Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Memulai Menunjukan Diri


__ADS_3

Hari hari berlalu, banyak hal yang sudah di pelajari oleh Tolvar dan orang orangnya. mereka hampir semua sudah memantapkan latihan fisik dan yang lainnya bersama Dira. Pembangunan kastil pun semakin cepat dengan bantuan dari mereka. Dira mulai menyusun rencana untuk perusahaan yang dia miliki. Dia ingin mulai menunjukan diri. Tapi masih memikirkan semua orang yang bersama dirinya.


Dira rasa akan sangat sulit apabila mereka ikut pindah dengan Dira ke kota saat semua belum terkendali. Jadi Dira ingin pergi sendiri dulu dan menyiapkan segalanya sebelum mereka mendampingi.


Selain itu, Dira juga tidak mau menarik perhatian musuh dulu sebelum mereka siap bertarung. Karena itu sangat berbahaya. Jadi Dira ingin nanti yang menjaga di kastil adalah Chupa bersama mereka dulu.


" Tolvar, ada yang ingin aku bicarakan dengan kamu dan ini sangat penting. "


" Baik nona, ada apa ya? "


" Aku berencana untuk mengurus langsung perusahaan yang sudah aku bangun sekarang. Sedangkan kalian tetaplah tinggal di sini. Karena belum aman untuk kalian keluar sekarang. "

__ADS_1


" Tapi nona, keselamatan anda bagaimana? "


" Kamu meragukan aku? "


" Bukan begitu nona, tapi akan sangat sulit bila anda sendiri disana. Belum lagi binatang anda tidak akan setuju dengan kepergian anda. Saya takut dia akan lepas kendali saat tidak ada anda. "


" Untuk Chupa kalian tidak usah kawatir. Dia binatang yang manis dan jinak. Tenang saja untuk itu. "


Tapi memang Chupa hanya akan menurut kepada Dira saja. Dan selalu bertingkah seperti kucing kucu di depan Dira. Tapi di belakang Dira, chupa tetap binatang pemburu dan buas. Jadi tidak ada yang berani mengganggu Chupa.


" Jangan terlalu di pikirkan untuk Chupa. Aku akan buat dia paham kalau kalian bukan musuhnya. Awal pertemuan kalian memang meninggalkan kesan buruk untuk Chupa. Jadi wajar saja hal itu terjadi. "

__ADS_1


Tolvar sadar dengan hal itu. Dan dia hanya bisa menerima perkataan Dira. Dia berharap semua berjalan lancar. Dan nanti Dira akan aman di luar sana.


Selesai berdiskusi dengan Tolvar, Dira mulai merenung di balkonnya. Pandangan dia jauh menerawang kedepan.


" Aku tidak akan membiarkan kamu menang kali ini. Sudah cukup selama ini kamu selalu hadir di kehidupan aku dan aku kalah. Kali ini akan beda, aku akan datang dengan kesiapan yang lengkap dan matang. "


Dira masih memikirkan Wuhan. Dan bagaimana dia nanti mempersiapkan dirinya. Selain itu, Dira beberapa hari belakangan juga mendapatkan pengelihatan tentang seorang pria yang sedang mencari dia. Dira tidak tau siapa itu, dan kenapa dia di cari.Jadi, untuk menjawab pertanyaannya, dia akan pergi ke kota untuk melihat secara langsung.


Di sebuah rumah kecil, terdengar teriakan kesakitan dari seorang pria dan wanita. Mereka sudah memohon berulang kali agar di lepaskan tetapi tidak ada yang mau membebaskannya.


" Bagaimana rasanya?. Masih ingin untuk mencoba memeras aku?. Kalian pikir aku begitu bodoh tidak mengetahui bagaimana kalian sebenarnya!. Jangan berpikir kalian bisa memanfaatkan aku begitu saja. Karena aku bisa dengan mudah membunuh kalian saat ini juga."

__ADS_1


" Tuan..... maafkan kami tuan... kami janji tidak akan mengulangi lagi..... Tuan... tolong beri kami kesempatan untuk membatu anda mencari anak itu lagi. Kami mohon.... "


__ADS_2