
Dira paham akan maksud dari Albert jadi dia menatap Tolvar untuk mengisyaratkan kalau mereka akan bicara nanti saja.
" Tolvar, aku ingin minta bantuan kamu dan yang lainnya dulu. Tolong jaga anak nakal ini agar tidak bertengkar dengan Chupa. Kau tidak usah kawatir pada Chupa. Dia tidak akan mencari gara gara. Tapi perhatikan dengan baik anak kecil ini. Dia akan selalu mencari masalah pada Chupa "
Tolvar dan yang lainnya melihat ke arah Yasmin. Mereka melihat kalau Yasmin itu tidak seperti anak yang suka mencari keributan saat ini. Karena terlihat dari sikap Yasmin yang terlihat pendiam dan cuek.
" Jangan pernah tertipu dengan apa yang kalian lihat. Aku tidak mau nanti Chupa kenapa kenapa karena kalian lengah dalam mengawasi dia. "
Yasmin mendengar hal itu dan berusaha untuk cuek saja. Padahal dia sedang melakukan protes pada Dira lewat pikirannya.
" Kak... aku tidak nakal kok... aku hanya tidak suka saja dengan binatang itu. Dia mencoba mengabil alih perhatian kakak. "
__ADS_1
Dira mengabaikan apa yang Yasmin katakan. Dia menatap Yasmin dengan tajam dan memperingatkanya lagi.
" Yas... kalau sampai kamu berlaku jahil pada Chupa nanti. Aku akan menghukum kamu. Aku tidak main main dalam hal ini. Kau tau kalian sangat penting untuk aku. Jadi jangan saling menindas oke"
Yasmin hanya menghela napas pasrah saja akhirnya. Dan Chupa menunjukkan wajah sombongnya menurut Dira.
Dira dan Albert pergi mengikuti Syan keruangan pengobatan itu dan akan melakukan berbagai pemeriksaan.
Dira melihat Albert sangat gugup saat ini jadi dia menggenggam tangan Albert untuk menenangkanya. Dia berharap Albert bisa lebih tenang saat dia tau kalau Dira tidak akan meninggalkan dirinya saat ini.
" Kau seperti anak kecil saat ini. Sifat angkuh, sombong dan arogan yang kau miliki biasanya tidak terlihat saat ini. Kau menjadi orang yang berbeda saat bersama aku. Aku tidak tau kenapa. Tapi aku merasa kau tidak pernah memakai topeng mu saat berhadapan dengan aku "
__ADS_1
Dira berkata begitu di dalam hatinya dan Albert memang merasa sangat tenang setelah tangannya di pegang oleh Dira.
" Aku merasa sangat nyaman dengan pegangan tangan Dira ini. Tangan hangat yang bisa menenangkan aku di saat aku sedang tidak bisa mengendalikan diri aku saat ini. Kau memang orang yang berbeda Dira. Banyak hal yang aku lakukan pertama kali pada dirimu. Bahkan aku tidak pernah terbuka sedikit pun pada orang lain selama ini. Hanya kau yang bisa membuat aku terbuka. Dan sepertinya sangat paham akan apa yang aku rasakan. ".
Albert bersyukur selama dia melakakukan pemeriksaan itu, Dira selalu menemabi dirinya. Bahakan memegang tangannya saat ini. Tapi semua itu masih belum selesai. Karena ini masih pemeriksaan tahap awal saja.
" Nona... ini setelah saya periksa, tangannya yang masih patah ini harus mendapatkan penanganan extra dulu. Dan apa kita obati satu satu saja untuk hal ini? "
" Kau lanjutkan saja pengobatan mentalnya. Aku yang akan mengobati tangannya nanti. Lagipula ini tanggung jawab aku. "
Albert menatap Dira dengan tatapan bertanya. Kenapa Dira malah berkata ini tanggung jawabnya. Padahal Dira tidak terlibat dalam terlukanya dia.
__ADS_1
Di luar, Tolvar masih bertanya tanya apa maksud peringatan dira itu. Karena yang dia perhatikan dari tadi. Chupa dan Yasmin terlihat baik baik saja. Dan tidak ada masalah yang terjadi. Apa Dira hanya kawatir saja? itu yang Tolvar coba pikirkan saat ini.