Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Terlukanya Albert


__ADS_3

Dira yang masih bermain dengan tubuh Alberto dan pikirannya. Tidak melihat kalau Albert saat ini sedang kewalahan menghadapi tangan kanan dari Alberto yang sangat pandai berkelahi.


*Akkkkkhhh*


Teriakan Albert mengalihkan pandangan Dira dari Alberto dan menatap ke arah Albert yang tangannya sudah di pelintir oleh orang itu. Pelintiran tangan itu sangat kuat sehingga Dira bisa tau kalau tangan Albert saat ini sudah patah.


Tanpa berkata apapun, pisau yang sebelumnya dia gunakan menusuk nusuk Alberto, langsung di lemparkan ke arah ******** dari lawan Albert.


" Akkkhhh... *


sasaran Dira sangat tepat. Dan Albert saat ini sudah jatuh di tanah sedangkan anak buah Alberto menahan rasa sakit yang teramat sangat di bagian kelaminnya.


Albert di tolong oleh anak buah Tolvar dan di bawa menyingkir dari tempat itu. Karena mereka sudah melihat kalau emosi Dira sudah mulai naik saat ini.

__ADS_1


" Kau. tunggulah dulu. Aku punya mainan baru saat ini. Jangan mati dulu sebelum aku mengijinkannya."


Ucap Dira seolah dia sedang melakukan tawar menawar terhadap nyawa seseorang. Dia meninggalkan Alberto dan berjalan menuru pria yang melulai Albert tadi. Albert memperhatikan memang aura yang Dira keluarkan saat itu sangat berbeda dari biasanya.


" Dira sangat mengerikan. "


" Itu belum seberapa. "


Gumaman Albert di jawab langsung oleh Tolvar.


"Akkkkkkhhh... sa.. kii.. **.. "


orang itu masih berteriak kesakitan saat Dira bertanya. Tanpa ada ras jijik atau kasihan di wajah Dira. Dia mencabut pisau itu dan memotong langsung pergelangan tangan kanan dari pria itu.

__ADS_1


"Aaaaaakkkkkkhhhhh"


Hanya teriakan yang di dengar oleh orang disana. Dira sudah tidak peduli lagi dengan rencana dia di awal mengenai bermain cantik di tempat itu. Saat ini dia sedang sangat marah karena Albert terluka.


" Kau menambah pekerjaan aku. Kau tau itu sialan... "


Dira lagi lagi memotong pergelangan tangan dari pria itu dan teriakan terus di keluarkan olehnya. Dira sama sekali tidak terusik dengan apa yang dia lakukan. Tapi orang orang disana yang masih sadar dan melihat semua yang Dira lakukan merasa mual.


Kecuali Albert dan Alberto. Mereka berdua seolah sudah biasa melihat kejadian seperti itu. Dan mereka sama tidak mengeluarkan ekspresi apapun saat melihatnya.


" Kau membuat aku dalam masalah besar setelah ini. Dan kau tau kenapa begitu? Itu karena kau mematahkan tangannya dan nanti putrinya akan meminta pertanggung jawaban aku. Kau membuat aku tambah muak dengan semua ini. "


Dira benar benar melampiaskan kemarahannya pada orang itu dengan merobek perut orang itu dan mengeluarkan isi perutnya. semua organ dalam itu di keluarglan dan secara perlahan orang itu mati kehabiskan darah.

__ADS_1


Tolvar dan anak buahnya semua sudah lemas karena memuntahkan isi perutnya saat melihat bagaimana cara Dira merobek perut pria itu dan mengeluarkan isinya. Mereka tidak menyangka kalau Dira yang mereka kenal dulu sama sekali todak berubah. Dan sekarang bertambah kejam.


"Kau benar benar berbeda dari yang aku bayangka Dira. Aku selalu berpikir kau hanya pintar bicara dan pintar mengatur setrategi. Tapi kau ternyata sangat kejam. Padahal aku menahan diri dari tadi untuk melakukan semua yang kau lakukan ini. Karna aku takut kau akan takut pada aku. Tapi ternyata kau lebih parah dari aku. Kau tidak peduli kepada pemikira orang lain dan melakukan apa yang kau anggap benar. "


__ADS_2