Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Sampai di Markas Mafia


__ADS_3

Tolvar dan anak buahnya semua sudah menyebar di markas tersebut dan memasang bom sesuai dengan perintah Dira.


" Tuan muda... markas mereka ini sangat menyeramkan. Aku rasa bila kita tidak di berikan denah tempat ini oleh nona muda, Kita semua tidak akan selamat di tempat ini. "


" Kalian jangan mengobrol saja. Perhatikan langkah kalian. Jangan sampai kita menggagalkan rencana nona muda. Karena dia sudah mempercayakan kita untuk ikut dalam misi ini. "


Mereka serempak mengangguk dan mulai melangkah dengan pelan menuju tempat lebih dalam lagi di markas itu.


Saat sampai di suatu ruangan, Tolvar ingin menaruh bom lagi ditempat itu. Tapi tempat itu tidak ada di dalam denah yang Dira berikan.


" Tempat apa ini? kenapa bisa Dira tidak menuliskan dalam denah"


Karena penasaran, Tolvar berusaha mengintip dan masuk kedalam. Tetapi saat Tolvar akan mengintip, dia mendengar kalau anak buah yang di suruh menjemput gadis yang di perintahkan ketuanya sudah sampai.

__ADS_1


Tolvar dan yang lain seketika waspada, Mereka tidak yakin kalau Dira sampai bisa di tangkap oleh mereka semua. Tapi saat melihat seorang wanita yang di gendong oleh penjahat itu, seketika kaki mereka lemas dan tidak percaya.


Anak buah Tolvar saling pegang untuk saling menguatkan satu sama lain. Karena melihat Dira di bawa dengan mudah oleh mereka semua saat itu.


" Tuan muda, sebaiknya kita mengaktifkan bombya saat ini. Kita harus menyelamatkan nona muda sekarang juga. "


Di saat itu keraguan yang sebelumnya Tolvar rasakan seketika menghilang. Dia ingat dengan pesan Dira sebelumnya. Agar tidak melakukan apapun tanpa perintah dari dirinya. Jadi bisa di katakan kalau apa yang terjadi saat ini adalah rencana Dira.


Mereka mulai berpikir dan membenarkan apa yang di katakan oleh Tolvar. Karena tidak mungkin rasanya Dira akan kalah dengan mudah. Dan tidak ada perintah apapun untuk mereka lakukan.


Jadi dengan berpegang teguh dengan perinsip itu, mereka melanjutka jalannya lagi kedalam markas mafia itu. Dan tidak jadi memeriksa ruangan yang tidak ada di dalam denah yang Dira buat.


" Aku tidak tau kalau kau sudah menyebarkan anak buahmu di tempat ini Ra... wahhh aku semakin kagum dengan cara kerja dan berpikir kamu. Semua setrategi yang kamu punya saat ini sangat sempurna untuk menghancurkan musuh dengan sekali pukulan. "

__ADS_1


Albert secara tidak sengaja mendengar apa yang di bicarakan oleh Tolvar dan yang lainnya. Dan dia mulai percaya kalau semua rencana yang Dira lakukan ini tidak akan membahayakan dirinya sendiri.


Albert sangat kagum dengan kemampuan Dira ini dan semakin ingin tau apa yang akan dia lakukan di dalam nanti.


Dira yang sudah berada di dalam ruangan yang sama dengan ketua Mafia itu, masih berpura pura tidak sadarkan diri.


Alberto merasa ada yang aneh saat melihat Dira saat itu. Dia merasa ada yang menarik dari gadis yang sedang tidur di hadapanya.


" Kalian sungguh mudah membawa dia kemari. Apa kalian tidak merasa ada yang janggal? "


Pertanyaan Alberto seketika membuat anak buahnya merinding ketakutan. Mereka mulai berpikir yang aneh aneh dengan keadaan sekarang.


" Bangunlah.... kau tidak usah berpura pura tidur lagi di hadapa aku. Tidak akan semudah itu menipu seorang Alberto. "

__ADS_1


__ADS_2