
Albert yang berada di kantornya tiba tiba mendapatkan serangan dari orang orang yang tidak dia kenali. Bahkan anak buah Albert kebanyakan sudah tidak bisa melawan lagi karena pergerakan orang yang menyerang perusahaan Albert itu sangat cepat.
" Siapa kalian? "
" Jangan banyak tanya. Kau akan lenyap hari ini. "
Mereka mulai menyerang Albert dengan dari berbagai arah dan itu membuat Albert kewalahan menghadapinya. Bahkan dia tidak tau apa dia bisa keluar hidup hidup atau tidak nanti. Karena penyerangan saat ini sangatlah berutal dan Albert sulit mengimbangi 3 orang dengan kemampuan luar biasa di hadapannya saat ini.
" Aku rasa mereka sengaja melakukan hal ini agar aku meminta bantuan pada yang lainnya dan nanti bisa masuk dalam jebakan mereka. Itu tidak akan aku biarkan. Aku akan melawan mereka dengan kemampuan aku sendiri bagaimana pun nanti hasilnya."
Albert terus melawan walau tangannya sudah terdapat luka gores yang cukup dalam.
__ADS_1
" Apa aku terlambat? "
Suara perempuan yang terdengar di ruangan itu membuat mereka mengalihkan perhatiannya dari pertarungan tersebut. Albert sangat kenal dengan suara itu. Namun saat ini dia harap tidak mendengarnya dulu karena tidak mau membuat Dira dalam masalah.
" Kalian melukai dia? Siapa yang menggores tangannya tadi? Apa kalian sudah meminta ijin pada aku sebelumnya? "
Kata kata Dira terdengar sangat santai tapi mengandung acaman yang amat seram di dalamnya. Dira mengambil belati yang sedari tadi di simpan di bajunya dan bergerak cepat menuju mereka dan melukai semua tangan mereka tanpa mereka sadari.
" Aku sudah katakan aku tidak suka bila ada yang menyentuh orang ku tanpa seijin dari ku. Apa kalian tidak pernah mendengar hal itu? Dimana bos kalian? cepat katakan? "
Sampai akhirnya Dira sampai di ruangan Albert dan melihat kejadian ini. Dia ingin tau dimana Viki saat ini berada. Karena dari yang dia dengar tadi, Vikilah yang sudah membawa mereka datang ke perusahaan Abert untuk menyeranv Albert.
__ADS_1
" Jawab aku. Dimana Viki berada sekarang? Kalau tidak kalian akan aku habisi saat ini juga. "
Mereka ber 3 meremehkan Dira dan menunjukan wajah mencibir. Kesabaran Dira yang sudah setipis tisu itu, langsung tersulit dan tanpa basa basi dia melenyapkan mereka semua dengan sekali gerakan.
" Sudah aku berikan kesempatan untuk bernapas lebih lama, tetapi mereka memilih ingin lebih cepat pergi. Dasar. "
Cibiran Dira itu membuat Albert menggelengkan kepalanya. Wanita yang sangat dia rindukan saat ini ada di dekat dirinya tapi dengan keadaan yang sedang tidak baik baik saja.
" Ra.. kamu baik baik saja? "
" Kamu bertanya pada aku? Keadaan kamu cukup parah Al.. ayo sini aku obati dulu. Untuk tempat ini suruh anak buah kamu yang lain membersihkannya. Kita lakukan perburuan besok pagi. Kita harus cepat pergi dari sini dan menyelinap agar bisa ke tempat Yasmin berada. Aku sangat takut meninggalkan dia sendirian hari ini. "
__ADS_1
" Kamu baru bertemu aku sudah membicarakan Yasmin. Aku saat ini terluka tapi kamu menghawatirkan dia. "
Dira tau kalau Albert tidak sungguh sungguh dengan ucapannya. Dia hanya ingin menggoda dirinya saja. Jadi Dira hanya menanggapi dengan senyuman saja.