ijin pergi.
" Chupa.. hey.. dengar. Aku sudah di beri ijin oleh Dira untuk pergi. Lagi pula aku sekarang akan menjemput dia. Jadi biarkan aku pergi oke. "
Chupa tetap tidak bergeming. Dia tidak akan mendengarkan perintag siapapun kecuali Dira. Jadi Tolvar agak kebingungan saat ini mengatasi Chupa.
__ADS_1
" Sepertinya Dira menyuruh aku menjemput dia dengan maksud terselubung juga. Karena ini baru pertama kalinya terjadi. Dia pasti sudah tau kalau Chupa akan menahan aku. Dan aku harus mengalahkan Chupa dulu sebelum bisa menjemput Dira. "
Sebenarnya, apa yang di pikirkan Tolvar adalah benar adanya. Dia tidak akan semudah itu untuk di berikan ijin keluar oleh Dira tanpa ada tujuan tertentu. Apalagi Dira tau kalau Tolvar sangat tidak aman ada di luar sana. Jadi suatu ketidak mungkinan bila Dira langsung menyetujui hal itu.
" Seharusnya aku sadar betapa liciknya wanita itu. Dan bagaimana cara dia berpikir sampai sekarang ini sulit aku prediksi. Dira terlalu rumit untuk di pahami. "
Dengan terpaksa Tolvar harus berolah raga malam dengan Chupa. Dan Chupa, tidak pernah bermain main dalam hal melawan musuhnya. Kecuali, Dira yang memeribtahkannya. Sedangkan saat ini, Dira tidak ada di sana. Dan sudah pasti Chupa tidak akan bisa terkendali saat ini.
" Chupa, kau harus menjaga mereka semua agar tidak keluar dari tempat ini bagaimana pun caranya. Bila sampai keluar, kamu akan aku hukum sebagai gantinya. Kalau kamu terpaksa, kamu boleh melukai mereka. "
Di villa, saat ini sudah jam makan malam. Dan saat Angga ingin membangunkan Dira di kamar, dia tidak melihat siappun.
__ADS_1
Angga bahkan sampai mencari di sekeliling villa. Tapi tidak ada yang melihat Dira. Dia juga memeriksa cctv di villa itu bersama kedua pemuda lainnya. Tapi tetap tidak di temukan.
" Dira kemana? kenapa bisa menghilang tanpa jejak begini? "
Angga sangat khawatir pada Dira, begitu juga dengan Alvin. Tapi Raka berulang kali melihat rekaman cctv itu. Dan dia yakin ada yang salah. Tapi apa dan dimana dia belum tau akan hal itu.
Saat sadar akan hal anehnya, Raka langsung duduk tenang. Dan ini membuat Angga sangat heran dengan reaksi Raka yang tenang saat Dira tidak ada di dekatnya.
" Ka..."
" Sudah om.. nanti saat gadis nakal itu kembali aku akan menghukum dia. "
__ADS_1
" Maksud kamu apa? "
" Hanya dia yang bisa membuat hal ini terjadi om. Dia akan kita temukan bila dia menginginkanya. tapi bila tidak, kita tidak akan bisa menemui dia. Asal dia pergi sendiri dan tidak bersama laki laki ini. Aku merasa semua aman. Karena itu artinya dia dalam mode tidak bisa di usik dan di sentuh siapapun. "