
Dira yang semalaman mengingat obrolan dia dengan Albert membuat dirinya malas untuk keluar kamar saat ini. Dia tidak mau bertemu dengan Albert dulu. Karena akan sangat merepotkan bila dia meladeni kegilaan Albert di pagi hari.
Dira sudah bisa bergerak dan berjalan hanya tangan kiri saja yang tidak bisa dia gerakan. Karena luka tembak dia berada di bahu kirinya. Jadi Dira masih bisa melakukan aktivitas biasa karena tidak ada masalah di kakinya.
Hanya saja, kemarin dia tidak boleh vergerak karena dia baru saja habis terluka dan transfusi darah. Jadi tidak boleh beraktifitas apapun. Sedangan Dira sangat malas bila harus tiduran saja. Tapi kali ini dia memang tidak ingin keluar dulu. Dia akan beraktivitas di dalam kamar saja.
Selesai mandi dan berganti pakaian, Dira berjalan menuju pintu rahasia yang dia punya Dari pintu itu, dia bisa langsung masuk kedalam ruang kerja rahasia yang hanya dia dan A ying yang pernah ada disana. Dalam ruang kerja itu banyak buku dan percobaan yang Dira dan A ying lakukan dulu. Semua hasilnya masih tersimpan rapi saat ini di hadapan Dira.
Sesampainya Dira di ruangan itu, dia mencari obat yang dulu dia buat untuk menyembuhkan luka. Dia ingin bisa cepat melakukan aktivitas dengan bebas. Dan tidak terganggu dengan ocehan tidak jelas dari orang di sekitarnya.
" Dimana ya... waktu itu, aku menaruh semua di tempat ini. "
__ADS_1
Dira mencari cari ramuan itu. Tapi yang dia temukan adalah sebuah surat dan foto yang A ying simpan.
" Ini.. A ying benar benar sudah merencanakan segalanya. "
Dira membaca surat tersebut. Di sana A ying menuliskan pesan untuk Dira agar dia bisa menjaga anak dan suaminya nanti. Anak yang akan bertemu dengan dirinya saat dia sudah cukup besar dan mengerti akan sebuah cerita. Dan Dira juga di minta agar bisa menjadi pendamping yang menyempurnakan suaminya kelak.
" Kak... kau sungguh sudah mempersiapkan segalanya. Bahakan pertemuan aku dengan Yasmin kau sudah atur. Apa lagi sebenarnya rahasia yang kau simpan tentang kehidupan ini? Kenapa kau menginginkan mereka ada di samping aku di saat kau tau di hati aku hanya ada amarah dan dendam saja? Apa kau menginginkan hal ini agar Albert bisa melindungi aku? Tapi kenapa harus sekarang kak? Mereka sangat meeepotkan untuk aku hadapi dalam situasi seperti ini. "
" Mereka ayah dan anak yang merepotkan. Aku tidak tau harus bagaimana nantinya untuk menghadaoi sikap mereka yang berlebihan pada aku. "
Dira menyimpan lagi surat dan foto dari Albert di tempat yang dia temukan. Setelah itu mencari kembali ramuan yang bisa membuat lukanya sembuh. Setelah di dapat, Dira langsung meminum semuanya dan menunggu reaksi dari ramuan itu.
__ADS_1
Tapi dia melihat sesuatu yang menarik perhatianya saat ini. Yaitu buku beladiri yang mengajarkan gerakan sulit dalam meringankan tubuh.
" Gerakan seribu bayangan"
" Buku yang menarik. Entah kapan A ying menyimlan ini semua di sini. Aku akan membacanya sebentar agar bisa mempelajari semuanya. "
Dira mulai duduk sambil menunggu reaksi ramuan dia membaca buku itu. Tapi seperti yang terjadi sebelumnya, buku itu terbuka dan Dira bisa melihat dengan jelas pelajaran dari buku itu melalui gambar langsung. Dira sibuk di ruangan rahasianya sedangakan di luar, sedang terjadi keributan karena dia tidak ada di dalam kamar.
" Cari sampai kalian menemukan Dira dimanapun dia saat ini. "
Raka memerintahkan semua orang untuk menyebar mencari Dira. Tapi Tolvar dan anak buahnya sama sekali tidak pergi kemana mana. Karena dia yakin kalau Dira masih ada di dalam rumah ini. Karena setau Tolvar rumah Dira ini seperti sebuah labirin dengan banyak jalan. Jadi tidak perlu di cari karena Dira akan muncul sendiri nantinya
__ADS_1