
Pembicaraan serius antara Dira dan yang lainnya sudah selesai saat ini. Sekarang, Dira sedang berada di taman belakang bersama Albert untuk mengobrol berdua.
Raka dan Alvin, mereka sibuk mengurus perusahaan dan juga persiapan menghadapi Viki dan Nicolas. Sedangkan Angga dia berada di ruang kerjanya sedang merenungkan masalah Dira. Dia yakin kalau Dira sudah menyembunyikan sesuatu darinya. Hingga dia mencoba mencerna semua perkataan yang Dira katakan sebelumnya.
" Ra... apa yang kamu sembunyikan lagi saat ini? papa melihat kamu sangat kawatir tadi. Papa harap kamu bukan hal yang buruk yang kamu sembunyikan. Karena papa tau kalau seberbahaya apapun masalah yang kamu hadapi, papa dan yang lain selalu akan terlibat sedikit saja dalam rencana kamu. Tapi kali ini kamu menyerahkan tanggung jawab penuh mengenai Yasmin pada papa. Papa yakin ada yang tidak beres. "
Angga berbicara sendiri du ruang kerjanya sambil memikirkan masalah Dira. Tapi semakin dia mencoba memikirkan hal itu, semakin rumit pikirannya. Akhirnya Angga hanya menghubungi anak buahnya yang iya percaya untuk memperketat penjagaan rumah miliknya ini.
Di halaman belakang, Dira dan Albert duduk berdampingan sambil memandang lurus kedepan. Tidak ada objek kusus yang mereka lihat. Hanya mereka larut dalam pikiran masing masing.
" Ra.. aku ingin kamu jujur pada aku saat ini. Apa yang Yasmin mimpikan sampai dia begitu takut tadi? "
__ADS_1
" Apa yang ingin kamu dengar? "
Albert menatap Dira dan terlihat kalau Dira sedang tertekan saat ini. Dia sampai bingung dengan perubahan sikap Dira ini. Dia seolah sudah mempersiapkan diri menghadapi masalah yang mustahil dia selesaikan.
" Kamu baik baik saja? "
" Al, bila nanti aku terluka, aku harap kamu tidak melakukan hal yang bodoh dalam pertarungan nanti. Jangan lepas kendali dan tetap kontrol emosi kamu. "
" Jangan menduga yang tidak tidak dulu. Ini hanya seandainya saja. Aku takut nanti bila aku terluka kamu akan menggila. Begitu juga dengan Yasmin. Jangan biarkan anak itu lepas kendali. Aku sangat paham dia sangat sayang pada aku. Maka dari itu dia bisa sampai panik mencari aku saat bermimpi buruk. "
" Apa yang dia mimpikan? "
__ADS_1
Nada suara Albert sangat dingin dan sorot matanya juga menajam. Dia tidak lagi terlihat seperti Albert yang Dira kenal. Ini seperti sosok yang berbeda yang Dira lihat.
" Dia mimpi aku melindunginya saat dia ingin di sakiti oleh mereka "
Dira memegang tangan Albert yang terkepal dan dia ingin Albert bisa kembali tenang dulu untuk sekarang ini.
" Al, Viki dan Nicolas adalah musuh yang sangat berbahaya. Aku beberapa kali menghadapi Viki dulu dan selalu mengalami kekalahan. Bila itu terjadi lagi, aku mohon jangan lakukan hal yang bodoh oke? Dia licik dan juga cerdik. Jangan sampai lengah Al. "
Albert membawa tangan Dira menuju bibirnya. Lalu di kecup sayang oleh Albert. Albert tidak menyangka kalau orang yang mengusik perusahaannya bisa membawa dampak buruk untuk Dira saat ini. Walau ada kemarahan di mata Dira, tapi Albert juga melihat ada kehawatiran di dalam sama. Mungkin itu di tujukan untuk Yasmin yang Dira akan lindungi nanti.
" Bila dulu aku melindungi Chupa, sekarang berarti aku harus melindungi Yasmin. Wuhan, aku tidak akan menyerah sampai kapanpun pada kamu. "
__ADS_1
Dira berkata dalam hatinya.