
Dalam kekagetannya, A ying berusaha berpikir kalau Dira hanya menebak nebak saja apa yang sedang terjadi. Tapi raut wajah Dira sebelumnya terlihat tenang dan serius itu membuat A ying ragu. selain itu, A ying juga sudah tidak mendengar apa yang di pikirkan Dira lagi. entah dari kapan hal ini terjadi. Tapi A ying baru menyadarinya.
A ying memandang Dira lekat. Tapi sikap Dira kembali seperti biasanya. Tatapan mata yang polos dan lugu. Ekspresi Dira juga tidak seperti sebelumnya lagi.
A ying terus memperhatikan Dira satu hari itu. Dan tingkah laku Dira tidak ada yang aneh sedikitpun.
" mungkin aku terlalu lelah hingga berpikir yang bukan bukan"
A ying akhirnya memutuskan beristirahat setelah seharian sibuk dengan pikirannya tentang Dira. sedangkan saat ini Dira di halaman belakang sedang duduk di temani Chupa. ekspresi wajah Dira kembali serius lagi.
" kamu harus bersiap... kita cepat atau lambat akan ketemu dengan mereka lagi. selain itu, kita juga harus bersiap menghadapi orang yang mengincar Dira."
Dira sebenarnya bisa mendengar apa yang di pikirkan A ying tapi dia pura pura tidak mendengar apapun.
Kemampuan ini di dapatkan Dira saat dia mulai berdamai dengan dirinya sendiri. Dira sadar kalau bukan hanya ada pikiran milik Fu ling saja di dalam dirinya ini tapi milik Dira yang sebelumnya juga ada. Saat dia berdamai dan mulai menggali lebih dalam lagi mengenai dira sebelumnya, Fu ling menemukan fakta yang mengherankan.
__ADS_1
Dira sebelumnya bisa melihat masa depan dan bisa mendengar apa yang di pikirkan orang lain. tapi sayangnya Dira tidak menyadari hal itu. Dia pikir kalau mimpi yang dia alami itu hanya bunga tidur dan suara suara yang di dengarnya hanya hayalan.
saat Fu ling menyadari hal ini, dia mulai mengasah kemampuannya lebih dalam dan itu akan berguna untuk dirinya nanti. tapi dia masih ingin merahasiakannya. termasuk kepada A ying.
karena dia tidak mau kehilangan A ying terlalu cepat kalau sampai A ying tau dia sudah bisa di lepas sendirian. A ying pasti akan meninggal. dan itu tidak Dira mau.
Fu ling dan Dira adalah satu saat ini jadi segala kemampuan Dira sebelumnya bisa di miliki oleh Fu ling juga. jadi dia hanya harus belajar sedikit lebih banyak lagi. sebelum dia akan menemui orang yang sudah mengincarnya.
Dira mencari A ying ke ruang kerjanya. dan disana Dira menemukan A ying sedang beristirahat.
" kak... kalau mau tidur, pindah saja ke kamar ya.. "
Dira tidak perduli A ying sedang pura pura tidur atau tidak sekarang. yang penting dia akan mengingatkan A ying saja.
Saat Dira menyentuh pegelangan tangan A ying, dia langsung terdiam dan memandang A ying dengan tatapan yang sulit di artikan.
__ADS_1
" kak, bangun yuk... pindah ke kamar "
A ying akhirnya bangun dan mengakhiri acara pura pura tidurnya.
" kamu belum tidur? "
" tinggal berapa lama lagi kak? "
" maksud kamu apa Dira? "
" kak, tinggal berapa lama lagi? jangan bohongi aku. "
" aku sungguh tidak mengerti maksud kamu Dira "
" UMUR KAKAK TINGGAL BERAPA LAMA LAGI? "
__ADS_1
Dira tiba tiba berteriak keras kepada A ying. dan A ying sangat terkejut dengan ucapan Dira.