Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Pernikahan Albert dan Dira


__ADS_3

Waktu berjalan dengan cepat dan sekarang adalah hari pernikahan Dira dan Albert. Pernikahan Bulan dan Angga di lakukan secara sederhana karena kondisi Bulan yang belum bisa bertemu dengan banyak orang.


" Ra.. kamu sudah siap sayang? "


" Sudah pa. Aku sudah siap."


" Papa telah melewatkan banyak waktu untuk melihat pertumbuhan kamu. Sekarang kamu akan di nikahi oleh pria yang sangat bertanggung jawab itu. Kamu bukan hanya akan menjadi istri dia tapi langsung menjadi mama untuk anaknya. Papa harap kamu bisa melakukan semua kewajiban kamu denga baik nanti Ra. "


" Terimakasi pa. Papa sangat berarti untuk aku. Semoga saja aku tidak mengecewakan papa nanti. Aku akan berusaha menjadi istri yang baik dan ibu yang baik untuk Albert dan Yasmin. "


Angga tersenyum melihat rona bahagia yang terpancar di wajah Dira. Dia terlihat sangat cantik dengan gaun sederhana yang dia pakai saat ini. Pernikahan yang hanya di hadiri oleh keluarga saja terasa sangat hangat dan bahagia.


Yasmin yang melihat penampilan Dira yang memakai gaun yang sama dengan dirinya langsung bersorak gembira. Yang paling bahagia dalam pernikahan ini adalah Yasmin. Karena impiannya yang selama ini akan segera terwujud saat Dira sudah menjadi mamanya.


" Terimakasi mama. Kamu sudah mengirimkan mama Dira menjadi mama aku di tempat ini. Aku sangat menyayangi mama Dira. Aku harap dengan begini tidak akan ada lagi orang yang meledek aku yang tidak punya ibu. "


Gumaman Yasmin di dengar oleh Bulan. Dia merasa sedih mendengar semua itu. Dia tidak menyangka keinginan Yasmin adalah hal yang sangat sederhana. Padalah Yasmin memiliki segalanya, namun yang dia cari hanya kasih sayang saja.

__ADS_1


" Kamu sangat cantik istriku. "


" Al.. jangan menggoda aku denga kata kata itu."


" Kamu memang adalah istri aku sekarang. Mau bagaimana lagi? "


Dira menggelengkan kepalanya karena perkataan Albert. Dia sudah lelah denga semua ritual sebelum pernikahan tersebut. Belum lagi dia tidak nyaman dengan gaun yang dia kenakan. Menurut Dira gaun itu terlalu ribet dan susah di pakai.


" Bila bukan Yasmin yang meminta aku memakai ini, aku tidak akan mau memakainya. Ini sudah besar berat lagi. "


" Gaun mu itu sudah sangat sederhana Ra. Kenapa kamu masih mengeluh? "


" Dengar kak. Aku capek memakainya. Belum lagi ini sepatu aku sangat membuat aku lelah. "


" Tenang sayang, nanti di kamar akan aku pijit badan kamu. "


Albert ikut dalam obrolan itu dan sudah nereka ketahui kalau apa yang di katatakan Albert itu hanya modus saja. Ujung ujungnya akan membuat Dira tidak bisa bangun di pagi hari.

__ADS_1


Begitu pesta selesai, Dira dan Albert ingin pergi ke kamarnya. Namun langkah mereka terhalang oleh Yasmin yang langsung menghadang jalan mereka.


" Yas... kamu belum tidur? "


" Aku mau tidur bersama mama. Papa tidur sendiri. "


Bagaikan petir yang langsung menyambar kepalanya Albert merasa kesal sekali pada anaknya. Ini adalah malam pertama mereka dan hal itu di ingin di halangi oleh anaknya sendiri. Itu tidak mungkin Albert tidak mau mengalah pada bocah kecil itu.


" Dira istri daddy Yas. Malam ini Kamu tidur sendiri dulu. Mama akan tidur dengan daddy. "


" Kenapa dengan daddy? Bukankay daddy pernah bilang kalau mama menikah dengan daddy, mama akan tidur dengan aku. "


Perebutan Dira ini akan berlangsung lama. Albert dan Yasmin sama sama tidak mau mengalah untuk bersama dengan Dira. Itu akan menjadi pewarna dalam rumah tangga mereka nanti.


" Kak, terimakasi telah memberikan mereka pada aku. Aku akan menjaga mereka denga baik selama aku bisa. Terimakasi atas bantuan kakak hingga aku bisa melakukan semuanya denga baik."


Dira berkata begitu dalam hatinya sambil menyaksikan bagaimana perdebatan Yasmin dan Albert yang terus terjadi.

__ADS_1


__ADS_2