
Kejadian yang sangat cepat membuat tidak ada yang bisa melindungi Dira. Tepat di bahunya Dira terkena tebak saat itu.
Tapi karena dia masih memiliki kesadaran saat terkena peluru, walau badan sudah jatuh, Dira tetap meraih senjata di dekat kaki Chupa dan membidik pelaku penembakan itu.
" Dor"
Orang itu jatuh seketika karena bidikan Dira tepat mengenai kepalanya. Albert sangat marah akan hal ini. Dia sangat sangat panik karena melihat Dira yang sudah mengeluarkan banyak darah. Sedangakan Chupa, dia menggeram marah saat melihat Dira seperti itu. Tatapan tajam dari harimau putih itu semakin terlihat menyeramkan. Chupa dia sudah siap menerkam siapa saja yang ingin menghalanginya saat ini.
" Kau.. lanjutkan habisi mereka semua disini. Aku akan bawa Dira agar bisa di obati"
Albert berkata dengan nada dingin pada Chupa. Seolah mereka berdua saling paham dan mengerti situasi saat ini. Kerjasama Chupa dan Albert sangat kompak. Dan Albert langsung menggendong Dira untuk di bawa pergi.
__ADS_1
" Tolvar kau urus chupa jangan sampai dia terluka. Setelah dia selesai dengan urusannya bawa dia pulang dengan aman. Untuk kau, bila mau pulang mari ikuti aku. "
Albert memerintah mereka dengan tegas dan tidak ada yang bisa membantahnya. Sambil berjalan Albert kembali berbicara pada Chupa.
" Pisahkan kepala wanita itu dari badannya. Setelah itu kau boleh kembali. "
Chupa mulai menggila dan semua yang ada disana yang masih hidup semakin ketakutan. Teriakan kesakitan dari mereka sama sekali tidak berpengaruh untuk Tolvar tau Chupa. Mereka melanjutkan membantai semua yang ada di tempat itu dengan cepat.
Setelah selesai, Chupa baru di bawa kembali ke rumah oleh Tolvar. Tapi Tolvar tidak berani bicara dengan Chupa karena dia masih ngeri dengan keadaan chupa saat ini. Bulu di tubuhnya sudah berisikan darah. Dia tidak putih mulus lagi tapi disana terdapat darah dari penjahat itu dan juga Dira. Jadi selama perjalanan, chupa yang berada di dalam mobil box tidak mengeluarkan suara apapun.
" Syan... Syan... Cepat.. tolong Dira "
__ADS_1
Teriakan Albert membuat seisi rumah berhamburan datang. Mereka melihat Dira bersimbah darah dan tidak sadarkan diri. Yasmin sangat shock melihat hal ini.
" Mama... "
Teriakan Yasmin sangat kencang dan akhirnya dia pingsan. Dira sudah di bawa keruang oerawatan oleh Syan dan mulai di obati disana. Semua di lakukan dengan sangat teliti dan untuk darah Angga mendonorkan darahnya agar bisa cepat menolong Dira.
" Ra... aku harap kamu tidak kenapa kenapa Ra... aku tidak bisa kehilangan kamu lagi. Aku dan Yasmin kami membutuhkan kamu sekarang "
Yasmin masih pingsan karena kaget melihat Dira yang mana akhirnya dia dirawat oleh anak buah Tolvar yang lain. Semua yang ada di rumah itu sangat sibuk sekarang ini. Bahkan Raka yang ada disana mulai menyalahkan dirinya karena memberikan kabar tentang Alvin itu pada Dira.
"Seandainya aku tidak memberitahu kamu mengenai keadaan Alvin, aku yakin kamu tidak akan terluka Ra... aku yang salah dalam hal ini. "
__ADS_1
Keadaan mereka yang sedang tegang bertambah tegang saat melihat Chupa datang dengan tubuh di penuhi darah. Chupa berjalan tenang menuju tempat dimana Dira sedang di rawat dan menunggu di depan pintu itu tanpa peduli dengan orang di sekitar.
" Chupa... "