Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Kemarahan Angga


__ADS_3

Angga yang menyuruh anak buahnya untuk mencari Baron sebelumnya, langsung membawa Baron kepada tuannya.


" Tuan, ini orang yang bernama Baron itu. "


" Baron, sekarang katakan pada ku dimana kamu membawa gadis yang kamu beli?"


" Apa maksudnya ini? aku tidak mengerti sama sekali. "


" Dimana anak yang kau beli dari Sukerni dan suaminya itu? "


Baron sekertika ingat dengan Dira. Dira yang kabur dan di gantikan oleh Vika. Tetapi Vika sudah mati karena ulah dirinya yang ingin kabur.


" Aku tidak tau anak itu. Dia kabur sebelum bertemu aku. Kalau sampai dia ketemu nanti, aku akan buat dia menjadi istri aku. "

__ADS_1


Mendengar hal tersebut jelas sekali Angga yang sudah emosi tambah emosi dengan Baron. Dia sudah menatap Baron dengan tajam. Enak saja mau memperistri anaknya. Baron pikir dia siapa yang bisa melakukan hal itu selama Angga masih hidup.


Baron tidak tau situasi dirinya saat ini. Dia malah bicara yang bukan bukan kepada Angga. Dan setelah dia menyadari ada yang menatapnya tajam, di saat itu barulah Baron tau. Kalau Dira bukan gadis sembarangan yang bisa dia sentuh.


" Cepat kalian bereskan si brengsek ini. Saya tidak mau dia masih bisa tenang setelah semua pikiran buruknya kepada ANAK saya. "


Angga sengaja menegaskan bahwa Dira adalah anaknya. Dia mau Baron sadar kalau dirinya dalam situasi yang berbahaya saat ini.


" Tuan, saya mohon ampuni saya tuan. Saya tidak tau akan hal itu. Maaf tuan. Saya tidak akan melakukan kesalahan itu lagi. Dan berjanji tidak akan mencari Dira lagi. "


Angga yang sudah sangat marah kepada Baron, dia tidak memperdulikan apapun yang di katakan Baron. Dia langsung pergi dari tempat itu. Dan membiarkan anak buahnya yang menghukum Baron.


Baron mulai teriak kesakitan dan memohon untuk di bebaskan. Tapi tidak ada yang mendengarkannya. Semua anak buah Angga terus memukukinya sampai dia tidak sadarkan diri.

__ADS_1


Angga yang berada di dalam kamarnya kembali merenung. Sejenak dia berpikir kalau bisa secepatnya menemukan putrinya yang sudah lama hilang. Tapi semua itu tidaklah menjadi kenyataan. Dia harus lebih berusaha lagi untuk mencari anaknya yang hilang.


Dira, dia saat ini sedang berkumpul dengan para kelompok pemburu itu. Itu karena mereka ingin menjelaskan kepada Dira kalau siapa mereka sebenarnya. Mereka sudah percaya kepada Dira saat ini. Itu karena mereka melihat Dira sama sekali tidak ada memaksa mereka untuk bercerita atau Dira melakukan hal yang buruk kepada mereka.


Mereka sadar kalau kemarahan Dira sebelumnya itu di sebabkan karena ulah kelompok mereka. Jadi wajar saja Dira semarah itu. Karena harimau peliharaan Dira mau mereka bunuh dan kuliti.


Mengingat hal itu, membuat semua bulu kuduk mereka meremang ketakutan. Mereka sangat ingat jelas tatapan dan cara Dira membunuh teman mereka dengan sadis. Belum lagi saat mereka melihat dengan tenangnya Dira menyuruh hewan peliharaannya memakan daging teman mereka.


Seketika mereka merasa mual dan ingin muntah.


Tetapi bila mereka perhatikan selama beberapa hari tinggal di tempat Dira ini. Harimau itu tidak pernah melakukan hal buruk kepada mereka. Dan malah seolah tidak menganggap kehadiran mereka. Harimau itu hanya mengekor kemana Dira pergi saja.


Jadi itu yang membuat mereka memutuskan bercerita kepada Dira tentang jati diri mereka. Setidaknya mereka ingin mendapatkan dukungan dari orang yang kuat seperti Dira untuk membalaskan dendam mereka.

__ADS_1


__ADS_2