
Dira yang berada di dalam pelukan Albert mengatakan semua yang telah terjadi sebelumnya. Albert bersyukur karena Dira ternyata tidak sampai melakukan semua itu sendirian.
" Aku lega sekarang karena kamu ternyata tidak bertindak sendiri. Aku takut kamu kenapa kenapa Ra. "
" Aku baik baik saja Al. Aku hanya lelah. "
Albert mengelus lembut kepala Dira dan tanpa sengaja Dira mengakat kepalanya dari bahu Albert dan tatapan mereka bertemu.
Tak tau siapa yang mengawali tapi saat ini kedua bibir mereka sudah saling mengecup dan mereka menikmati ciuman manis yang mereka lakukan. Tidak ada napsu dalam ciuman itu. Yang ada hanya ungkapan rasa sayang satu sama lain saja.
" Ra, menikahlah dengan aku. Semua sudah berakhir. Ayo kita menikah Ra. "
" Papa akan menikah lebih dulu Al. "
" Kamu ingin aku menunggu berapa lama lagi? "
__ADS_1
Dira tersenyum dan mengelus rahang keras Albert. Dia tidak mungkin akan membiarkan Albert menunggu dirinya terlalu lama. Dia juga ingin segera memulai hidup baru bersama Albert dan Yasmin.
" Aku juga ingin hal yang sama dengan kamu Al. Hanya saja, kita tidak bisa menikah mendahului papa. Aku ingin terlibat dalam persiapan pernikahan mereka dan setelah itu baru kita akan menikah. "
Albert memeluk erat pinggang Dira karena dia sedang menahan keinginan dirinya yang begitu besar saat bersama Dira.
" Al walaupun aku mau menikah dengan kamu, tapi kamu tidak boleh melakukan hal aneh aneh pada aku sebelum kita resmi menikah. "
" Tidak Ra.. "
" Tidak tapi ini ada yang mengganjal di bokong aku. "
" Maaf. Dia bangun karen kamu duduk denga tidak tenang. "
Dira langsung turun saat Albert mengatakan hal itu. Dia tidak mau mengambil resiko lebih dengan hal ini. Apalagi ada Yasmin di dekat mereka. Bisa saja anak itu bangun dan memergoki perbuatan mereka nanti.
__ADS_1
" Kenapa turun Ra? "
" Aku cari aman. Aku juga mau bilang kalau besok aku ingin mengajak Yasmin ke rumah papa untuk membatu menenangkan Bibi Bulan. "
" Lantas untuk keluarga kerajaan bagaimana? Tolvar ada memberikan laporan pada kamu? "
" Aku membiarkan semua begitu saja. Aku lelah memerintahkan mereka. Biar dia menyelesaikan masalahnya sendiri. Aku tidak mau ikut campur lagi. "
Albert baru sekarang melihat Dira sesantai ini. Karena biasanya Dira pasti akan selalu mencari tau kabar orang orangnya yang masih melakukan pekerjaan mereka. Namun entah karena apa, sepertinya Dira sekarang menjadi lebih tenang dan santai.
" Kamu baik baik saja Ra?"
" Tentu Al. Aku hanya merasa semua sudah berakhir. Aku tidak menanggung beban berat lagi di punggung aku saat ini. "
Albert belum paham apa yang di maksudkan oleh Dira sekarang. Namun dia cukup bersyukur saat Dira mengatakan bebannya sudah terangkat saat ini.
__ADS_1
" Beban di kehidupan aku yang lama telah aku singkirkan Al. Sekarang aku hanya aka fokus pada kehidupan baru aku saja. Tidak ada lagi ambisi dan kemarahan itu di hati aku. Makanya aku bisa lebih santai saat ini. "
Dira berkata begitu dalam hatinya sambil menatap Albert yang tersenyum padanya. Dira hanya menanggapi dengan senyuman juga untuk Albert.