
Dira sudah membiarkan Alvin meluapkan kemarahannya pada Mayang dengan memberikan beberapa pukulan saja. Alvin tidak melanjutkan lagi karena dia merasa lemas. Jadi dia memilih meludahi Mayang sebelum memilih menemui Dira.
" Tolvar, bawa Chupa masuk. "
Tolvar tanpa kata segera menuruti permintaan Dira. Dia ingin tau apa yang akan Dira lakukan pada orang yang sudah bermain dengan dirinya itu.
" Sudah puas? Hanya segitu kemarahanmu? "
Dira bertanya pada Alvin begitu karena nanti dia tidak mau Alvin mengganggu permainan Chupa. Dia mau membiarkan Chupa bermain dengan puas nantinya.
" Aku rasa aku sudah cukup membalas dia. "
Dira menganggukan kepalanya dan melihat keadaan Mayang. Mayang terlihat hanya memar saja. Belum ada luka yang parah di alami oleh Mayang. Tapi luka yang Mayang berikan pada Bulan sangat parah. Dia memberikan racun untuk Bulan dulu saat di rumah sakit jiwa. Jadi itu yang membuat Dira belum bisa melupakannya sampai sekarang.
" Bila kau sudah merasa cukup, aku harap kau tidak ikut lagi dalam permainan aku nanti. Sekarang istirahat lah. "
Dira berkata sangat lembut pada Alvin tapi dalam perkataannya itu Albert dapat mengetahui Dira sedang menahan amarah yang besar.
__ADS_1
"gggerrrrr"
Baru saja Alvin mendudukan bokongnya di sebelah Albert. Dia sudah mendengar geraman binatang buas disana. Jadi Alvin melihat kesekitar dan menemukan Chupa yang sedang berjalan mendekati mereka.
" Chupa.. "
" Kau duduk tenang disini. Jangan ganggu dia yang ingin bermain disana. "
Albert langsung memperingatakn Alvin saat dia terlihat ingin mendekati Dira. Alvin kaget kenapa Albert bisa kenal dengan Chupa dan dia terlihat biasa saja.
" Apa yang kau pikirkan semua benar. Jadi mundurlah sekarang. Jangan pikir aku takut bersaing dengan kamu. Hanya aku memperingatkan karena kau pasti sudah tau hasil akhirnya. "
" Kemarilah.. Kau hari ini bermain saja dengan mereka. Dan tunjukan bagaimana latihan yang selama ini kau pelajari. Kau boleh melukai bahkan membunuh mereka kalau bisa. "
Perkataan Dira di jawab dengan auman dari Chupa. Dira juga sudah membuka semua totok di badan anak buah Mayang tadi. Jadi mereka semua sudah bisa bergerak saat ini.
Tapi baik Mayang atau anak buahnya, mereka sama sama kaku begitu melihat Chupa. Mereka merasa merinding setelah melihat binatang buas ikut datang ketempat mereka saat ini.
__ADS_1
" In... in.. ini.. "
" Lakukan sekarang. "
Dengan suara rendah dan mengabaikan perkataan Mayang, Dira memerintahkan Chupa untuk menyerang. Dan dengan berutal Chupa menerkam mereka semua dan mulai menggigit serta mencakarnya. Dira menyaksikan itu dengan sangat tenang. Sedangkan Tolvar dan Alvin tiba tiba merinding.
Binatanh yang selama ini mereka lihat sangat menurut pada Dira tiba tiba menjadi binatang buas yang haus akan darah.
" Berarti selama ini saat bertarung dengan aku, chupa tidak pernah sungguh sungguh. Dia sangat mengerikan bila membantai musuh begini. "
Perkataan Tolvar di dengar oleh Albert. Dia tersenyum untuk menanggapi hal itu. Dia sebenarnya juga kaget dengan apa yang di lihatnya saat ini. Karena Dira bisa mengendalikan binatang yang sangat buas itu dengan mudah.
Tapi saat penyerangan itu, tiba tiba Dira melihat ada bayangan hitam yang ingin menembak Chupa dari atas. Jadi secepatnya Dira lari untuk melindung Chupa dari tembakan itu.
" Dor"
" Ra... "
__ADS_1
" Dira... "
Tubuh Dira jatuh di sebelah Chupa