Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Bodoh


__ADS_3

Dira berjalan agak menjauhi danau itu dan mencari tempat nyaman untuk dia duduk dengan pria tersebut.


" Jadi kenapa kamu mau menjadi santapan buaya di sana?"


" Aku tidak tau danau itu isi buaya. "


Dira tidak menanggapi. Dia hanya asyik mengelus kepala Chupa untuk menenangkannya. Pria itu melihatnya dan lagi lagi berdigik ngeri.


" Kamu tidak takut dengan dia? "


" Chupa? kenapa takut? dia kucing manis. "


" Kucing?? "


Pria itu sampai mengucek berkali kali matanya untuk memastikan ucapan Dira. Harimau putih itu di katakan kucing manis oleh wanita di sebelahnya ini.


" Kamu bilang dia kucing manis? "


" Dia sudah aku rawat cukup lama. Dan jangan mengatai dia begitu kalau tidak mau di serang. "


" Hemm baik lah.. maaf.. aku melakukan hal tadi karena merasa hidup sudah sangat tidak adil pada aku. "

__ADS_1


" Karena di tinggal permpuan murahan itu? "


Pertanyaan Dira langsung membuat pria itu kaget dan melihat Dira. Dari mana Dira bisa tau hal ter sebut itu yang ada dalam benaknya saat ini.


" Tidak usah bingung begitu, aku tau karena tadi secara tidak sengaja aku lihat ada laki laki bodoh yang rela berlutut meminta wanitanya kembali kesisinya. Padahal sudah jelas dia sudah di hina habis habisan oleh wanita itu. "


Pria itu langsung menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal saat mendengar sindiran dari Dira yang tajam.


Dia merasa cukup malu saat perbuatannya di ketahui oleh wanita di sebelahnya sekarang. Padahal sebelumnya dia sama sekali tidak malu melakukan hal itu.


Dia malah merasa hal itu dia lakukan untuk mempertahankan wanitanya. Tapi saat mendengar cara wanita di sebelahnya menyindir dia begitu, dia langsung merasa malu dan merasa bodoh.


" Hemmm aku merasa tidak akan busa hidup tanpa dia. "


" Kenapa? apa kamu di berikan makanan oleh dia? apa dia yang membiayai hidup kamu? "


" Bukan... tapi aku sangat mencintai dia. "


" Walaupun dengan sikapnya yang begitu dan sudah merendahkan kamu dan membuat kamu seperti seekor anjing di depan laki lakinya tadi! Dasar bodoh. "


" Tapi dia wanita yang dulu selalu ada bersama aku saat aku sedang dalam masalah keluarga. "

__ADS_1


Dira diam dan tidak ada melanjutkan pembicaraan lagi. Dia merasa sudah cukup untuk bicara dengan laki laki bodoh di sebelahnya. Jadi dia langsung bangkit dan diikuti okeh Chupa.


Melihat Dira yang akan pergi meninggalkannya, seketika dia juga ikut bangun dan berjalan bersama Dira.


" Kamu mau kemana? boleh tau nama kamu siapa? hei... jangan diam saja... jawab dong.. "


Pria itu terus mengikuti Dira sampai di rumahnya. Melihat ada rumah di dalam hutan itu, membuat pria itu heran. Siapa sebenarnya wanita di sebelahnya ini.


Sedangkan Dira dia membiarkan segala macam pikiran pria itu begitu saja. Dia tetap melangkah masuk sampai tangan dia di pegang oleh pria tadi.


" Bisakah kamu menjawab pertanyaan aku dulu, siapa kamu dan kamu sungguh manusia bukan? "


Ingin rasanya Dira membenturkan kepala pria tersebut saat itu juga. Memang pria itu pikir Dira apa?. Sangat terlalu ternyata pikiran pria itu.


" Dira. nama saya Dira. Dan saya manusia bukan hantu. "


Pria itu dengan tampang polos menganggukan kepalanya tanda mengerti. Dira yang melihat itu hanya bisa menghela napas dan berjalan kembali.


" Hei... aku Alvin. Apa aku boleh ikut masuk bersama kamu?"


Dira tidak menghiraukan dia dan tetap berjalan. Chupa hanya mengaum sesekali saat melihat laki laki yang selalu mengikuti Dira.

__ADS_1


__ADS_2