
Dira merasa kasihan dan cemas karena melihat Albert yang kesakitan begitu. Sehingga dia secara tidak sadar meraih tangan Albert dan membuka perban yang mengulung tangannya. Dira juga melihat beberapa salep di atas meja. Hanya saja dia masih perlu beberapa bahan obat untuk mengobati tangan Albert.
Tapi untuk saat ini pertolongan pertama mungkin akan cukup membantu Albert. Jadi Dira tanpa aba aba langsung mengurut tangan Albert dengan salep yang ada dan dia memperbaiki posisi tulangnya.
* kreeetekk*
" Aaaakkkhhh"
Teriakan Albert bersamaan dengan suara tulang yang di perbaiki Dira. Setelah itu, bengkak di tangan Albert terlihat langsung mengecil. Albert juga sudah tidak merasakan sakit lagi.
Albert hanya menatap Dira kagum. Karena bisa melakukan semua itu.
__ADS_1
" Apa lagi kelebihan yang kamu miliki yang tidak aku ketahui? "
" Memang apa yang kau tau mengenai aku? "
Albert suka denga gaya Dira yang terlihat sangat cuek itu. Dia juga selalu berkata ketus padanya seolah memberikan jarak pada mereka. Tapi tanpa Dira tau bahwa jarak itu sudah jauh berkurang sejak Dira menerima Albert untuk menjadi patnernya.
" Baiklah.. aku yang akan berbicara sekarang. Kamu pasti saat ini kesal karena aku belum menjawab apa yang kamu tanyakan. Ya kan? "
Dira diam saja dan masih membalut tangan Albert. Dia tidak akan berkomentar apapun karena sudah capek untuk bertanya pada Albert.
" Jadi kamu sudah biasa melakukan dan melihat hal yang sadis dan kejam bukan? "
__ADS_1
" Tentu. hanya saja. Saat melihat kamu sebelumnya. Aku berpikir kamu bukan wanita yang sekejam itu. Dan aku tidak menyangka kalau kamu lah yang memimpin mereka. Aku pikir kamu menjalankan semua rencana ini dengan cara yang aman tanpa adanya kekerasan dan siksaan seperti tadi. Tapi saat melihat hal itu, aku rasa tidak masalah untuk aku jujur pada kamu siapa aku sebenarnya. "
Dira menaikkan alisnya. Seolah dia bertanya maksud dari perkataan Albert. Dira merasa ada yang salah dari perkataan itu. Jadi dia mau Albert menjelaskan ulang.
" Hanya kamu yang tau akan sisi gelap yang aku miliki. Bahkan mendiang istri aku tidak tau akan hal itu. Dia wanita yang lemah lembut dan sangat baik hati. Dia tidak pernah tau akan kekerasan di dalam dunia bisnis. Jadi selama ini aku merahasiakan semuanya dari dia. "
Dira mencibir di dalam hati. Ternyata akting A Ying di depan Albert sangat liar biasa. Bisa menipu Albert sampai sebegitunya dan membuat dia menyakini kalau A ying tidak mengetahui apapun.
Bila A ying sepolos itu, mana mungkin dirinya akan ada di tempat ini bersama Albert saat ini. Apalagi pertemuan dan pesan yang di sampaikan A Ying pada Yasmin itu membuat Dira tambah semakin susah untuk menjauh dari Albert dan Yasmin.
" Apa kau yakin kalau mendiang istrimu tidak tau akan hal ini? Dan apa saja yang kau sembunyikan dari dia selama ini? Apa kau yakin istrimu itu sangat polos? "
__ADS_1
Dira mengingatkan Albert akan perkataan dari Yasmin. Kalau Dira itu di pilih oleh Istrinya untuk menggantikan dirinya menjaga Yasmin.
Dan Yasmin juga mengatakn kalau Dir kenal dengan istrinya itu. Tapi dimana?