
Dira menatap Raka yang terdiam setelah dia mengatakan fakta yang selama ini dia simpan sendiri. Dira tau kalau Raka sudah mengetahui sedikit tidaknya kelebihan A ying. Jadi Dira bisa mengatakan semua itu pada Raka.
" Kak... aku harus bagaimana cara menghadapi semua ini? Yasmin, di titipi pesan oleh A ying kalau aku yang akan menjaga dia dan daddynya. Sedangakn aku, aku mengenal Yasmin secara tidak sengaja dari penculikan itu. Dan tiba tiba Yasmin berkata demikian. Aku harus bagaimana? Ini bukan masalah Albert atau siapapun kak. Hanya masalah Yasmin dan aku. Albert hanya terseret di dalamnya karena dia adalah daddy dari Yasmin. "
Raka menatap Dira dengan pandangan yang menunjukan bila dia saat ini sedang kaget. Raka masih tidak percaya akan bertemu dengan keturunan A ying di tempat ini. Tapi Yasmin sangat mirip dengan Dira.
" Ra.. apa karena itu Yasmin sangat mirip dengan kamu? "
" Semua mengatakan aku mirip Yasmin. Baik dari sikap dan wajah. Tapi aku bukan ibu kandungnya Yasmin. Aku hanya di pilih oleh A ying untuk menggantikan dia menjaga Yasmin. Maka dari itu aku berani bersikap tegas pada dia saat ini. "
Raka mengingat apa yang di laporkan oleh Syan padanya tadi. Syan mengatakan kalau Yasmin membuat Dira marah dan sekarang mendiami Yasmin.
__ADS_1
" Kenapa kamu marah sama Yasmin Ra? "
" Hanya masalah aturan dan larangan aku saja kak. Kecemburuan dia membuat dia dalam maslah. Berani berbuat nekad saat aku sudah melarang. Jadi saat ini dia harus menerima konsekuensinya. "
" Kau akan menghukum Yasmin? "
" Menurut kakak? Apa yang harus aku lakukan pada anak yang bandel itu? "
Raka langsung tertawa saat mendengar Dira mengeluh. Sangat jarang Dira bisa mengeluh begitu. Karena biasanya Dira hanya akan mengeluh saat orang yang dia perdulikan itu memang orang yang berarti untuknya.
" Kakak salah. Dia harus tau kalau apa yang aku larang, dia sama sekali tidak boleh melakukannya lagi. Aku akan buat dia disiplin nantinya. "
__ADS_1
Raka hanya bisa pasrah saja bila Dira sudah memutuskan hal itu. Dan sekarang ini, Raka menjadi ragu apa dia harus tetap melarang Albert mendekati Dira atau malah memberikan ijin padanya.
" Kak... untuk aku dan Albert. Tolong jangan di pikirkan lagi. Aku mau tau bagaimana perkembangan mama Alvin dan Alvin? apa yang sudah dia lakukan saat ini? "
" Seperti yang kamu mau, Alvin sudah berkerja di AD.ink dan dia sangat berbakat dalam bidang itu. Aku tidak menyangka dia bisa tegas dan bertanggung jawab dengan pekerjaannya. "
Dira tersenyum untuk menanggapi laporan Raka. Raka hanya belum tau saja kalau sebenarnya Alvin itu sangat pintar dam dia sangat di takuti oleh saudara tirinya. Maka dari itu dia di perlakukan buruk oleh mereka selama ini.
Jadi Dira hanya membantu membuat bakat Alvin terlihat saja. Untuk urusan dia dengan orang tuanya nanti akan Dira urus belakangan.
" Antara Alvin dan Albert. Mana yang akan kamu pilih Ra? "
__ADS_1
" Kak Raka... stop. Aku masih mau bebas menikmati hari ku. Lagi pula kakak mau aku menikah dengan salah satu dari mereka? "
Raka dan Dira langsung tertawa bersamaan saat membayangkan betapa lucunya kehidupan mereka nanti bila Dira memilih salah satu dari kedua pria itu.