Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Aku Berhak


__ADS_3

Mendengar larangan yang di lontarkan oleh seorang pria, membuat Angga mengerutkan keningnya. Angga yakin kalau tidak mungkin orang yang tidak kenal dengan Dira bisa masuk bebas kedalam apartemen anaknya.


Jadi Angga tidak berbuat gegabah. Dia ingin melihat dulu siapa pemuda di hadapannya saat ini.Dan apa hubungannya dengan anaknya Dira.


Dira yang tau Raka datang langsung menyambut Raka dengan pelukan. Sejak Dira menerima Raka sebagai kakaknya, Dira tidak sungkan lagi bermanja dengan Raka. Dan hal ini sangat di sukai Raka.


Dia merasa Dira menerima dirinya seperti Dira menerima A ying.


" Kakak.... "


" Kamu tidak apa apa? ada yang terluka? "


Dira tau maksud perkataan Raka. Jadi dia hanya menggeleng di dalam pelukan Raka.


Alvin yang melihat hal itu merasa cemburu lagi. Dia merasa tidak terima Dira bersentuhan dengan laki laki lain. Apalagi sampai bermanja begitu.


" Maaf... anda siapa? "


Pertanyaan itu akhirnya muncul dari Angga. Karena dia melihat putrinya sangat nyaman di pelukan laki laki itu. Sebenarnya Angga berpikir kalau Alvin lah yang menjadi pasangan putrinya.


Tetapi saat melihat hal yang saat ini, membuat Angga berpikir ulang lagi.

__ADS_1


" Saya Raka. saya kakak dari Dira. "


" Saya Angga, ayah kandung Dira. "


Mereka sama sama menyayangi Dira dan saat ini sedang memperkenalkan diri. Raka terlihat jelas tidak menyukai Angga datang.


" Anda tidak seharusnya datang lagi di kehidupan Dira. Dia sudah bahagia sekarang tanpa anda. "


"Anak muda, kamu terlalu sombong dalam berbicara. Saya adalah orang tua kandungnya dan saya berhak untuk bersama putri saya dan melindunginya. "


" Anda sudah meninggalkan dia sedari dulu. Sekarang hak anda sudah tidak ada lagi. "


" Itu saya akui saya salah tapi bisakah... "


" Sudah cukup. "


Dira melepaskan pelukannya dari Raka dan langsung bersikap tegas kepada kedua orang dewasa itu.


" Kakak duduk. Dan papa juga diam tenang. "


Tatapan mata Dira tajam dan terlihat tidak bisa di bantah. Lalu dia juga menatap Alvin.

__ADS_1


" Vin tolong ambil air putih untuk Kak Raka. "


Dengan terpaksa Alvin melakukannya. Padahal dia saat ini sedang cemburu.


" Kak Raka. apa maksud kakak tadi itu? kenapa bersikap tidak sopan begitu kepada orang tua? Dan papa, jangan terpancing emosi dengan kak Raka. Dia tidak jahat kok. "


Perkataan Dira membuat kedua orang yang sebelumnya berseteru menyunggingkan senyumnya. Mereka merasa Dira tidak memihak siapapun dari mereka. Mereka malah merasa di perlakukan dengan sama oleh Dira.


" Kamu sangat dewasa Ra... "


Perkataan Raka di setujui oleh Angga.


" Kamu tidak memihak salah satu dari kami. "


" Untuk apa aku memihak salah satu dari kalian. Kalian kan sama salahnya. "


Jawaban Dira bertepatan dengan datangnya Alvin dengan membawa air untuk Raka.


Setelah meminum airnya, Raka langsung menatap serius Angga. Dan Angga tau, Raka ingin bicara serius.


" Tuan saya tau anda ayah kandung Dira, tetapi bila masalah masalalu anda belum juga anda bereskan, saya takutnya nanti adik saya akan menjadi korban. Jangan membuat janji akan melindungi adik saya lagi. Sedangkan dulu saja anda tidak bisa melindungi dia dan istri anda. "

__ADS_1


Perkataan Raka langsung mengena untuk Angga. Dan Angga juga agak kaget saat Raka mengetahui hal ini. Sepertinya Raka sudah menyelidiki dirinya selama ini.


__ADS_2