
Dira berjalan dengan Yasmin untuk mencari Albert. Mereka membatalkan semua kegiatan yang ingin mereka lakukan di taman itu. Dan menggantinya dengan hal yang lain.
" Bagaimana bila kita sekarang meminta papa mengajak kita pantai? Kita bermain air disana sampai malam? "
" Nanti daddy mengacau lagi kak.. "
"Tidak akan. Bila itu terjadi aku akan ikat dia di dalam mobil nanti. "
Yasmin tertawa mendengar apa yang Dira katakan. Dira sudah berencana akan menginap di villa dekat pantai agar mereka puas liburan di tempat itu. Dan hal tersebut bertujuan untuk mengganti liburan Yasmin yang kacau karena perbuatan Albert dan penguntit itu.
" Al kamu dimana? apa semua sudah selesai? Kita menunggu di mobil ya.. "
Albert segera mungkin menyelesaikan masalahnya dan menyusul Dira ke mobil. Dia juga sudah tau siapa yang menyuruh mereka dari tanda di tubuh mereka.
__ADS_1
" Maaf aku lama. Apa kita akan langsung pulang? "
" Tidak.. kita akan kepantai sekarang. "
Albert mengerutkan keningnya. Dan saat ingin bicara, perkataan Dira menghentikannya.
" Bila kau perotes lagi, kami bisa pergi berdua. Bila kau hanya nyaman berada di rumah saja, nikmatilah waktu mu di rumah. Kami ingin bersenang senang dan menikmati waktu liburan. Kami bisa tanpa kamu ikut dengan kami. "
Perkataam sarkas Dira tidak berani di lawan Albert lagi. Dia langsung diam dan mengikuti kemana keinginan mereka berdua.
Bisa saja Dira dan Yasmin mendiami dirinya sangat lama. Karena Albert tau kalau Yasmin mempunyai sifat yang sama seperti Dira. Walaupun Dira bukan ibu kandungnya, tapi Yasmin lebih mirip Dira.
" Dad.. apa begitu sulit untuk daddy meluangkan waktu dan menikmati liburan kita bersama? apa permintaan aku untuk liburan seperti orang lain sangat susah? Kenapa daddy selalu tidak menyukai apa yang aku dan kak Dira rencanakan? Tadi daddy sudah mengacaukan semua rencana yang aku buat. Dan membuat liburan kita berantakan. Padahal saat di rumah daddy sangat semangat untuk liburan bersama. Sebenarnya ada apa dad? "
__ADS_1
Pertanyaan Yasmin membuat Dira juga menatap kearah Albert karena ingin tau alasan apa yang sebenarnya di balik tingkah laku Albert yang seperti tadi.
" Sebenarnya.. sebenarnya.. daddy hanya merasa tidak nyaman dengan tatapan orang orang pada Dira. Mereka menatap Dira dengan penuh minat dan daddy tidak menyukainya. Jadi maaf daddy membuat kesalahan. Selain itu, daddy juga melihat ada orang yang mengikuti kita. Jadi daddy semakin tidak nyaman dan ingin cepat pergi. Daddy tidak mau kalian terluka. "
Dira dan Yasmin memutar bola mata mereka malas. Mendengar alasan Albert membuat mereka merasa kesal dan ingin membenturkan kepala Albert ke dinding saat ini.
" Ra.. aku ingin memberitahu sesuatu mengenai orang yang mengintai kita tadi. "
" Aku tau. Mereka sudah memulai semuanya. Jadi kita ikuti saja permainan mereka saat ini. "
Saat Albert melanjutkan pembicaraan mengenai hal yang serius, Dira juga menanggapi semuanya dengan serius. Dia paham apa yang Albert cemaskan. Tapi Dira akan menghadapi semua dengan tenang saat ini.
Ini adalah saat yang sudah dia tunggu dari sejak lama. Dia tidak menyangka kalau hari ini akan tiba dengan segera.
__ADS_1
" Aku sudah menunggu hari ini cukup lama. Dan semua jalan memang sudah terbuka untuk aku berhadapan dengan kau lagi Wuhan. Atau aku harus panggil kau Viki Adiputra saat ini. "