Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Alasan Dira


__ADS_3

Kesehatan ibu Alvin semakin baik dan seperti akan pulih dengan cepat. Dira memang merawat nyonya Bulan dengan sangat teliti dan penuh perhatian. Di hadapan ibu Alvin, Dira selalu bertingkah seperti gadis polos dan lugu.


Tetapi saat dia ada di luar, dia akan terlihat dewasa dan elegan. Hal itu seperti melihat dua sisi yang berbeda dari Dira untuk Angga.


Bisnis Angga semakin berkembang saat Fredi sudah tidak ada lagi di dunia ini. Sedangkan istri Fredi, dia tidak tau apapun dan tetap menjalani hidupnya normal saja. Karena memang dia tidak pernah di anggap. Dan Fredi maupun Bryan memang jarang untuk mengabari dirinya tentang apapun yang sedang di lakukan.


Hari ini Raka dan Alvin berencana akan pergi menemui klien dari perusahaan Adiputra. Dan ternyata yang ingin bertemu adalah CEO nya langsung dengan mereka.


Semua seperti dugaan Dira. Mereka akan diajak CEO nya bertemu dan langsung membahas pekerjaan.


" Selamat siang... "


" Selamat siang tuan"

__ADS_1


Raka dan Alvin langsung memndengar tentang apa tujuan dari perusahaan Adiputra itu mengajak mereka berkerjasama. Saat semua sudah selesai mereka akhirnya mengobrol ringan. Tidak ada hal yang mencurigakan. Dan menurut Raka semua yang ada di kontrak kerjasama adalah hal yang baik. Semua menguntungkn untuk mereka.


Tetapi Alvin merasa curiga. Karena tidak biasanya Dira mengatakan pesan begitu pada dirinya tanpa ada tujuan tertentu.


" Tuan Viki, saya sangat mengagumi anda yang masih muda ini sudah membangun usaha yang sangat besar. Dan setau saya, perusahaan ini hasil kerja keras anda sendiri. Benar begitu kan tuan Viki? "


Raka mulai berbicara obrolan ringan untuk mengisi waktu sebelum makanan mereka di sajikan.


" Benar sekali, saya membangun usaha saya ini semua karena usaha sendiri. "


Jadi Alvin langsung memberikan kode pada Raka agar tidak menanda tangani perjanjian dulu. Mereka harus meminta waktu dulu.


" Maaf tuan Viki, kerja sama ini memang sangat menguntungkan untuk perusahaan kecil milik kami. Tapi bisakah kami memikirkannya lagi? Bukan maksud saya lancang. Tapi saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Karena seperti yang tuan Viki tau, saya buka pemilik perusahaan ini. "

__ADS_1


Viki dia mengepalkan tangannya di bawah meja. Tetapi ekspresi wajahnya tersenyum ramah oada Raka. Dia tidak menyangka kalau perusahaan kecil begini akan memikirkan lagi kerjasama yang dia tawarkan.


" Tunggu saja. Kalian akan masuk dalam jebakan aku. Dan perusahaan kalian akan jadi milik aku. "


Pikiran Viki sangat picik saat dia berbisnis. Dan hal itu Dira sudah ketahui. Jadi Dira meminta Alvin ikut dengan Raka agar bisa memahami cara kerja Viki.


Selesai pertemuan itu, tanpa sengaja Alvin berjalan dan bersenggolan dengan salah seorang tamu disana.


" Kau.. "


" Ma.. "


Ucapan Alvin langsung terhenti saat melihat yang dia tabrak. Itu adalah mantan kekasihnya dulu. Dan saat ini dia sedang berjalan dengan laki laki yang berbeda lagi. Kali ini baru mata Alvin terbuka lebar. Dia melihat betama murahannya wanita yang dulu dia punja puja itu.

__ADS_1


" Untung aku ketemu Dira dan di tolong olehnya saat itu. Bila tidak, rugi nyawa aku untuk berkorban demi wanita seperti dirinya. "


Alvin langsung pergi tanpa memperdulikan mantan pacarnya yang terus masih mendangi dirinya saat ini.


__ADS_2