
Alvin yang merasa kalau memang yang di katakan oleh Dira adalah kenyataan akhirnya memilih untuk menjadi lebih kuat dulu. Dia ingin bisa melindungi Dira nantinya.
" Ra... apa yang kalian bicarakan tadi juga hampir sama dengan yang aku dengar. "
Semua melihat Alvin dan Alvin mulai menceritakan semua penyelidikannya. Raka akhirnya paham, kalau hal ini memang berkaitan.
" Aku rasa ini memang berkaitan satu sama lainnya. "
Raka mengtakan hal itu. sedangkan Dira dia sudah memikirkan soal pelakunya. Dia merasa kalau kasusnya memang sama tapi pelakunya beda.
Dikasus yang di lihat Raka, jelas pelakunya menargetkan korbannya secara matang. Dan semua yang di lakukan berencana. Sedangkan kasus yang di katakn Alvin, itu seperti tidak di rencanakan. Dan di biarkan seperti kecelakaan biasa dan korban di bawa ke rumah sakit dulu dan meninggal disana.
" Kita periksa rumah sakit juga. Aku mau laporan itu secepatnya. Korban yang di katakan Alvin itu di bawa kemana? Dan bagaimana keadaan yang sebenarnya? semua aku mau laporannya. "
__ADS_1
Raka langsung memerintahkan orang untuk melakukan apa yang Dira minta. Sedangkan Dira menghubungi Tolvar dan berdiskusi dengan dia.
" Tolvar, aku mau kamu coba mencari lokasi mana saja yang ada panti asuhan yang banyak anak anaknya... Terus tolong juga cari sekolahan lokal di daerah dekat villa Alvin ini. Terus laporkan pada aku."
Dira tanpa basa basi di langsung memerintahkan Tolvar. Untung Tolvar sudah biasa dengan apa yang Dira lakukan. Hingga dia bisa lebih tenang dan mengerti maksud dari Dira.
" Coba kamu jelaskan dulu apa masalahnya. Aku akan sekalian mencari tau sekarang. "
Data yang Tolvar dapat langsung di kirim ke Email Dira. Dia merasa apa yang Dira katakan tadi itu memang ada hubungannya dengan dunia bawah. Dan hal ini akan menjadi sangat rumit bila mereka sampai bersinggungan.
" Ra... kamu yakin? "
" Apa kalian belum cukup mampu? "
__ADS_1
" Ha? "
" Aku rasa aku sudah salah menampung kalian tinggal disana.. Aku pikir kalian akan rajin latihan dan berkerja keras untuk membalaskan dendam kalian nanti. Tapi ternyata kalian hanya menunggu dan berharap akan ada pertolongan yang menbantu penuh semua masalah kalian."
Tolvar merasa apa yang Dira ucapkan memang benar. Mereka sempat telalu terlena dengan apa yang mereka lakukan saat ini. Dan hampir lupa akan tujuan mereka yang sebenarnya.
" Aku akan melatih mereka lebih keras lagi. "
" Kalau begitu, kalian latihan lah dengan keras. Karena aku akan datang 3 hari lagi ke rumah dan menguji kalian langsung dengan aku sebagai lawan kalian. "
Dira ingin semua lebih serius lagi dalam berlatih. Karena yang akan mereka hadapi bukan orang biasa. Walaupun semua alat yang mereka punya adalah alat yang luar biasa. Tapi bila orang yang menggunakannya belum cukup pintar dan kuat, itu akan percuma.
" Dengar Tolvar. Bila kamu tidak bisa tegas kepada mereka, kamu jangan pernah berani membalaskan dendam kamu pada keluarga kamu lagi. Karena memimpib mereka saja kamu tidak bisa. Bagaimana mau menghadapi keluarga kamu. Jangan berpikir aku akan selalu ada di dekat kalian nanti. Karena aku juga banyak mempunyai hal lain untuk di kerjakan. "
__ADS_1