Lahir Kembali Di Tubuh Baru

Lahir Kembali Di Tubuh Baru
Siapa Dia?


__ADS_3

Angga yang sudah merasa sangat lelah karena tidak kunjung menemui titik terang tentang putrinya, dia memutuskan keluar dari rumahnya dan berjalan jalan di sekitar tempat itu.


Saat dia ingin melangkah lebih jauh lagi, dia mendengar ada seseorang yang sedang bicara.


Dan suaranya sangat itu terdengar sangat manis.


"Hei... kamu mau makan? ini aku kasi kamu makanan. tapi apa kamu punya tempat tinggal? ini sudah malam. Dimana kamu tinggal?"


Angga agak mengintip siapa yang sedang bicara itu. Tapi dia hanya melihat punggung dari seorang gadis saja. Angga terus memperhatikan gadis itu dengan semua celotehannya dengan kucing liar tersebut. Sampai, gadis itu berdiri dan melihat ketempat Angga berada.


" Bapak dari tadi memperhatikan saya ada apa ya? apa bapak yang punya kucing ini? "


Angga kaget mendengar pertanyaan gadis itu. Dia tidak menyangka kalau gadis yang dia perhatikan diam diam itu ternyata menyadari kehadirannya. Dan dengan santai gadis itu malah menyapa dirinya. Seperti tidak ada rasa takut sama sekali di diri gadis yang dia temui ini.


" Kamu sudah tau kalau saya memperhatikan kamu? "

__ADS_1


" Tentu saja bapak... jelas saya tau, aroma parfum bapak sangat jelas untuk saya."


" Kamu tidak takut kepada saya? "


" Kenapa saya harus takut kepada bapak? saya rasa bapak bukan orang jahat. "


Gadis yang sedang di ajak Angga bicara adalah Dira. Dia sudah tau Angga bukan orang jahat dari mendengar isi pikiran Angga. Jadi dia tidak begitu waspada dengan Angga. Dira saat ini sedang menggunakan masker dan topi. Jadi Angga tidak bisa melihat bagaimana wajah Dira.


Apabila Angga bisa melihat wajah Dira, dia mungkin akan langsung menggenali Dira. Karena Dira sangat mirip dengan mendiang istrinya Ayu.


" Hemmm kamu ternyata sangat peka ya... Gadis kecil seperti kamu kenapa keluar sendiri malam malam begini? "


" Saya tadi ada keperluan pak... Jadi saya keluar malam. Terus tidak sengaja bertemu kucing itu. Apa kucing itu memiliki tuan pak? "


" Kamu mau memeliharanya?"

__ADS_1


" Saya tidak bisa pak. Nanti tidak akan ada yang merawat dia. Kasihan kalau gitu nanti. "


" Ooohh padahal ini kucing liar. "


" Bagaimana kalau bapak saja yang merawatnya. Itung itung sebagai teman bapak biar tidak kesepian lagi. Tapi itu pun kalau bapak mau. "


Angga merasa nyaman sekali berbicara dengan anak di depannya ini. Dia seolah sudah mengenal lama dengan anak itu. Dan permintaan anak itu tidak bisa Angga tolak. Entah karena apa, Angga sampai tidak tega untuk menolak anak itu.


" Baik lah akan saya rawat. Tapi bagaimana dengan kamu? apa kamu akan mengunjungi kucing ini? "


" Kalau memang jodoh pasti kita ketemu lagi pak. Baiklah.. saya harus pergi. Dan tolong jaga kucingnya dengan baik ya bapak.. "


Dira segera pergi setelah menyerahkan kucing tersebut kepada Angga. Dan Angga merasa belum ingin gadis yang dia liat itu pergi meninggalkannya. Tapi Angga tidak bisa melarangnya karena sadar hari sudah malam.


Dira yang sudah menjauh langsung menghubungi Raka dan meminta untuk di jemput. Raka yang saat itu sedang di rumahnya seketika khawatir kepada Dira. Karena dia pergi keluar malam malam sendirian.

__ADS_1


Dia tidak mau nanti Dira mengalami sesuatu yang buruk. A Ying dulu selalu menjaga Dira dengan baik dan dia sekarang harus menjaga Dira menggantikan A Ying.


__ADS_2