
Karena sudah malam dan mendapatkan laporan begitu dari pembantunya, Albert lalu menemui Yasmin untuk memeriksa keadaan putrinya itu.
" Kamu sudah jauh lebih membaik sayang... Daddy tidak menyangka kalau begitu berartinya Dira untuk kamu. Hanya karena dia datang mengunjungi kamu, kamu langsung sembuh begini. Apa selama ini daddy salah pada dia? dan salah menilai dirinya.? "
Albert berkata begitu dalam hati karena tidak mau mengganggu tidur anaknya. Setelah itu dia langsung masuk kedalam kamarnya untuk bersih bersih. Tapi setelah mandi, Albert merasakan lapar.Itu karena dia tidak nafsu makan saat di kantor tadi. Dia sibuk memikirkan alasan agar Yasmin tidak marah pada dia. Tapi ternyata semua ketakutannya tidak berarti saat ini.
Jadi Albert langsung menuju dapur untuk membuat makanan pengganjal perut laparnya. Saat membuka kulkas dan ingin mengambil roti, Albert melihat ada ayam yang sudah di bumbui dan siap di goreng saja. Albert pikir itu pekerjaan pembantunya. Jadi dia mengambil semua ayam itu dan menggorengnya.
Albert merasa beruntung karena malam ini dia akan malam enak. Karena biasanya makanan selalu sudah habis saat dia pulang terlalu malam seperti sekarng.
Sibuk dengan kegiatannya, membuat Albert menjadi haus dan ingin minum, dia membuka kulkas lagi dan ternyata ada kue juga di dalam kulkas itu.
__ADS_1
" Ini kenapa tumben sekali bibik buat kue begini. Apa Yasmin meminta hal ini? Tapi Yas kan tidak suka camilan begini. Dia lebih suka buah saja. Sudah lah untuk penganjal perut, aku akan makan saja ini sedikit. "
Ternyata sambil menggoreng ayam, Albert terus memakan itu kue. Dan hanya tersisa sepotong saja karena dia terus memakannya.
" Astaga kuenya habis. Siapa suruh enak begini. Aku jadi makan semua kan... Ini rasanya tidak terlalu manis tapi sangat enak. Aky suka dengan kue sepeti ini. Besok aku akan suruh bibik membuatnya lagi. "
Albert melihat hanya sisa satu potong kue, merasa sayang bila tidak di makan. Jadi dia habiskan semua kue itu. Dan membawa ayam yang sudah dia goreng semuanya itu kemeja makan. Saat makan ayamnya, Albet lagi lagi kaget dengan rasa masakan itu.
Ayam itu sangat enak dan empuk. Jadi malam itu Albert makan sangat banyak karena tidak bisa menghentikan makannya.
" Siapa? siapa yang sudah memakan semua makanan aku? kalian sangat berani ya.. aku sudah sembuh dan aku boleh makan semua itu. Tapi kenapa kalian makan punya aku? "
__ADS_1
Yasmin berteriak dan memarahi semua pembantu disana. Karena dia pikir mereka lah ya sudah memakan masakan Dira. Albert yang saat itu mau berangkat ke kantor mendengar keributan itu langsung mendekati Yasmin.
" Sayang... ada apa? kenapa pagi pagi sudah ribut? "
" Ada yang mengambil makanan aku dad. Makanan yang di buat kakak Dira untuk aku. Ayam sama kue yang kakak Dira buat habis gak ada sisa. Padalah kemarin kakak bilang itu makanan hanya untuk aku. Kalau aku sudah baikan hari ini aku bisa makan semuanya masakan kakak Dira. "
Albert langsung menelan ludahnya kasar.Dia tidak tau kalau makanan yang semalam dia makan habis itu adalah buatan Dira. Dan sekarang putrinya mengamuk soal makanan itu.
" Mati aku. "
Yasmin yang tau isi pikiran daddynya, menjadi tau siapa pelaku yang sudah memakan makanan dia. Jadi Yasmin menatap daddynya tanjam dan memukulnya membabi buta.
__ADS_1
" Daddy memakan semua masakan yang harusnya aku makan? Daddy sangat tega. Aku gak mau tau daddy harus kembalikan semua masakan kakak Dira. "
Albert menjadi serba salah saat menghadapi putrinya yang sedang marah begini