
"Jangan mengagetkan aku. Aku hanya ingin mengganti obat itu dengan yang aku bawa. Ini itung itung aku membantu Tolvar agar menenangkan dirinya. "
Albert membiarkan Dira melakukan apa yang dia mau dan dirinya sendiri sedang mengawasi sekitar agar tidak katahuan. Disaat semua sudah selesai di lakukan Dira, mereka segera pergi dari tempat itu dan berjalan menyusuri area istana lagi.
" Al... tunggu sebentar, aku ingin meninggalkan sesuatu dulu di tempat ini. Setelah itu kita langsung pulng. firasat aku sedang tidak baik baik saja saat ini. "
" Kamu mau melakukan apa lagi sih? "
" Hanya meninggalkan beberapa tanda sayang pada mereka. Aku ingin bermain petasan di dari tadi. Tapi tidak bisa aku lakukan. Dan di rumah sudah pasti Tolvar dan yang lainnya sudah menyalakan semua petasan aku. Jadi apa salahnya bila kita melakukannya di tempat ini. "
__ADS_1
Albert tidak menyangka dengan cara berpikir dari kekasinya ini. Dia beselumnya mengatakan hanya akan mengawasi dan berkunjung saja. Tapi dia ternyata me. bawa hadiah untuk di tinggalkan di istana ini.
" Kau penuh dengan kejutan sayang. "
" Sudah diam. Coba bantu aku memasang semua petasan kecil ini di berbagai sudut. Aku ingin melihat nanti rumah aku ada yang rusak atau tidak. Bila ada yang rusak, aku akan aktifkan semua petasan ini. Semua harus adil bukan? "
Dira mengatakan semua sambil tersenyum manis pada Albert. Dan di balik senyum manis itu Albert tau ada sisi kejam dari Dira yang dia tutupi dengan sikap polosnya saat ini.
" Aku hanya waspada akan banyak hal. Mungkin kamu memiliki mata yang tajam. Tapi aku juga tidak kalah dalam rencana dengan kamu. Jadi tuan Braham, apa kamu siap untuk lanjut bermain setelah ini dengan aku? "
__ADS_1
Albert tidak paham akan maksud dari Dira ini. Dia tidak tau dimana akan bermain lagi. Karena setau dirinya, mereka akan segera pulang saat ini. Dan sudah pasti kalau masalah di rumah saat ini sudah di atasi oleh semua anak buah mereka. Albert begitu yakin karena anak buahnya itu adalah orang orang hebat dan jumlah mereka tidaklah sedikit. Begitu juga dengan anak buah Dira. Mereka akan sulit untuk di kalahkan. Ditambah adanya jebakan yang sudah di siapkan oleh Dira. Jadi kemenangan sudah pasti milik mereka.
" Jangan terlalu percaya diri tuan. Sebaiknya kita bergerak cepat saat ini. Jangan sampai ketahuan. Dan Yasmin keburu bangun di rumah nanti "
Albert dan Dira segera mungkin melakukan semua perkernaan mereka. Bahkan banyak sekali hal menjijikan yang Dira lihat di dalam istana saat ini. Itu membuat dirinya semakin ingin untuk cepat membereskan masalah Tolvar dan kembali secepatnya mengurus masalah dirinya dengan Wuhan.
Di rumah Dira saat ini, pertarungan yang terjadi sudah berbalik. kemenangan yang sebelumnya di pikirkan akan mudah di dapatkan oleh Tolvar dan yang lainnya saat ini berbalik mereka sedang di posisi harus menyerah dan mengaku kalah.
Tolvar sudah babak belur dan banyak anak buah yang sudah gugur dalam pertempuran itu. Bahkan anak buah Albert yang paling handal saat ini tangannya dan kakinya sudah di patahkan oleh utusan kerajaan.
__ADS_1
" Kalian lebih baik mengaku kalah saat saat ini. Itu akan jauh lebih baik untuk kondisi kalian sekarang. bila kalian masih ingin melawan, kami tidak akan segan segan untuk menyiksa kalian lebih kejam lagi. "