Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Jangan Tinggalkan Aku


__ADS_3

Saat semua masih menunggu Yasmin tenang, Dira mendengar dengkuran halus dari Yasmin yang berada di gendongannya.


" Pa, aku sepertinya harus kekamar sekarang. Yasmin sudah tidur. Dia pasti kelelahan menangis tadi. "


" Ya, kamu tidurkan saja dia dulu. "


Dira membawa Yasmin pergi kekamarnya. Sedangkan Albert, dia masih duduk di ruang keluarga dengan yang lainnya.


" Apa kqusepanik itu saat Yasmin menangis Al? Kau sampai lupa mengganti bajumu saat datang kemari. "


Raka menyindir Albert karena melihat penampilan Albert yang berantakan saat datang ke rumah tersebut.


" Sepertinya dia bahkan tidak cuci muka saat mau datang kemari. Apa lagi sampai bisa mandi. Lihat saja wajahnya sangat kucel. "


Alvin menambahkan membuat semua orang tertawa sambil menggelengkan kepala mereka. Karena baru pertama kali ini melihat CEO perusahaan besar yang terkenal dingin dan perfeksionis itu terlihat kacau dan memakai pakaian yang tidak pantas saat pergi keluar rumah.

__ADS_1


" Sudahlah.. Al, kamu bisa pakai baju om dulu. Om punya yang baru dan sepertinya cocok dengan kamu. Sebelum itu kamu mandi dan bebersihlah dulu. "


Albert menganggukan kepalanya saja. Dia sudah tidak tahan menahan malu lebih lama lagi karena penampilannya yang sangat kacau.


Di kamar, Dira sudah membaringkan Yasmin di tempat tidur. Lalu dia mengecup sayang kepala Yasmin.


" Yas.. kakak tau kamu tidak tidur saat ini. Kenapa kamu ingin berdua saja dengan kakak? Apa yang ingin kamu ceritakan? "


Yasmin membuka matanya dan memegang erat tangan Dira. Dari sorot mata Yasmin terlihat ada ketakutan dan kecemasan di sana. Dira tidak paham apa yang membuat Yasmin sampai ketakutan begini.


" Jangan tinggalin aku kak.. Aku tidak mau sendirian. Aku takut. "


" Aku akan selalu bersama kamu. Tidak akan pernah meninggalkan kamu Yas. Kamu kenapa? Apa yang mengganggu kamu? Kenapa sampai kamu ketakutan begini? "


Yasmin dengan ragu ingin bercerita pada Dira mengenai apa yang dia mimpikan semalam. Tapi mau bagaimana pun dia harus menceritakan semuanya pada Dira agar dia bisa lebih tenang.

__ADS_1


" Kak.. aku mimpi buruk akhir akhir ini. Dalam mimpi aku selalu aku melihat banyak darah yang ada di tubuh kakak dan daddy. Aku takut kakak terluka. Selain itu, aku juga melihat aku di siksa oleh mereka dan di jadikan sebagai tahanan agar kakak mau menyerah melawan mereka. "


Dira diam mendengar apa yang Yasmin katakan. Karena dia juga memimpikan hal yang sama akhir akhir ini. Hal ini sangat berkaitan dengan apa yang akan mereka hadapi sekarang ini.


" Ada lagi Yas? "


" Semalam, aku mimpi kalau aku akan di bunuh oleh salah satu dari mereka. Tapi kakak datang dan melindungi tubuh aku dari pedang yang di tujukan untuk aku. Kakak meninggalkan aku tepat di depan mata aku kak.. Aku takut sekali kak. "


Dira menarik Yasmin kepelukannya. Dia paham ketakutan Yasmin. Tapi dia tidak bisa melakukan apapun. Bila memang hal seperti itu akan dia hadapi nanti, dia tidak akan ragu untuk melakukan hal yang sama seperti di mimpi Yasmin. Dira akan mengorbankan diri demi Yasmin.


" Aku tidak akan membiarkan kamu terluka Yas. Apapun yang terjadi, aku akan pastikan kamu baik baik saja nanti. "


" Aku gak mau. Aku mau kakak selamat. "


Dira tersenyum saja sambil mengecup sayang kening Yasmin. Dira tidak berani menjanjikan apapun pada Yasmin saat ini. Karena dari cerita tersebit, Dira juga merasakan kecemasan yang luar biasa.

__ADS_1


__ADS_2