Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Jangan Bunuh Aku


__ADS_3

Semua perkataan dari Albert di dengar oleh Dira. Tapi dia tidak peduli sama sekali. Dia berpikir dia tidak boleh menyembunyikan apapun dari orang yang dia percaya saat ini.


Selesai dengan urusannya Dira kembali ke arah Alberto. Dia kembali berjongkok di hadapannya. Dan Dira melihat bagaimana cara Alberto memandang dirinya.


" Kau takut aku perlakukan sama seperti dia? Seharusnya kau tidak perlu takut. Karena aku tidak akan melakukan hal itu. Aku mau kau menjawab dulu siapa orang aku sebutkan ciri cirinya tadi? "


Alberto merasa sudah lelah berpikir untuk masalah itu. Emosiny terus di permainkan oleh Dira. Dan kelemahannya terus di serang oleh Dira saat ini.


" Alberto... bila kau belum tau juga siap orang itu, apa kau mau tau kenapa anak mu di perlakukan dengan kejam begitu? "


Dira menjeda pembiracaraannya saat melihat ada pergerakan di dekatnya. Ada yang ingin melukai dia saat dia berbicara kebenaran pada Alberto. Dan orang itu adalah mata mata yang sedang mengawasi Alberto selama ini.


* jleb*


* uuuuhhkkk*

__ADS_1


Sebuah besi pendek di lemparkn Dira kepada orang itu dan tepat mengenai jantungnya. Sehingga orang itu seketika meninggal.


" Aaaahhh mengganggu saja. "


Semua melihat hal itu. Dira melempar besi itu tanpa melihat ke arah lawannya dan tepat mengenai sasaran. Suasana semakin mencekam saat Dira ternyata mengawasi semua yang ada di dalam ruangan itu.


" Dira... sebenarnya apa yang dia mau saat ini... Dia tidak langsung membunuh Alberto dan terus mempermainkanya. Apa keinginan Dira sebenarnya."


Pikiran Tolvar saat ini belum bisa mengerti jalan pikiran Dira. Karena banyak hal yang baru saja dia ketahui di tempat ini setelah Dira mengungkapkannya tadi.


" Mereka sengaja menggunakan anak mu untuk memancing emosi kau agar bisa mereka jadikan pion dalam permainan ini. Mereka menyiksa anak mu perlahan lahan dengan menyayat sedikit demi sedikit kulitnya. Membiarkan anak mu merintih kesakitan dan berharap kau cepat datang dan menolangnya. Tapi di saat itu, kau sedang terlena dengan semua kesibukan kau dan kesedihan yang kau rasakan setelah meninggalnya istri mu. Padahal dia menitipka anak itu pada kau, agar kau ada temannya dan tidak terlalu merasa kehilangan akan sosok dirinya nanti. Tapi kau menelantarkan dia sehingga kau kehilangan kesempatan untuk menjaga kenangan terakhir istri mu. "


Dia ingat bagaimana sebelumnya dia sangat sibuk dengan berbagai proyek saat berkerja sama dengan teman karibnya. Yang bisa di bilang sahabat untuk dia.


Tapi dia tidak menyangka semua kerjaan dan proyek itu, ternyata membawa dia kepada rasa kehilangan yang luar biasa saat ini.

__ADS_1


" Kau sudah tau siapa yang membunuh dan dalang dari semua kesakitan kau ini Alberto? Ya.. teman baik mu.. Nikolas. Dia juga yang sudah membunuh anakmu. Dia menaruh banyak mata mata di sekita mu saat ini. Dan dia melakukan itu karena dia sakit hati pada kau yang bisa menikahi wanita yang sangat dia cintai. "


Sekarang Alberto mengingat segalanya. Dia ingat segala macam masalah yang hadir semenjak dirinya bersama Nikolas membangun bisnis itu. Setelah itu penderitaan demi penderitaan datang menghampirinya. Dan Nikolas juga yang mengenalkan dia pada dunia bawah ini.


" Akhirnya kau sadar juga Alberto... dan kau ingat siapa orang yang sangat di percaya Nikolas? Dia orang yang sedang aku incar. "


Setelah berkata begitu, Dira ingin membunuh Alberto secepatnya. Tapi Alberto memohon sambil menangis agar dia di ampuni.


" Aku mohon. Berikan aku kesempatan untuk hidup sekali saja. Aku ingin membalaskan dendam anak ku pada mereka. Aku mohon.. "


Dira tersenyum puas. Ini yang dia mau. Alberto memohon kehidupannya kepada Dira saat dirinya sendiri sudah tidak berdaya.


" Kau sudah melakukan kesalahan dengan menyentuh orang orang ku Alberto. Dan sepertinya cerita kali ini sudah cukup. Temuilah istri dan anak mu di sana. Dan berdoa lah agar mereka tetap mau melihat kau yang telah melakukan banyak kejahatan ini. "


" Sreeeettt"

__ADS_1


" duuukk duukkk dukkk. "


Kepala Alberto langsung berbisah dari badannya saat Dira sudah memotong lehernya.


__ADS_2