
Albert yang sudah merasa sudah lebih tenang bisa membuka matanya kembali setelah di bantu oleh Syan untuk kembali sadar.
Syan yang saat itu melihat kalau Dira sudah kelelahan. Dia berinisiatif untuk menyadarkan Albert saat itu juga. Selain itu dia juga sudah melihat kalau Albert sudah lebih tenang saat ini. Jadi dia mengambil tindakan seperti itu.
Dira membuka mata dan dia terlihat sangat lelah. Sedangkan Albert dia terlihat lebih segar dan tenang.
" Tuan... bagaimana perasaan anda saat ini? "
" Aku baik baik saja. "
Dira masih mengatur napasnya karena dia merasa tenaganya terkuras habis. Dan Syan yang melihat hal itu segera menghampiri Dira untuk membantunya.
" Nona, apa anda baik baik saja? "
__ADS_1
Disaat itu barulah Albert sadar kalau Dira saat ini sedang tidak baik baik saja. Dia melihat wajah Dira yang pucat dan berkeringat. Itu membuat dia merasa sangat khawatir terhadap kondisi Dira saat ini.
" Ra... kamu kenapa? "
Dira tidak ada menjawab apapun. Dia memilih diam karena sudah tidak memiliki tenaga lagi untuk berbicara dengan Albert.
Syan ingin menggendong Dira agar bisa di bawa masuk kedalam kamarnya di tahan oleh Albert. Albert menatap tajam kepada Syan saat dia ingin menyentuh badan Dira.
" Biar saya saja. Tunjukan dimana kamar Dira saat ini. "
Sikap Syan berubah saat menyangkut keselamatan Dira. Semua yang ikut dengan Dira juga akan melakukan hal yang sama. Karena mereka merasa Dira adalah hal yang paling utama untuk mereka saat ini.
Syan menggendong Dira melewati Tolvar dan yang lainnya yang berada di ruang keluarga. Semua yang melihat Dira di gendong seperti itu menjadi sangat kaget. Bahkan Yasmin sampai lupa akan rasa sakitnya saat itu.
__ADS_1
Chupa seperti siap menerkam siapa saja yang berani mendekati Dira saat ini. Dira yang sudah di baringkan di tempat tidur itu di kelilingi oleh orang orang yang menyayangi dia.
" Kak... kakak kenapa? Yas minta maaf kak.. "
Yasmin menangis lagi saat melihat Dira yang memejamkan matanya untuk beristirahat. Di saat Yasmin ingin mendekati ranjang Dira, Chupa menggeram seolah memperingatkan tidak ada yang boleh mendekati Dira.
Chupa tidak lagi dalam keadaan jinak. Dan semua di ruangan itu tau akan hal ini. Aura di sekitar Chupa sudah berbeda. Bahkan Yasmin yang sebelumnya berani mencari masalah dengan Chupa tiba toba takut padanya. Dia sama sekali tidak berani mendekati Dira saat Chupa di sebelahnya.
" Aku ingin memastikan keadaan Dira saat ini. Aku tidak akan mengganggunya. Jadi jangan halangi aku. "
Albert bicara begitu pada Chupa agar dia tidak melarang Albert untuk mendekat. Tapi tanggapan Chupa berbeda. Dia sama sekali tidak mengijinkan Albert mendekat. Dia siap untuk menerkam Albert bila dia memaksakan ke inginannya.
" Tuan... saya rasa anda jangan menantang Chupa saat ini. Anda tidak tau apa yang bisa dia lakukan pada anda nanti. Chupa adalah binatang yang di latih langsung oleh nona muda. Dan dia tidak akan membiarkan siapapun mendekati nona muda bila nona masih lemah seperti itu. Saya yakin bila anda berani melawan dirinya saat ini, hanya akan ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Anda yang meninggal atau Chupa yang tiada. "
__ADS_1
Albert melihat betapa Chupa sangat menyayangi Dira dan dia sadar dia tidak akan pernah bisa mendekati Dira bila binatang itu tidak mengijinkannya.
" Aku akan menunggu kamu baikan di tempat ini dan tidak akan pergi kemana pun juga. Kamu adalah penguat aku. Aku tidak mau kehilangan kamu. Jadi cepatlah baikan Dira. "