Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Papa Aku Harus Gimana?


__ADS_3

Dira memijat Yasmin sampai anak itu tertidur karena merasa nyaman.Dira mengingat semua percakapan dirinya dengan Yasmin sebelumnya dan mulai berpikir akan tindakan yang harus dia lakukan nanti.


Tapi setiap dia memikirkan hal itu, dia tetap merasa ragu. Dia seperti mempunyai beban berat bila harus memenuhi keinginan Yasmin sedangkan Alvin juga menyukai dirinya.


Dira tidak bisa menyakiti Alvin seperti itu. Selain hal itu, Dira juga masih harus berurusan dengan banyak orang saat ini. Dia tidak mau melibatkan Yasmin dan Albert dalam masalahnya.


Lama Dira terdiam akhirnya dia memutuskan keluar dari kamar Yasmin dan ingin sendirian dulu. Dira pergi menyusuri hutan di sekitar rumahnya itu dan menemukan tempat yang sangat bagus untuk dia menyendiri. Di pinggir tebing Dira duduk sendirian disana. Dan pikirannya melayang jauh mengingat apa saja yang sudah dia alami selama ini.


" Ra... kenapa kamu duduk di tempat berbahaya ini sendiri? "


Angga mengagetkan dirinya saat pikiran Dira sedang kacau. Angga langsung duduk di sebelah putrinya saat tau Dira ada masalah yang sedang dia pikirkan.

__ADS_1


" Pa... apa yang harus aku lakukan saat ini? "


" Apa masalah mu Ra? kamu punya papa untuk kamu ajak berbagi. Jangan memendam segalanya sendiri sayang. "


Dira menatap lurus kedepan dan berpikir dari mana dia akan menceritakan semua pada Angga.


" Kamu tau, semakin dewasa seseorang, akan semakin banyak juga cobaan yang menghampirinya. Masalah akan terus datang saat kamu mampu menghadapi semua itu. Jadi jangan menyerah oke. "


" Papa tau Alvin suka pada aku kan? Tapi kenapa papa malah mendekatkan aku pada Albert? Pa, aku tidak mau terjadi permusuhan di antara kami nanti. "


Dira langsung menatap mata Angga karena bingung denga pertanyaan papanya.

__ADS_1


" Kamu cemas mengenai perasaan Alvin karena kamu sudah sadar akan perasaan kamu pada Albert. Bukankah begitu Ra? perilaku kamu pada Albert dan Alvin sangat berbeda. Bagaimana bisa papa tidak tau akan hal itu. Tapi kamu selalu berusaha menghindari segala hal yang berhubungan dengan hubungan romantis. Apa yang membuat kamu ragu untuk memulai hal ini? Karena ini bukan pertama kalinya papa perhatikan hal itu."


Dira melihat Angga dan memikirkan apa yang di katakan Angga tadi padanya. Apa benar hal itu? Apa dia benar menyukai Albert?


" Aku... "


" Alvin akan menemukan orang yang tepat untuk dirinya nanti. Dia akan mulai paham kalau perasaan dia pada kamu itu bukan cinta. Kamu jangan cemaskan hal itu. Hanya saja Alvin masih perlu waktu untuk semua prosesnya. Papa rasa kamu juga tidak cocok dalam berhubungan dengan Alvin. Karena kamu dominan dalam hubungan itu. Beda sekali dengan Albert. Dia bisa mengimbangi kamu dan kamu lebih menurut padanya. Sikap dominan kamu bisa berkurang saat bersama Albert. "


Dira akhirnya diam saja. Dia memang menyadari hal itu. Albert berada di sebelahnya bukan hanya mendengarkan perintah dan keputusan darinya saja. Tapi bisa di ajak berbagi pikiran dengan dirinya. Tapi masalah Alvin, dia masih bingung bagaimana cara menghadapi Alvin nanti.


" Papa tau kamu hanya ingin mejaga perasaan Alvin saja saat ini. Karena kamu sadar sudah dari awal kamu tidak menyukai Alvin. Papa harap kamu bisa nanti memikirkan semuanya dengan baik. "

__ADS_1


Dira mengangguk dan tersenyum pada Angga. Saat dia ingin bicara lagi pada Angga. Dira di kagetkan dengan teriakan dari Raka.


" Ra.... ra... gawat.. Alvin.. "


__ADS_2