
Tolvar dan anak buahnya benar benar sibuk dengan pekerjaan yang di berikan oleh Dira. Mereka tidak menyangka kalau Dira bisa membuat rancangan yang sangat sempurna begini.
" Nona sangat pintar ya.. Dia bahkan bisa membuat rancangan sempurna begini. Aku yakin ini tidak di buat sehari saja oleh nona, semua samgat detail dan sempurna. Pasti ini sudah proyek lamanya yang baru dia keluarkan sekarang."
" Sudah hentikan. Ini bukan perkara yang mudah. Kita di berikan rancangan belum cara untuk membuat bentuk yang di inginkan. Apalagi nona meminta kita membuat robot ini seperti cloningan manusia asli. "
Mereka akhirnya berpikir keras akan hal itu. Memang akan di perlukan percobaan yang banyak dan waktu yang lama juga. Mereka akan kesulitan bila sampai semua gagal di percobaan pertamanya.
" Tuan, menurut anda apa yang sebenarnya nona rencanakan ini? Kenapa nona meminta membuat hal seperti ini? Semua ini sepertinya di butuhkan dalam waktu cepat. Apa yang anda tau mengenai masalah ini tuan? "
Tolvar tidak bisa menjawab karena rencana Dira selalu bisa di luar akal sehatnya. Dia tidak berani menduga duga rencana Dira. Dia hanya bisa menjalankan apa yang Dira minta.
" Sebaiknya kita tidak ada membahas hal ini lebih lanjut. Aku yakin Nona Dira akan secepatnya datang kemari dan menjelaskan semuanya pada kita. "
__ADS_1
Saat ingin pergi dari tempat pembuatan kerangka robot, Tolvar di hampiri oleh Syan untuk menanyakan sesuatu lagi.
" Tuan, maaf. Nona meminta saya membuat tiruan jantung dan darah manusia.Hal itu memerlukan bahan peraga aslinya. Dimana kita mendapatkan hal itu? Tidak mungkin kita mengambil dari orang sekitar bukan? "
" Apa organ binatang tidak bisa di gunakan? "
" Banyak hal berbeda dalam hal itu tuan. Kita perlu bahan aslinya. "
Mereka semua terdiam untuk masalah ini. Mereka sama sama bingung dimana harus mencari bahan peraga untuk membuat duplikat yang di inginkan Dira.
Tiba tiba suara Dira terdengar dan memerintakan mereka. Mereka semua sigap akan perintah Dira dan segera melakukan apa yang Dira minta.
Tidak ada pertanyaan yang mereka ajukan lagi begitu melihat Dira ada di sekitar mereka. Karena mereka yakin kalau semua akan cepat terselesaikan saat Dira ada disana.
__ADS_1
" Kau bagai hantu Ra.. kau datang tanpa pemberitahuan dan pergi tanpa berpamitan. Aku sampai tidak bisa membaca apa saja rencana kamu sebemarnya. "
Tolvar lanjut melakukan perkerjaannya dengan mengatur program otak untuk robot itu. Dia tau pasti Dira akan meminta dirinya berkerja cepat.
Perjalanan melelahkan untuk Yasmin dan Dira sudah mereka lalui. Dira membawa mobilnya ke berbagai tempat dan mengganti beberapa kali mobil untuk mengelabuj musuh yang terus mengawasi mereka. Hingga perjalanan pagi dari rumah Angga, akhirnya mereka sampai di rumah hutan saat hari menjelang malam.
Albert berulang kali menghubungi Dira karena merasa tidak tenang dengan keadaan Dira dan Yasmin. Namun selalu di yakinkan oleh Dira kalau mereka aman saja selama masih bisa berganti ganti mobil.
" Yas, kamu istirahat dulu ya.. Nanti kita makan malam bersama. Mama akan membuat makanan kesukaan kamu. "
" Makasi ma.. Aku pusing saat ini pingin tidur. Mama bawa mobil terlaku cepat. "
Dira membiasakan Yasmin memanggil dirinya mama saat ini. Karena itu sebagai latihan untuk nanti program robot yang dia punya.
__ADS_1
" Istirahatlah sayang. "