Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Kunjungan Dira


__ADS_3

Keputusan Dira tidak bisa di ganggu oleh Alvin lagi. Dia hari ini berencana mengunjungi ibu dari Alvin yang di rawat di rumah sakit jiwa.


Alvin sebenarnya sangat belum siap untuk bertemu dengan ibunya saat ini. Itu karena luka lama dia akan timbul lagi saat melihat ibunya itu.


" Dira kamu sungguh ingin kita ke rumah sakit hari ini? Apa kamu tidak sibuk di kantor saat ini? "


Alvin mencoba agar dia bisa mendapat waktu lebih banyak lagi untuk mempersiapkan dirinya lagi sebelum bertemu ibunya.


Tetapi Dira sepertinya tidak memberikan dia waktu itu lagi. Karena respons Dira terhadap ucapan Alvin tidak ada. Dira hanya diam saja.


Raka mengetahui keputusan Dira itu tidak akan bisa di ubah lagi sehingga dia memilih diam dan tetap menikmati sarapannya.


" Kak, nanti saat sudah sampai kantor, tolong kirimkan laporan mingguan kepada aku ya. Aku ingin memeriksanya walaupun tidak ada di kantor saat ini. "


" Hemmm.. kamu perlu supir untuk perjalanan kali ini? "

__ADS_1


" Aku rasa tidak kak... "


" Tapi kamu harus janji satu hal dulu. Kamu tidak akan berbuat hal yang seperti kemarin lagi. Itu sangat membahayakan diri kamu Dira. "


" Aku tau kak. "


Percakapan singkat dari Dira dan Raka sudah dapat memastikan kalau Alvin tidak akan bisa menghindar lagi dari keputusan Dira yang ingin mengunjungi ibunya.


Angga di rumahnya saat ini sedang sangat semangat dia ingin melihat hasil tes DNA dirinya dengan Dira.


Sebenarnya bila bukan dirinya berteman baik dengan pemilik rumah sakit, dia tidak akan bisa mendapatkan hasil tes dalam waktu yang singkat.


Angga dengan cepat menyelesaikan sarapannya dan segera ingin pergi dari rumah. Tetapi saat akan keluar dari rumahnya, dia ingat dia lupa belum mengambil kartu nama yang di berikan gadis itu kepadanya.


Segera mungkin dia mengambil kartu nama itu dan melihatnya.

__ADS_1


" Dira, ternyata nama kamu Dira saat ini sayang... papa sangat merindukan dirimu. Semoga kamu percaya nanti apa yang papa ucapkan. Tolong jangan benci papa sayang... papa masih hidup saat ini karena dirimu saja Dira."


Angga segera pergi dengan segala pikiran yang dia punya. Dia tanpa takut pergi sendiri tanpa pengawalnya dan mengendarai mobilnya sendiri.


Dira, saat ini sudah sampai di rumah sakit ibu Alvin di rawat. Dan Alvin terlihat sangat tidak nyaman dengan hal ini. Dia terlihat gugup dan meremas tangannya.


Dira melihat itu dan mencoba menenangkan Alvin.


" Kamu tidak sendiri saat ini. Kamu bersama aku untuk menemui ibu kamu. Aku berharap kamu bisa menenangkna Ibu kamu di dalam sana. Karrna dia juga sedang merasakan apa yang kamu rasakan sekarang ini. Kalian seharusnya saling menguatkan dan bersama bukan saling menjauh dan meninggalkan begini. Kamu harus kuat untuk ibu kamu"


Perkataan Dira bagaikan obat penenang untuk Alvin. Dia langsung bisa merasa tenang dan siap untuk menemui ibunya.


" Baiklah. Selama kamu ada di dekat aku, aku akan baik baik saja. makasi Dira. "


Dira tidak menanggapi dia langsung keluar dari mobil dan berjalan masuk ke rumah sakit itu. Didalam sana Dira di antar oleh perawat untuk menuju keruangan ibu Alvin.

__ADS_1


Saat melihat ibu Alvin Dira langsung diam. Dia merasakan sakit di hatinya melihat kondisi wanita tua yang tidak berdaya di hadapannya.


" Ibu.... "


__ADS_2