Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Kehilangan Induk


__ADS_3

Yasmin baru bangun tidak mendapati Dira ada di sampingnya. Jadi dia mencari Dira di kamar lain. Tapi di setiap kamar yang Yasmin cari, dia tidak ada melihat Dira disana. Samai sampai dia mencari Dira di kamar daddy nya. Karena tidak ketemu itulah akhirnya membuat Yasmin mwlenangis kencang karena Dira tidak dia temukan.


Yasmin menangis di depan pintu Albert yang sudah dia buka sebelumnya. Jadi Albert langsung kaget mendengar tangisan kencang dari putrinya itu.


"Hhhhhuuuuuaaaaaaaa.... aaaaaa"


Albert yang masih mengumpulkan nyawanya itu berjalan sempoyongan karena ulah Yasmin. Dia sangat kaget karena Yasmin menangis sangat kencang pagi ini.


" Yas... kamu kenapa nak? Hei.. kamu kenapa? "


"Kak... Dira... Huuuaaaa ....aaaa.. aaa"


"Dira kenapa? "


Karena saking kagetnya Albert sampai lupa kalau Dira tidak ada di rumah saat ini. Dia malah ikut panik dan mengira Dira kenapa kenapa di rumahnya.

__ADS_1


"Yas... Dira kenapa? "


"Kakak gak ada.... haaaaaa... aaa... "


Seketika Albert menjatuhkan diri duduk di lantai saat ingat Dira semalam pulang ke rumah papanya. Albert pikir Dira ada masalah karrna Yasmin sampai menangia kencang bagitu.


"Yas... daddy pikir ada apa. Dira semalam tidak tidur disini. Dia pulang kerumah papanya."


Yasmin masih menangis dan merengek meminta agar dia bisa bertemu dengan Dira secepatnya. Yasmin bahkan tidak mau mandi atau cuci muka sebelum bertemu dengan Dira. Melihat anaknya yamg seperti tidak biasa itu, tanpa pikir panjang Albert langsung membawa Yasmin pergi menemui Dira ke rumah papanya.


"Yas... sudah, sebentar lagi kita ketemu Dira. Kamu jangan terus menangis begitu. Daddy pusing mendengarnya. "


Yasmin sama sekali tidak mau berhenti menangis. Dia seperti ketakutan akan suatu hal dan akhirnya membuat dirinya tidak nyaman dan gelisah.


Saat sampai, suara tangisan Yasmin membuat seluruh penghuni rumah tempat Angga tinggal kaget. Mereka berbondong bondong datang kedepan untuk melihat siapa yang menangis begitu keras.

__ADS_1


"Yas... kamu kenapa? Al.. kenapa Yasmin? "


Mendengar suara Dira, Yasmin langsung turun dari gendongan Albert dan berlari mendekati Dira. Yasmin memeluk Dira sangat kencang hingga Dira heran ada apa dengan Yasmin saat ini.


"Al, Yas kenapa? "


"Aku gak tau, baru bangun tidur dia mencari kamu. Tapi saat tau kamu gak ada, dia langsung menangis kencang. Aku tanya dia hanya menangis dan meminta bertemu kamu saja. "


Semua memperhatikan Yasmin yang saat ini masih sesegukan memeluk Dira. Mereka tidak paham kenapa bisa sampai seperti itu tingkah Yasmin. Tapi tuan Angga pikir mungkin karena Yasmin sudah biasa dengan Dira jadi dia menangis begitu saat tidak menemukan Dira. Seperti anak ayam yang kehilangan induknya.


Dira menggendong Yasmin dan menghapus air matanya. Dira sedih melihat Yasmin yang memangis begini. Karena Dira seperti melihat adegan di dalam mimpinya lagi. Dimana Yasmin menangia meminta tolong dengan badan berlumuran darah.


"Yas... kamu kenapa nak? ada apa? mau cerita pada kakak? apa yang terjadi Yas? "


Yasmin hanya mengeratkan pelukannya pada Dira dan menggelengkan kepala. Mereka semua menunggu dengan sabar sampai Yasmin tenang baru akan bertanya lagi. Jadi mereka berpindah ke riang keluarga agar bisa duduk lebih santai sambil menunggu Yasmin bicara.

__ADS_1


__ADS_2