Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Pergi Bukan Berarti Meninggalkan


__ADS_3

Dira membuat semua orang kaget termasuk para pengawal yang ada di sana. Para anak buah Angga sempat ragu dengan apa yang mereka dengar. Mereka tidak menyangka kalau Dira akan mengambil keputusan seperti itu. Karena setau mereka Dira selalu melindungi dan selalu akan bersama dengan orang orang terdekatnya.


" Apa Dira belum menerima om Angga sepenuhnua sebagai orang tuanya.? "


Pikiran sempit dari Alvin mengatakan hal itu. Sedangkan Raka, dia sampai mengirek telinganya karena merasa salah mendengarkan apa yang Dira ucapkan tadi. Raka masih tidak percaya akan hal itu dan ingin mendengarnya ulang.


Tapi Angga menatap mata putrinya dengan perasaan lega karena mau menuruti apa yang dia minta. Dia tidak akan menyesal melakukan itu semua. Dia ingin bisa menyelamatkan anaknya.


Angga tidak mau kejadian tempo lalu kembali terjadi. Dia akan melindungi anaknya sekuat tenaga dia. Dia ingin menebus semua kesalahan dia terdahulu.


" Kalau begitu cepat berkemas. Kamu cepat dengan anak anak itu pergi. Jangan sampai mereka nanti mengetahui kamu ada disini. Papa sayang kamu Dira. cepatlah nak... "


" Hemmm aku paham pa.... aku memang akan segera pergi. Tapi bukan aku meninggalkan papa."

__ADS_1


Semua orang bingung dengan perkataan Dira mereka menatap bingung kearahnya. Tetapi ada juga tatapan lega disana.


" Aku akan pergi sebentar untuk memastikan sesuatu. Mereka tidak akan tau secepat itu kita ada disini pa.. Mereka semua orang bodoh yang mau berkerja dengan orang bodoh. Jadi aku akan pergi sebentar untuk melakukan sesuatu. Nanti bila Yasmin bangun dan mencari aku, bilang aku akan menemui super heronya. Dia akan paham maksud aku. "


Raka segera berdiri dan akan ikut dengan Dira. Dia tidak akan membiarkan Dira pergi sendiri lagi. Tapi dia juga menghawatirkan Angga di tempat ini.


" Kakak... sebelum kakak memutuskan ikut dengan aku, sebaiknya kakak bantu papa memindahkan anak anak itu ke panti yang papa sudah siapkan. Aku mau semua itu berjalan cepat. Dan untuk tempat tinggal bibi Bulan, aku serahkan pada papa. Terserah papa mau atur gimana."


" Ra... "


"Dengar pa... bila papa sayang pada aku, seharusnya papa berusaha untuk tetap bersama aku dan menjaga aku terus sampai papa tua dan aku mempunyai pendamping. Tapi bila papa sudh puas dengan pertemuan kita yang sebentar, oke tidak apa. Aku akan pergi meninggalkan papa saat ini juga. "


mendengar apa yang Dira ucapkan, membuat Angga merasa bersalah lagi. Dia tidak mau kehilangan anaknya lagi dan dia juga sangat ingin bersama anaknya dan menghabiskan waktu lebih lama lagi.

__ADS_1


Hanya saja, dia takut akan membuat anaknya dalam masalah besar nantinya. Dia masih trauma dengan kejadian tempo lalu.


" Selama papa dan yang lainnya ada bersama aku, aku tidak akan apa apa. "


Perkataan Dira menyakinkan Angga untuk segalanya. Lalu mulai memerintahkan anak buahnya memindahkan anak anak itu ketempat yang sudah dia siapkan dan mengajak serta nyonya Bulan bersama mereka.


" Ra... kalau Raka memang sibuk, aku saja yang menemani kamu bagaimana? "


Raka menatap Alvin seolah dia tidak terima adiknya di temani pergi oleh Alvin.


" Hemmm bersiaplah.. "


Tapi Raka tidak bis berbuat apapun saat Dira sendiri yang sudah memberikan ijin itu.

__ADS_1


__ADS_2