Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Aku Tidak Marah


__ADS_3

Dira meninggalkan Albert karena ingin menjenguk Yasmin. Dia bahkan tidak jadi menjalankan rencananya untuk menemui Peter karena menurut Dira, Yasmin sekarang lebih penting dari apapun.


Albert masih dengan omelanya di dalam mobil karena merasa kesal dan marah pada Dira. Di pikir Dira tidak mau menjenguk putrinya dan memilih tidak peduli pada Yasmin.


" Apa ini yang kamu pilihkan untuk menjadi pendamping aku Sil? Kata Yasmin, kamu memilih Dira untuk menggantikan kamu. Tapi kenapa wanita yang seperti itu yang kamu pilih? Dia bahkan tidak pantas di panggil mama nanti oleh Yasmin. Dia tidak peduli dengan keadaan Yasmin. Tqpi kenapa kamu mengatakan pada Yasmin kalau dia yang akan menggantikan kamu? Yasmin menjadi berharap lebih dengan wanita yang sama sekali tidak peduli akan dirinya. Ini juga, kenapa aku jadi terus memikirkan wanita itu. Seharusnya aku tidak peduli pada dirinya lagi. "


Albert langsung pergi ke kantor tanpa memerika Yasmin lagi. Karena dia tidak mau di tanyai oleh Yasmin soal Dira. Jadi saat ini Albert sedang berusaha untuk menghindar dari pertanyaan itu.


Sedangkan Dira, dia kekediaman Albert dan sudah menemani Yasmin di dalam kamar. Bahkan saat ini Yasmin sangat manja pada Dira.


" Kakak benar kan tidak marah sama aku? aku minta maaf untuk hal itu. "


" Hemm... tapi jangan di ulangi lagi ya.. kamu gak bisa memaksakan keinginan kamu saja. Kamu harus paham akan hal yang lain dan waktu yang tepat untuk melakukanya."

__ADS_1


Mata Yasmin berkaca kaca dia merasa sangat sedih. Dia hanya ingin mempunyai keluarga lengkap dan mendapatkan kasih sayang yang utuh dari seorang ibu. Kasih sayang yang begitu dia inginkan selama ini.


" Yas... aku tau apa yang kamu inginkan. Tapi maaf aku tidak bisa melakukanya sekarang. Karena masalah yang sedang aku hadapi bukan hal yang bisa di anggap kecil. Jadi pelan pelan ya.."


" Tapi kakak mau kan menikah dengan daddy.? "


" Daddy kamu menyebalkan. Aku tidak menyukainya. Lebih baik kamu anggap aku ibu kamu saja tanpa aku harus menikah dengn deddy kamu. "


Mereka saling memandang dan tau apa maksud perkataan dari Dira. Jadi mereka tertawa bersama karena merasa sangat lucu. Mereka sangat kompak sampai bibik pengasuh Yasmin yang melihatnya menjadi terharu karena kedekatan noba mudanya dengan wanita asing.


Yasmin melihat makanan yang ada di meja dengan tidak minat dia tidak mau makanan itu. Dia ingin makanan lain. Karena bubur buatan bibiknya sangat tidak enak.


" Mau aku buatkan bubur baru? Kamu belum boleh makan yang lain. Harus bubur. Biar kakak buatkan bubur ayam ok? "

__ADS_1


" Benar kakak mau masak untuk aku? "


" Hemm"


" Kalau gitu ayo... ayo kedapur bersama. "


Melihat bagaimana Yasmin begitu semangat dengan apa yang akan Dira lakukan, dia sedikit menyunggingkan senyumnya dan menahan badan Yasmin agar dia tidak turu sedirian.


" Yas sini kakak gendong. Kamu belum boleh banyak gerak. Badan kamu masih sangat panas saat ini. "


Yasmin langsung membeku saat Dira mengangkat dirinya dan menggendong dia. Tangan Yasmin melingkar di leher Dira dan menatap wajah Dira dengan saat dekat. Dia tidak menyangka kalau akan mendapatkan perlakuan seperti ini dari Dira.


Yasmin merasa sangat bahagia bisa bersama dengan Dira begini.

__ADS_1


" Kakak.. aku sayang kakak Dira. "


Lalu Yasmin mencium pipi Dira. Yang mana hal itu membuat Dira membeku sesaat.


__ADS_2