Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Akhir dari Fredi


__ADS_3

NB: Dalam cerita nanti akan ada adegan kekerasan. Jadi untuk para pembaca di bawah umur harap tidak membacanya. Dan jangan pernah mencoba untuk melakukan hal yang sama. Semua yang di tulis di cerita hanyalah karangan saja. Tidak untuk di tiru. Ingat itu ya... 😊😊😊😊


Keringat dingin susah membasahi dahi Fredi saat Dira mendekatinya tadi. Sekarang di tambah Dira mengeluarkan kalimat begitu membuat dia tidak bisa menyembubtikan ras takutnya kepada Dira.


" Siapa sebenarnya gadis ini? wajahnya memang sama dengan Ayu dan aku yakin dia anak dari Angga. Tetapi kenapa sifatnya sangat jauh berbeda. Dia seperti sudah biasa melakukan hal kejam selama ini"


Pertanyaan demi pertanyaan ada di pikiran Fredi tapi dirinya tetap diam dan memperhatikan apa yang Dira akan lakukan pada dirinya.


Bryan yang masih menangis sebelumnya sudah di singkirkan agak jauh oleh anak buah Dira agar tidak mengganggu apa yang akan Dira lakukan.


Tetapi saat Bryan mendengar perkataan Dira, dia seketika diam dan melihat denga tenang apa yang akan Dira lakukan nantinya.


Dira perlahan mengangkat pisaunya dan menatap anak buah dari Raka yang di rasa cukup kuat. Kuat dalam menahan diri agar tidak muntah dan kuat dalam memegang Fredi. Saat menemukannya dia lalu memerintahkannya memegangi Fredi.


" Kalian pegangi dia sekarang."

__ADS_1


Anak buah Raka sudah tau bagaimana sifat Dira. Jadi mereka langsung melakukan apa yang Dira perintahkan tanpa ada bantahan sama sekali. Karena bila membantah saat emosi Dira sedang tinggi, Mereka yang akan mendapatkan masalah besar.


" Brengsek lepas... lepaskan aku.. brengsek.. "


" Lepas? kau ingin di lepaskan? sangat mudah kau berkata begitu. Apa sebelum melakukan hal ini kau ada niat mengampuni aku dan papa ku? Aku rasa tidak"


*pluk*


" aaaaakkkkkhhhh.... aaaakkkhhhh... sakit... aduuuhhhh"


" Dengan tangan ini kau mencekik ibu ku... benar begitu kan Fredi... "


Dira bertanya dan mengabaikan teriakan kesakitan yang terus Fredi keluarkan. Dira seolah tidak terganggu sama sekali. Tatapan mata Dira masih tajam dan gelap saat ini.


* Sreet*

__ADS_1


Sekali sayat, pergelangan tangan Fredi langsung terputus begitu saja.


Dan jerita kesakitan dari Fredi semakin terdengar di ruangan itu. Raka yang melihat apa yang Dira lakukan, hanya bisa menghela napas saja. Dia tidak mungkin mengganggu kesenangan Dira saat ini. Jadi, dia hanya akan menjadi penonton yang baik saja saat ini.


" Kau menghina papaku dengan mulut mu ini kan.. sangat lancang perbuatan mu itu Fredi."


Lalu lagi lagi Dira menyayat bibir Fredi sehingga terbuka lebar di kanan dan kirinya.


Tidak ada kata ampun dari Dira untuk Fredi saat ini. Dia juga tidak membiarkan Fedi menjawab apa yang dia tanyakan.


Dengan perlahan lahan bagian dari tubuh Fredi sudah terpisah dari badannya. Dan itu di saksikan langsung oleh Bryan.


Dengan tenang Fredi di mutilasi oleh Dira. Dan di biarka mati secara perlahan olehnya.


Saat semua sudah selesai dia lakukan, Dira langsung melihat kearah Bryan. Dia mendengar segala apa yang Bryan pikirkan. Dan itu membuat Dira tersenyum menyeringai.

__ADS_1


" Kau mau bermain dengan aku Bryan? Sepertinya kau tidak ada merasakan kesedihan saat melihat papa mu aku perlakukan begini. Apa kamu tidak apa apa? "


__ADS_2