Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Chupa Sekarat


__ADS_3

Saat proses yang di lakukan Dira, chupa tiba tiba mengeluarkan darah lagi, dan ini bukan hanya dari mulutnya tapi dari telinga juga.


" Chupa bertahan lah... "


Dira mengambil jarum yang di bawa A ying dan mulai memanaskannya untuk sterilisasi. Setelah cukup, Dira meraba bagian tibuh Chupa dan mulai menancapkan jarumnya di titik titik saraf chupa untuk menghentikan darahnya. Tapi ternyata itu belum cukup.


" Kak... tolong bantu aku aduk bahan obat ini sampai berubah warna. Dan aku akan mencari cara dulu untuk menyelamatkan chupa. "


Setelah berkata begitu, Dira langsung pergi meninggalkan A ying dan kembali ke dalam rumah untuk melihat buku yang sebelumnya dia sudah kumpulkan.


A ying sendiri hanya menurutu perkataan Dira, dia melihat ada yang berbeda dari Dira saat dia melakukan hal ini. Ini seperti jiwa kepemimpinan dari Dira langsung keluar. Hal ini sangat berbeda dengan Dira yang biasanya. Disini dia lebih dominan kelihatannya dan segala perintahnya tidak bisa di bantah.


Bahkan A ying sendiri melakukan apa yang Dira perintahkan tanpa ada sanggahan atau komentar apapun.


Dira Dldi dalam kamarnya sedang membuka buku pengobatan dengan cepat. Walaupun begitu semuanya dapat di pahami dengan mudah oleh Dira. Dari teknik akupuntur, bedah dan pengobatan tradisional. Tapi semua itu tidak ada yang bisa membantu dia menyelamatkan Chupa.


Chupa sudah semakin lemah dan sekarat. Dira tambah panik dengan keadaan ini. Sampai dia melihat sebuah buku berisi teknik beladiri tenaga dalam. Dan dia segera membukanya.

__ADS_1


Dia ingat dengan tenaga dalam, dia bisa mengunci peredaran darah orang. Dan dia dulu belum mempelajari dengan baik hal ini. Jadi sekarang Dira mulai membolak balikakan buku itu dan memahami segalanya.


Setelah dia merasa hal itu bisa berguna segera Dira pergi kehalaman belakang dan melihat Chupa yang hampir memejamkan matanya.


Dira tanpa bicara dia hanya mengatur napasnya saja mulai melakukan gerakan dan mengeluarkan tenaga dalamnya.


Dira memusatkan seluruh tenaganya di telapak tangan kanannya. sedangkan tangan kirinya dia gunakan meraba badan chupa untuk mencari titik dimana dia akan memblokir darah itu.


Setelah dia menemukannya, Dira dengan gerakan cepat menotok beberapa titik tubuh chupa. Seketika itu darah chupa berhenti.


Tapi, chupa juga tidak bis berkedip mata chupa hanya melotot saja. seperti sudah tidak bernyawa.


A ying melihat apa yang di lakukan Dira sampai melotot tidak bisa bicara apapun. Dia terlalu kaget dengan kelebihan Dira. Dira tanpa bicara dia langsung mengambil tindakan kepada chupa.


Seolah olah gerakannya sudah terorganisir dengan baik. A ying sadar dari keterkejutannya saat Dira sudah mengambil obat yang tadi dia aduk di tangannya.


" Dira, kamu sedang melakukan apa? "

__ADS_1


" kita bicara nanti kak. "


Stelah mengatakan hal itu, Dira dengan cepat menancapkan jarum lagi di dekat rahang Chupa dan mulut chupa langsung terbuka. Hal itu di lakukan untuk memudahkan Dira memasukan obat kedalan mulut chupa.


Obat masuk, dan muali bereaksi. Jadi Dira mulai melepaskan satu persatu jarum itu dan membuka totokan di badan chupa.


Chupa sendiri sudah mulai bisa tenang dan darah pun tidak keluar lagi. mata chupa mulai tertutup dan dia beristirahat.


" Kak, chupa harus istirahat di tempat yang hangat, bagaimana cara kita memindagkan chupa kak? "


" biar aku sajabyang melakukannya. A ying mulai menggerakkan jarinya dan muncul sebuah gelembung yang membungkus badan chupa dan bisa memindagkannya. "


Dira cukup terkejut dengan hal ini tapi dia dengan cepat mengembalikan kesadarannya.


" Kak, tolong di taruh di kamar aku saja, biar aku yang mengurusnya. "


" hemmm"

__ADS_1


Setelah chupa di bersihkan dan di taruh di kamar Dira, Dira dan A ying sedang duduk bersama untuk berbicara.


" Jadi, bisa kamu jelaskan? "


__ADS_2